Survei BPS: Tahun 2014 Jomblo kian Bahagia

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 05 Februari 2015
Survei BPS: Tahun 2014 Jomblo kian Bahagia

Foto: BPS.go,id

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis hasil Survei Pengukuran Tingkat Kebahagian (SPTK) masyarakat Indonesia. Survei tersebut mengungkapkan tingkat kebahagiaan masyarakat Indonesia mengalami kenaikan sebesar 68,28% lebih baik dibanding tahun 2013 yang hanya berkisar 65,11%.

Survei BPS mengambil sampel 70.631 sampel rumah tangga yang tersebar di seluruh Indonesia. BPS menerapkan 10 indikator untuk mengukur tingkat kebahagiaan masyarakat. Pertama dari segi kesehatan, kedua sisi pendidikan, ketiga pekerjaan, keempat pendapatan rumah tangga,
kelima keharmonisan keluarga, keenam ketersediaan waktu luang, ketujuh hubungan sosial, kedelapan kondisi rumah dan asset, kesembilan keadaan lingkungan dan terakhir adalah kondisi keamanan.

"Berdasarkan hasil survei yang 64,34% respondennya kepala keluarga itu, tingkat kepuasan penduduk terhadap semua aspek kehidupan tahun 2014 mengalami peningkatan dibanding tahun 2013. Peningkatan tertinggi pada aspek pendapatan rumah tangga, yaitu sebesar 5,06 poin. Sementara aspek keharmonisan rumah tangga mengalami peningkatan paling rendah, yaitu 0,78 poin," seperti dilansir dari situs BPS.go.id, Jakarta, Kamis (5/2).

Survei ini juga menunjukkan, indeks kebahagiaan di perkotaan relatif lebih tinggi dibanding di perdesaan dengan perbandingan 69,62% dibanding 66,95%, sedangkan penduduk berstatus belum menikah dan menikah relatif sama indeks kebahagiaannya yaitu sekitar 68% sementara yang cerai 65%. Pada tahun lalu, indeks kebahagiaan para jomblo berkisar 64%.

Adapun penduduk usia produktif dengan usia kisaran 25-40 tahun mempunyai indeks kebahagiaan tertinggi dengan raihan 68,76% sebaliknya penduduk yang sudah berumur 65 tahun ke atas mempunyai indeks kebahagiaan paling rendah, 66,24%.

Sementara di lihat dari sudut tingkat pendidikan, semakin tinggi tingkat pendidikan maka indeks kebahagiaan juga semakin tinggi, dan semakin tinggi tingkat pendapatan rumah tangga juga semakin tinggi angka indeks kebahagiaannya (orang yang berpendapatan lebih dari Rp7,2 juta perbulan indeks kebahagiaannya mencapai 76,34% sementara tingkat pendapatan 1,8 juta indeks kebahagiaan hanya mencapai angka 64,58%).(bhd)

#Badan Pusat Statistik #Survei
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Qodari Tanggapi Survei Kepuasan Publik terhadap Prabowo, Minta Indikator Lebih Detail
Kepala Bakom RI Muhammad Qodari menanggapi survei SMRC terkait kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Qodari Tanggapi Survei Kepuasan Publik terhadap Prabowo, Minta Indikator Lebih Detail
Indonesia
Hasil Survei SMRC Kepuasan ke Prabowo Turun, Ini Kata Dasco
Hasil survei yang terbukti sesuai dengan kondisi sebenarnya bisa menjadi bahan evaluasi oleh pemerintah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Hasil Survei SMRC Kepuasan ke Prabowo Turun, Ini Kata Dasco
Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Fun
Berburu Takjil Jadi Tradisi Favorit Gen Z dan Milenial saat Ramadan, Survei Populix Ungkap Faktanya
Survei Populix mengungkap berburu takjil menjadi aktivitas ngabuburit paling populer bagi Gen Z dan milenial. 41 persen menganggap tradisi ini tak tergantikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Maret 2026
Berburu Takjil Jadi Tradisi Favorit Gen Z dan Milenial saat Ramadan, Survei Populix Ungkap Faktanya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Survei Metro TV Ungkap 100 Responden Tak Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo
Beredar unggahan hasil survei yang mengungkap 100 responden tak puas dengan kinerja Presiden Prabowo. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Survei Metro TV Ungkap 100 Responden Tak Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo
Indonesia
Survei Indikator Politik Indonesia: Kepercayaan Publik ke TNI 93 Persen, DPR 56 Persen
Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan TNI menjadi lembaga paling dipercaya publik dengan 93 persen, sementara DPR terendah dengan 56 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Februari 2026
Survei Indikator Politik Indonesia: Kepercayaan Publik ke TNI 93 Persen, DPR 56 Persen
Indonesia
Survei Indikator Politik: Baru 13 Persen Publik yang Sangat Puas Kinerja Presiden Prabowo
Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan 13 persen masyarakat sangat puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Gen-Z menjadi kelompok paling puas.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Februari 2026
Survei Indikator Politik: Baru 13 Persen Publik yang Sangat Puas Kinerja Presiden Prabowo
Indonesia
Kesuksesan MBG Bakal Pengaruhi Persepsi Atas Kinerja Prabowo
Responden yang merasa sangat puas sebanyak 12,2 persen, kemudian yang cukup puas sebanyak 60,6 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Februari 2026
Kesuksesan MBG Bakal Pengaruhi Persepsi Atas Kinerja Prabowo
Indonesia
Survei DFW Temukan 3 Kendala Besar Koperasi Merah Putih
Kebingungan pengurus koperasi Merah Putih juga dipengaruhi regulasi yang tumpang tindih.
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Survei DFW Temukan 3 Kendala Besar Koperasi Merah Putih
Indonesia
Hasil Survei LSI Denny JA: Soeharto Jadi Presiden RI yang Paling Disukai
Hasil survei LSI Denny JA mengungkapkan, bahwa Soeharto menjadi Presiden RI yang paling disukai publik.
Soffi Amira - Sabtu, 08 November 2025
Hasil Survei LSI Denny JA: Soeharto Jadi Presiden RI yang Paling Disukai
Bagikan