MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN Prabowo Subianto buka suara terkait dengan konflik global yang tengah terjadi. Prabowo mengaku tak ingin ikut campur urusan negara lain. Ia bertekad memelihara persahabatan dan hubungan baik dengan semua bangsa, semua negara dan kekuatan.
“Kita tidak mau campur tangan dalam urusan dalam negeri negara mana pun. Kita hormati semua kekuatan di dunia, yang besar maupun yang kecil," kata Prabowo dalam taklimatnya di acara Nuzulul Quran, Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3).
Prabowo mengatakan sikap tersebut sejalan dengan jalan yang telah ditunjukkan para pendiri bangsa Indonesia. Prinsip itu juga selaras dengan ajaran para tokoh agama yang menekankan pentingnya menjaga perdamaian.
Prabowo mengatakan upaya menjaga perdamaian tidak cukup hanya dengan doa dan harapan, tetapi juga membutuhkan ikhtiar dan kerja keras untuk mewujudkan kesejahteraan serta keadilan bagi masyarakat. "Kita sadari tidak mungkin jatuh dari langit tanpa ikhtiar dan usaha keras dari kita semua. Kita diberi karunia oleh Yang Maha Kuasa kekayaan yang sangat besar," ujarnya.
Baca juga:
Konflik Timur Tengah masih Panas, Kemenpar Siapkan Langkah Mitigasi
Prabowo juga menegaskan pentingnya upaya bersama untuk menghapus kemiskinan, kelaparan, dan penderitaan masyarakat. Ia menekankan tidak boleh ada rakyat yang telantar. Selain itu, Prabowo juga menekankan komitmennya untuk memberantas praktik korupsi dan penyelewengan dalam pemerintahan.
Ia menyebut korupsi merupakan tindakan yang dilarang semua agama dan menjadi penghambat kemajuan suatu negara.
"Memang kita harus menghilangkan korupsi, penyelewengan, semua praktik-praktik yang tidak benar dan tidak baik yang dilarang semua agama. Itu merupakan ajaran agama, itu juga ajaran sejarah," ujarnya.(knu)
Baca juga:
Soal Dampak Konflik Timur Tengah, Puan: DPR dan Pemerintah Segera Bahas RAPBN 2026