MerahPutih.com – Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 resmi dibuka oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) sejak Selasa (18/8) kemarin.
Ribuan calon peserta dari seluruh Indonesia berlomba memperebutkan kursi di sembilan sekolah kedinasan favorit di bawah kementerian dan lembaga pemerintahan.
Namun, di balik persaingan ketat, ada hal yang sering dianggap sepele tetapi justru bisa menjadi penyebab kegagalan di tahap awal, yakni kesalahan pas foto.
Baca juga:
Seleksi 9 Sekolah Kedinasan Resmi Dibuka Hari Ini, Jangan Sampai Telat Daftar!
Daftar Isi
-
Syarat Foto, Salah Sedikit Bisa Dicoret
-
Syarat Warna Latar Belakang Pasfoto Sejumlah Sekolah Kedinasan Favorit
-
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
-
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN)
-
Politeknik Statistika Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (POLSTAT STIS)
-
Politeknik Siber dan Sandi Negara (POLTEK SSN)
-
Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG)
-
Sekolah Kedinasan Kemenhub
Syarat Foto, Salah Sedikit Bisa Dicoret
Daftar Isi
- Syarat Foto, Salah Sedikit Bisa Dicoret
- Syarat Warna Latar Belakang Pasfoto Sejumlah Sekolah Kedinasan Favorit
- Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
- Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN)
- Politeknik Statistika Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (POLSTAT STIS)
- Politeknik Siber dan Sandi Negara (POLTEK SSN)
- Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG)
- Sekolah Kedinasan Kemenhub

Ilustrasi pendaftaran sekolah kedinasan 2025. Foto doc. BKN
Pas foto bukan hanya formalitas dalam pendaftaran sekolah kedinasan. Dokumen ini digunakan untuk identitas resmi selama proses seleksi hingga pendidikan.
Tiap instansi menetapkan standar tertentu agar data peserta seragam dan mudah diverifikasi. Kesalahan kecil seperti warna latar, ukuran file, atau pakaian bisa berakibat fatal. Banyak peserta gagal di tahap awal karena hal-hal berikut:
Kesalahan Syarat Pasfoto yang Sering Terjadi
- Salah warna background latar belakang pas foto
- Ukuran file tidak sesuai
- Menggunakan pakaian tidak formal
- Foto lama atau tidak terbaru
- Tidak membaca ketentuan masing-masing instansi
Baca juga:
Syarat Warna Latar Belakang Pasfoto Sejumlah Sekolah Kedinasan Favorit

Pelantikan Praja lulusan IPDN. (Dok.Setptes)
Setiap instansi kedinasan memiliki ketentuan yang berbeda terkait latar belakang warna pas foto. Jika tidak diperhatikan dengan teliti, berkas bisa langsung ditolak saat proses verifikasi administrasi.
Berikut syarat yang diberlakukan sejumlah sekolah kedinasan yang kerap menjadi pilihan favorit pendaftar:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
- Ukuran foto 4x6 cm
- Latar belakang merah
- Menghadap ke depan
- Tidak menggunakan kacamata
- Menggunakan kemeja putih polos
- Hijab wajib berwarna netral (disarankan putih atau hitam)
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN)
- Latar belakang merah
- Tanpa kacamata
- Kemeja putih polos
- Hijab wajib putih
- Diperbolehkan menggunakan dasi atau atribut sekolah
Politeknik Statistika Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (POLSTAT STIS)
- Foto formal seperti ijazah atau paspor
- Latar belakang merah
- Format file JPG/JPEG
- Pakaian bebas namun tetap rapi dan sopan
Politeknik Siber dan Sandi Negara (POLTEK SSN)
- Pas foto terbaru ukuran 4x6
- Latar belakang merah
- Pakaian bebas rapi
- Hijab diperbolehkan selama sopan
Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG)
- Latar belakang merah
- Format JPG
- Ukuran file maksimal 500 KB
- Hijab boleh hitam atau putih
- STIN
- Ukuran 4x6 (4 lembar)
- Laki-laki: latar merah
- Perempuan: latar biru
- Hijab wajib warna netral
Sekolah Kedinasan Kemenhub
- Latar belakang merah
- Ukuran 4x6 cm
- Format JPG
- Ukuran file 120 KB – 500 KB
- Menghadap ke depan
Jadwal Seleksi Sekolah Kedinasan 2026
- 15–24 Agustus: Pengumuman seleksi
- 18–30 Agustus: Pendaftaran
- 18 Agustus–1 September: Seleksi administrasi
- 2–3 September: Hasil administrasi
- 4–5 September: Pengajuan sanggah
- 4–6 September: Jawaban sanggah
- 7–8 September: Hasil pasca sanggah
- September: Pembayaran PNBP SKD CAT BKN
- 22 September–7 Oktober: Tes SKD CAT BKN
- 27 September–10 Oktober: Pengolahan nilai SKD
- 1–13 Oktober: Pengumuman hasil SKD
- 11–28 Oktober: Ujian non-CAT BKN
- 21 Oktober–1 November: Pengumuman kelulusan akhir
(*)