Survei Orkestra Prediksi Gerindra Kalahkan PDIP di Pemilu 2019
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (MP/Fadhli)
MerahPutih.com - Hasil survei Organisasi Kesejahteraan Rakyat (Orkestra) menemukan adanya perubahan elektabilitas parpol di Pilpres 2019 mendatang.
Ketua Orkestra Poempida Hidayatullah mengungkapkan survei yang digelar 6-20 November 2017 menemukan bahwa elektabilitas Partai Gerindra berada pada posisi puncak mengalahkan PDIP di posisi kedua.
"Elektabilitas Partai Gerindra mencapai 15,2 persen, disusul PDIP di peringkat kedua dengan 12,5 persen," kata Poempida saat rilis hasil survei Orkestra di bilangan Menteng Jakarta Pusat, Minggu (3/12).
Sementara Partai Demokrat berada di posisi ketiga dengan 7,4 persen Partai Golkar di posisi keempat dengan 7,3 persen. PKS menempati peringkat kelima dengan 5,8 persen, PKB 5,4 persen, PPP 3,4 persen, PAN 3,3 persen, Nasdem 3,3 persen, Perindo 2,9 persen, Hanura 2,4 persen, PSI 2 persen, PKPI 1,8 persen dan PBB 1,6 persen.
Menurut politisi Golkar ini, meningkatnya elektabilitas Gerindra disebabkan oleh sikap partai yang selalu kritis terhadap pemerintah. Misalnya, soal penolakan Perppu Ormas.
"Gerindra menempatkan diri sebagai partai yang kritis terhadap pemerintah. Isu mengenai UU Ormas cukup menggerus suara PDIP dan melambungkan Gerindra," kata dia.
Dikatakannya, jika Gerindra tidak melakukan kesalahan besar dan mampu merawat basis massanya, diprediksi pileg 2019 mendatang akan dikuasai partai berlambang kepala burung Garuda tersebut.
"Pemilu 2019 mendatang memungkinkan terjadi perseteruan sengit tiga parpol besar, Gerindra, PDIP dan Demokrat di mana Gerindra berpeluang menang Pemilu 2019," terangnya.
Sekadar Informasi, Survei Orkestra digelar pada 6-20 November 2017 terhadap 1300 responden seluruh Indonesia. Mengginakan metode multistage random sampling dengan margin of error 3 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (Fdi)
Bagikan
Berita Terkait
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka KPK, Gerindra Proses Status Keanggotaan
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting