Tahun Depan, Pemain Minecraft: Java Edition Masuk Menggunakan Akun Microsoft
2021 para pemain menggunakan akun Microsoft. (Foto: SlashGear)
TAHUN depan, kamu memerlukan akun Microsoft untuk memainkan Java Edition. Para pemain yang memiliki versi asli gim dan tidak beralih ke akun Microsoft tidak akan dapat bermain. Dalam pengumumannya, Mojang mencatat semua perubahan positif yang akan dibawa oleh sistem akun baru.
Perubahan ini cukup mengejutkan bagi para pemain Java, karena versi gim tersebut selalu dibedakan dari ekosistem gim Microsoft yang lebih luas. Pengalaman gim tidak akan berubah, hanya saja langkah ini sebagian besar hanya untuk mempermudah pembukuan.
Baca juga:
Mengutip laman The Verge, gim ini hadir dalam dua versi sejak rilis pada 2011, yakni Minecraft: Java Edition yang menggunakan asli Mojang dan Minecraft: Bedrock Edition yang sudah menggunakan akun Microsoft. Setelah perubahan ini, akunnya akan tetap sama tetapi tidak ada crossplay.
Ada beberapa sistem baru yang dilakukan Mojang, seperti otentikasi dua faktor, pemblokiran obrolan dan undangan, dan peningkatan kontrol orang tua. Mojang juga memastikan bahwa semua manfaat Java tidak hilang, seperti mod dan skin. Meski begitu, perubahan akun tidak akan memperkenalkan permainan online antara pemain Java dan Bedrock.
Baca juga:
Pemain akan dikirimi email secara berkelompok dalam beberapa bulan mendatang tentang cara perpindahan dan akan menerima pemberitahuan tambahan di halaman profil mereka. Di samping unggahan blog tersebut, Mojang membuat video untuk menjelaskan peralihan akun untuk mencegah keluhan pemain.
Buat kamu yang khawatir, video tersebut meyakinkan kompatibilitas konten yang dibuat pengguna dan multipemain. Pengguna akan melakukan transisi wajib pada awal 2021. Kamu bisa saksikan video menariknya di bawah ini.
Nah untuk pendatang baru Java, mulai bulan ini mereka akan diminta untuk membuat akun Microsoft, bukan Mojang.
Meskipun tidak separah keputusan Facebook yang mengharuskan akun Facebook menggunakna headset Oculus, Minecraft masih menjadi salah satu gim terbesar di dunia. Dan sekarang, banyak pemain harus mengambil tindakan jika mereka masih ingin bermain. (and)
Baca juga:
Steve dan Alex dari Minecraft Bertarung di Gim Super Smash Bros. Ultimate
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
RedMagic 11 Pro Lolos TKDN Kemenperin, Kapan Diresmikan di Indonesia?
Politikus DPR Dukung Pembatasan Usia Game Online, Platform Wajib Patuhi Regulasi Nasional