MerahPutih.com - Kemenkominfo bersama WhatsApp meluncurkan layanan hotline gratis memanfaatkan chatbot untuk menjawab pertanyaan masyarakat tentang virus corona baru (Covid-19).
Layanan ini juga akan memberikan rekomendasi dan tips sederhana kepada petugas kesehatan agar mereka terlindungi dari virus corona.
Baca Juga:
Hotline Covid-19 menggunakan API WhatsApp Bisnis, bekerja sama dengan DAMCorp, perusahaan yang membantu organisasi berkomunikasi dengan pelanggan mereka. API WhatsApp Bisnis saat ini masih berada dalam tahap beta, penggunaannya terbatas untuk beberapa mitra bisnis.
Tapi, melihat perkembangan wabah Covid-19, WhatsApp ingin secara cepat menyediakan API untuk Kementerian Kesehatan di seluruh dunia untuk melawan penyebaran virus dan menjaga keamanan publik.
Layanan hotline Covid-19 di platform WhatsApp akan diuji coba mulai 20 Maret, untuk sementara belum diketahui nomor layanan ini.
Pemerintah menyatakan, saat ini baru Indonesia dan Singapura yang menggunakan layanan hotline dari WhatsApp untuk memberikan informasi seputar pandemi Covid-19.
Menkominfo Jhonny G Plate mengatakan, kerja sama antara WhatsApp dengan pemerintah Indonesia merupakan kebijakan yang eksklusif. Sebab, hanya ada dua negara yang saat ini bekerja sama secara eksklusif yakni Indonesia dan Singapura.
Baca Juga:
Persentase Korban Meninggal Akibat Corona di Indonesia Dinilai Cukup Tinggi
"WhatsApp hanya memberikan kebijakan ini secara eksklusif kepada dua negara, yakni Indonesia dan Singapura," ujar Johnny kepada wartawan, Kamis (19/3).
Johnny menyebut, perlu diketahui kerja sama ini bukan sesuatu hal yang mudah. Diskusi-diskusi dengan para petinggi perusahaan teknologi terbesar di dunia itu membutuhkan waktu yang panjang.
"Itu diskusi yang panjang dan meyakinkan bahwa usaha Indonesia membutuhkan bantuan dari semua pihak dan WhatsApp memiliki fasilitas itu. Sekali lagi keputusan global teknologi company tentu diberikan apresiasi yang tinggi," jelas dia. (Knu)
Baca Juga:
Salat Jumat Ditunda Anies Dua Minggu, DMI: Dialihkan Salat Zuhur