Survei SMRC, Ridwan Kamil Kurang Populer, Tapi...

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 02 November 2017
Survei SMRC, Ridwan Kamil Kurang Populer, Tapi...

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. (MerahPutih.com/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hasil survei yang dilakukan lembaga penelitian Saiful Mujani Research and Consulting untuk Pemilihan Gubernur Jawa Barat menunjukkan nama Ridwan Kamil lebih unggul dibandingkan dengan beberapa pesaingnya.

"Dari berbagai simulasi pilihan pertanyaan baik spontan, semiterbuka, hingga tertutup dua nama, Ridwan Kamil konsisten berada di urutan teratas," ujar Direktur Eksekutif SMRC Djayadi Hanan seperti ditulis Antara, Kamis (2/11).

Survei dilakukan 27 September sampai 3 Oktober 2017 terhadap 820 responden di Jawa Barat, dengan metode multi-stage random sampling dengan margin of error 3,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Djayadi mengatakan, sejatinya dari pertanyaan spontan, hanya 29,5 persen responden yang bisa menentukan pilihan, sedangkan 70,5 responden lainnya menyatakan belum bisa memberikan pilihan spontan.

Dari total 29,5 persen yang menentukan pilihan itu, 16,8 persen di antaranya memilih Ridwan Kamil, diikuti Deddy Mizwar 3,8 persen, Dedi Mulyadi 2,2 persen, AA Gym 1,5 persen, sedangkan nama-nama lain masih di bawah satu persen.

Dalam pertanyaan semiterbuka (responden diberikan 27 nama calon dan boleh memilih calon lain), dukungan terhadap Ridwan Kamil kian solid yakni 34,1 persen, diikuti Deddy Mizwar 15,5 persen, Dede Yusuf Macan Effendi 9,9 perseb, AA Gym enam persen, Dedi Mulyadi 5,6 persen, dan nama-nama lain di bawah 4 persen.

Berdasarkan fakta tersebut, SMRC berkesimpulan bahwa hingga saat ini sosok Deddy Mizwar merupakan pesaing terkuat Ridwan Kamil.

Dari segi popularitas, nama AA Gym menduduki peringkat teratas dengan 95 persen, diikuti Deddy Mizwar 93 persen, sedangkan Dede Yusuf, dan Desi Ratnasari masing-masing 87 persen, kemudian Ridwan Kamil 77 persen, dan Dedi Mulyadi 50 persen.

Djayadi mengatakan tingkat popularitas menunjukkan bahwa AA Gym, Deddy Mizwar, Dede Yusuf, serta Desi Ratnasari hanya memiliki sedikit ruang untuk meningkatkan elektabilitas dari popularitasnya, sebab keempatnya sudah sangat populer.

Untuk Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi masih memiliki ruang yang cukup besar untuk meningkatkan popularitasnya guna makin mendorong elektabilitasnya. (*)

#Pilgub Jabar #Pilgub Jawa Barat 2018 #Pilkada 2018 #Ridwan Kamil #Dedi Mulyadi #Dedi Mizwar
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Dedi Mulyadi Disambut Ribuan Orang saat Tiba di Lokasi Bencana Sumatra
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, disambut ribuan orang saat tiba di lokasi bencana Sumatra. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Senin, 12 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Dedi Mulyadi Disambut Ribuan Orang saat Tiba di Lokasi Bencana Sumatra
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Kunjungan Dedi Mulyadi ke Sumatra Hanya Cuma Pencitraan
Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, menyebut kunjungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ke Sumatra hanya untuk pencitraan. Apakah informasi itu benar?
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Kunjungan Dedi Mulyadi ke Sumatra Hanya Cuma Pencitraan
Indonesia
[HOAKS ATAU FAKTA]: Dedi Mulyadi Disambut Ribuan Orang saat Kunjungi Korban Banjir Aceh dan Padang
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, disambut ribuan orang saat mengunjungi korban banjir di Aceh dan Padang.
Soffi Amira - Kamis, 11 Desember 2025
[HOAKS ATAU FAKTA]: Dedi Mulyadi Disambut Ribuan Orang saat Kunjungi Korban Banjir Aceh dan Padang
Indonesia
Dedi Mulyadi Kunjungi Gedung KPK, Bahas Penyelamatan Aset Negara di Jawa Barat
Dedi Mulyadi mengunjungi Gedung KPK, Kamis (11/12). Kunjungan itu membahas penyelamatan aset negara di Jawa Barat.
Soffi Amira - Kamis, 11 Desember 2025
Dedi Mulyadi Kunjungi Gedung KPK, Bahas Penyelamatan Aset Negara di Jawa Barat
Indonesia
Wakil Wali Kota Bandung Jadi Tersangka Kasus Korupsi, KDM: Ikuti Prosedur Hukum!
Gubernur Jabar KDM merespons penetapan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, sebagai tersangka korupsi oleh Kejari Bandung. Tegaskan proses hukum harus dihormati.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Desember 2025
Wakil Wali Kota Bandung Jadi Tersangka Kasus Korupsi, KDM: Ikuti Prosedur Hukum!
Indonesia
KPK Kuliti Aset Ridwan Kamil, Selaras tidak dengan LHKPN dan Sumber Pendapatan
Fokus utama penyidik KPK pada akurasi dan keselarasannya dengan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara yang dilaporkan RK ke lembaga antirasuah
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Desember 2025
KPK Kuliti Aset Ridwan Kamil, Selaras tidak dengan LHKPN dan Sumber Pendapatan
Berita Foto
Momen Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Hadiri Pemeriksaan KPK Terkait Bank BJB
Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri pemeriksaan penyidik KPK di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (2/12/2025).
Didik Setiawan - Selasa, 02 Desember 2025
Momen Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Hadiri Pemeriksaan KPK Terkait Bank BJB
Indonesia
Diperiksa KPK, Ridwan Kamil Ngaku tak Pernah Tahu dan Bantah Terima Hasil Korupsi BJB
Dia mengatakan tidak menerima laporan dari ketiga pihak tersebut terkait dengan dana iklan.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Desember 2025
Diperiksa KPK, Ridwan Kamil Ngaku tak Pernah Tahu dan Bantah Terima Hasil Korupsi BJB
Indonesia
Penuhi Panggilan KPK, Ridwan Kamil: Saya Datang untuk Transparansi dan Klarifikasi
Ridwan Kamil memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus korupsi pengadaan iklan Bank BJB. KPK telah menetapkan lima tersangka dengan kerugian Rp 222 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Desember 2025
Penuhi Panggilan KPK, Ridwan Kamil: Saya Datang untuk Transparansi dan Klarifikasi
Indonesia
267 Hari Sejak Rumahnya Digeledah, Ridwan Kamil Akhirnya Datang Diperiksa KPK
Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) akhirnya memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini.
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
267 Hari Sejak Rumahnya Digeledah, Ridwan Kamil Akhirnya Datang Diperiksa KPK
Bagikan