Survei IndEX Research: Prabowo-Puan Diunggulkan Sebagai Capres-Cawapres

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 08 Juni 2021
Survei IndEX Research: Prabowo-Puan Diunggulkan Sebagai Capres-Cawapres

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Dr (HC) Puan Maharani SSos (ANTARA/HO-dok pri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Hasil temuan survei IndEX Research menyebutkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Puan Maharani muncul sebagai kandidat dengan elektabilitas tertinggi dalam sejumlah simulasi.

"Pasangan Prabowo-Puan paling diunggulkan sebagai capres-cawapres di antara berbagai simulasi," ujar peneliti IndEX Research, Hendri Kurniawan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/6).

Prabowo-Puan merepresentasikan koalisi dua partai terbesar di pemerintahan, yaitu PDIP dan Gerindra. Temuan itu menunjukkan elektabilitas Prabowo-Puan paling tinggi, mencapai 51,4 persen. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan pasangan capres-cawapres lain dalam beberapa simulasi.

Baca Juga:

Dubes Arab Saudi Surati Puan, Klarifikasi Soal Kuota Haji Tak Didapat Indonesia



IndEX Research menyusun lima model simulasi dengan memasangkan empat capres terkuat dengan lima tokoh yang berpeluang diusung sebagai cawapres. Keempat capres terkuat adalah Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, dan Anies Baswedan.

Sedangkan lima tokoh yang dipasangkan adalah Puan Maharani, Agus Harimurti Yudhoyono, Sandiaga Uno, Erick Thohir, dan Airlangga Hartarto. Kelima tokoh selalu muncul dalam berbagai survei dengan elektabilitas di bawah empat besar dan punya keunggulan masing-masing.

Dalam simulasi pertama, keempat capres dipasangkan dengan Puan. Hasilnya, Prabowo-Puan unggul telak (51,4 persen), disusul oleh Anies-Puan (30,6 persen), RK-Puan (9,2 persen), dan Ganjar-Puan (4,3 persen), serta sisanya tidak tahu/tidak jawab (4,5 persen).

"Sebagaimana dalam pemberitaan, ada usulan dari internal PDIP untuk mengusung Anies-Puan, tetapi elektabilitasnya jauh di bawah Prabowo-Puan," ucap Hendri.

Baca Juga:

Puan Minta Kepala Daerah Jujur soal Data COVID-19



Sementara itu pasangan Ganjar-Puan yang sama-sama tokoh PDIP paling tidak diunggulkan. Dalam simulasi kedua, keempat capres dipasangkan dengan AHY. Hasilnya, pasangan Anies-AHY unggul (35,3 persen), terpaut tidak jauh dari RK-AHY (31,2 persen), diikuti oleh Prabowo-AHY (17,8 persen) dan Ganjar-AHY (10,1 persen), serta sisanya tidak tahu/tidak jawab (5,6 persen).

"Dukungan terhadap AHY sebagai cawapres terdistribusi lebih merata dibandingkan Puan, dengan Anies-AHY sebagai pasangan paling unggul," tutur Hendri.

AHY lebih cocok diusung sebagai cawapres dan bisa diterima sebagai pasangan untuk banyak tokoh. Dalam simulasi ketiga, keempat capres dipasangkan dengan Sandiaga Uno. Hasilnya, Prabowo-Sandi unggul (28,8 persen), disusul Anies-Sandi (25,3 persen), RK-Sandi (18,5 persen), dan Ganjar-Sandi (12,8 persen), serta sisanya tidak tahu/tidak jawab (14,6 persen).

"Meskipun diunggulkan, elektabilitas pasangan klasik Prabowo-Sandi jauh di bawah Prabowo-Puan dan Anies-AHY dalam simulasi pertama dan kedua," kata Hendri.

Selain itu tingginya angka tidak tahu/tidak jawab menunjukkan publik masih menunggu adanya alternatif pasangan lain.

Dalam simulasi keempat, para capres dipasangkan dengan Erick Thohir. Hasilnya, pasangan Ganjar-Erick unggul cukup tinggi (37,8 persen), disusul RK-Erick (30,3 persen), Prabowo-Erick (17,6 persen), dan Anies-Erick (10,6 persen), serta sisanya tidak tahu/tidak jawab (3,7 persen).

"Cukup mengejutkan, di mana dukungan terhadap Ganjar-Erick lebih tinggi dibandingkan Anies-AHY," ujar Hendri.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dr. (H.C.) Puan Maharani. ANTARA/HO-Humas UI
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dr. (H.C.) Puan Maharani. ANTARA/HO-Humas UI

Figur Ganjar tampaknya lebih menjual dibandingkan Anies maupun AHY, sementara Erick sebagai cawapres juga cocok dipasangkan dengan banyak tokoh.

