Survei Orkestra Prediksi Gerindra Kalahkan PDIP di Pemilu 2019

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 03 Desember 2017
Survei Orkestra Prediksi Gerindra Kalahkan PDIP di Pemilu 2019

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hasil survei Organisasi Kesejahteraan Rakyat (Orkestra) menemukan adanya perubahan elektabilitas parpol di Pilpres 2019 mendatang.

Ketua Orkestra Poempida Hidayatullah mengungkapkan survei yang digelar 6-20 November 2017 menemukan bahwa elektabilitas Partai Gerindra berada pada posisi puncak mengalahkan PDIP di posisi kedua.

"Elektabilitas Partai Gerindra mencapai 15,2 persen, disusul PDIP di peringkat kedua dengan 12,5 persen," kata Poempida saat rilis hasil survei Orkestra di bilangan Menteng Jakarta Pusat, Minggu (3/12).

Sementara Partai Demokrat berada di posisi ketiga dengan 7,4 persen Partai Golkar di posisi keempat dengan 7,3 persen. PKS menempati peringkat kelima dengan 5,8 persen, PKB 5,4 persen, PPP 3,4 persen, PAN 3,3 persen, Nasdem 3,3 persen, Perindo 2,9 persen, Hanura 2,4 persen, PSI 2 persen, PKPI 1,8 persen dan PBB 1,6 persen.

Menurut politisi Golkar ini, meningkatnya elektabilitas Gerindra disebabkan oleh sikap partai yang selalu kritis terhadap pemerintah. Misalnya, soal penolakan Perppu Ormas.

"Gerindra menempatkan diri sebagai partai yang kritis terhadap pemerintah. Isu mengenai UU Ormas cukup menggerus suara PDIP dan melambungkan Gerindra," kata dia.

Dikatakannya, jika Gerindra tidak melakukan kesalahan besar dan mampu merawat basis massanya, diprediksi pileg 2019 mendatang akan dikuasai partai berlambang kepala burung Garuda tersebut.

"Pemilu 2019 mendatang memungkinkan terjadi perseteruan sengit tiga parpol besar, Gerindra, PDIP dan Demokrat di mana Gerindra berpeluang menang Pemilu 2019," terangnya.

Sekadar Informasi, Survei Orkestra digelar pada 6-20 November 2017 terhadap 1300 responden seluruh Indonesia. Mengginakan metode multistage random sampling dengan margin of error 3 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (Fdi)

#Partai Gerindra #PDIP #Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Gerindra mengklaim kinerja pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dinilai oke.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Kelompok yang dinilai perlu menjadi prioritas, lanjutnya, meliputi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Indonesia
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Gagasan Public Pulse 28 sejatinya telah dirintis sejak 2024 sebagai ruang dialektika berkala.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Bagikan