Tabrakan America Airlines dan Helikopter Militer, Wali Kota Washington DC Konfirmasi 64 Penumpang dalam Pesawat dan 3 di Black Hawk

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 30 Januari 2025
Tabrakan America Airlines dan Helikopter Militer, Wali Kota Washington DC Konfirmasi 64 Penumpang dalam Pesawat dan 3 di Black Hawk

American Airlines membawa 60 penumpang dan empat awak, tiga tentara berada di dalam helikopter Black Hawk. (Foto: Unsplash/Ross Parmly)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KECELAKAAN udara terjadi pada Rabu (29/1) malam waktu AS. Pesawat penumpang komersial milik American Airlines (AA) bertabrakan dengan helikopter militer Black Hawk milik angkatan Darat AS di dekat Bandara Ronald Reagan Washington National. Saat ini, kedua pesawat disebut ada di bawah permukaan air.

Wali Kota Washington DC Muriel Bowser mengonfirmasi pada Kamis (30/1) pagi bahwa ‘kedua pesawat berada di dalam air’. Ia juga menyebut ada 64 orang di pesawat American Airlines dan tiga orang di helikopter militer.

“Fokus sekarang ialah menyelamatkan orang-orang, dan itulah yang menjadi fokus semua personel kami,” kata Bowser, seperti dilansir CNN.

Bowser menolak berkomentar mengenai upaya pemulihan atau penyelidikan, yang menurutnya akan dipimpin Dewan Keamanan Transportasi Nasional.
Sebelumnya, American Airlines memberitahukan kepada CNN bahwa 60 penumpang dan 4 anggota kru berada di pesawat yang jatuh tersebut.

Baca juga:

Pesawat American Airlines dan Helikopter Militer Black Hawk Tabrakan di Dekat Bandara Washington, Maskapai Belum Bisa Konfirmasi Korban Jiwa



Sebelum berita tabrakan muncul, Pusat Kontrol Sistem Komando Lalu Lintas Udara FAA mengeluarkan penghentian operasional di Bandara Ronald Reagan Washington National.
"Semua lepas landas dan pendaratan dihentikan di DCA. Personel darurat merespons insiden pesawat di lapangan udara," demikian akun bandara Reagan menulis di X pada pukul 21.12.
"Terminal tetap terbuka. Akan ada pembaruan," lanjut pesan tersebut.(dwi)

Baca juga:

179 Orang Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Jeju Air, Korea Selatan Berduka

#Kecelakaan Pesawat #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Penampilan perdananya di hadapan media dan publik disorot tidak meyakinkan, menimbulkan kontroversi seputar keabsahan status advokatnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Dunia
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Korban mengklaim ia dicekoki ketamin, dianiaya, dan diperkosa tujuh anggota fraternity Chi Phi.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
ShowBiz
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Dugaan kepemilikan zat terlarang dan obat resep ilegal kembali mencoreng reputasi Sean 'Diddy' Combs di penjara.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Bagikan