Dalam simulasi kelima, semua capres dipasangkan dengan Airlangga Hartarto. RK-Airlangga unggul (24,8 persen), tipis di atas Prabowo-Airlangga (23,7 persen), diikuti Ganjar-Airlangga (16,2 persen), dan Anies-Airlangga (10,3 persen), sisanya tidak tahu/tidak jawab (25,0 persen).

"Dukungan terhadap Airlangga sebagai cawapres paling rendah dibandingkan tokoh-tokoh yang lain, serta angka tidak tahu/tidak jawab pun sangat tinggi," paparnya.

Sebagai ketua umum Golkar, figur Airlangga masih berat untuk diusung bahkan sebagai cawapres sekalipun. Dari kelima simulasi, figur Puan, AHY, dan Erick Thohir memiliki peluang lebih kuat sebagai cawapres dibandingkan Sandiaga Uno dan Airlangga Hartarto.

Baca Juga:

Dianggap Berseteru, Ganjar: Mbak Puan Komandan Tempur Saya



Sementara itu AHY memantapkan diri sebagai cawapres yang diperebutkan oleh Anies dan Ridwan Kamil. Sejauh ini Prabowo-Puan masih menjadi pasangan paling ideal dibandingkan Anies-AHY ataupun Ganjar-Erick.

"Menarik jika dalam survei yang lain diadu antara ketiga pasangan tersebut, apakah Prabowo-Puan tetap unggul dan sejauh mana keunggulannya," tuturnya.

Survei IndEX Research dilakukan pada 21-30 Mei 2021 terhadap 1.200 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia, dilakukan melalui telepon kepada responden yang dipilih acak dari survei sebelumnya sejak 2018. Margin of error ±2,9 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen. (Pon)

#Puan Maharani #Prabowo Subianto #Pilpres 2024 #Koalisi Pilpres
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 1,28 triliun untuk program Satu Orang Satu Rekening. Simak target dan kriteria penerimanya.
Soffi Amira - 22 menit lalu
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Indonesia
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Presiden Prabowo Subianto curi perhatian publik saat mencari keberadaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) yang absen di acara Rakornas TPAKD. Simak momen uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Indonesia
Survei Voxpol Center: Mayoritas Warga Yakin Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Bawa Perubahan
Cek hasil survei kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran terbaru dari Voxpol Center. Mayoritas publik, sekitar 63,3 persen, yakin mereka mampu memimpin dan atasi masalah negara!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Survei Voxpol Center: Mayoritas Warga Yakin Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Bawa Perubahan
Indonesia
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Presiden Prabowo Subianto menegaskan politik persatuan nasional dan mengajak seluruh elemen bangsa menjaga keberagaman serta mengutamakan kesejahteraan rakyat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Indonesia
Prabowo Tantang Balik Indeks MSCI: Bangsa Indonesia Pantang Mundur Hadapi Tekanan Asing
Presiden Prabowo Subianto tegaskan Indonesia tak gentar hadapi tekanan indeks MSCI terkait dinamika pasar modal. Cek 3 alasan MSCI soroti bursa saham RI di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo Tantang Balik Indeks MSCI: Bangsa Indonesia Pantang Mundur Hadapi Tekanan Asing
Berita Foto
Relawan 98 Resolution Network Beberkan Gerak Nyata Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Relawan 98 Resolution Network, Haris Rusly Moti (tengah) menyampaikan pandangan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 21 Oktober 2026
Relawan 98 Resolution Network Beberkan Gerak Nyata Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Indonesia
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November 2026, Pemerintah Incar Bansos Tepat Sasaran
Presiden RI, Prabowo Subianto, akan meluncurkan Perlinsos Digital pada 10 November 2026. Bansos diharapkan tepat sasaran.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November 2026, Pemerintah Incar Bansos Tepat Sasaran
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat
Pengamat kini mempertanyakan kepercayaan publik terhadap dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat
Indonesia
Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Daya Beli hingga Lapangan Kerja Disorot
Evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi momentum terhadap dampak kebijakan ekonomi.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Daya Beli hingga Lapangan Kerja Disorot
Indonesia
Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Polisi Bakal Lakukan Penyekatan Lalu Lintas
Petugas tidak sekadar melakukan penyekatan lalu lintas, melainkan peningkatan patroli dan pengamanan ketat di titik-titik vital mobilitas masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Polisi Bakal Lakukan Penyekatan Lalu Lintas
Bagikan