Kesehatan

Suplemen Tepat untuk Mengatasi Kulit Kering

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 04 April 2023
Suplemen Tepat untuk Mengatasi Kulit Kering

Kulit kering dapat disebabkan oleh beberapa faktor. (Foto: Unsplash/Alexander Grey)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KULIT kering dapat diatasi dengan suplemen yang tepat. Kulit kering dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain dehidrasi, penuaan, perubahan musim, alergi, dan defisiensi mikronutrien. Metode perawatan untuk kulit kering juga berbeda-beda, tergantung pada penyebab kulit kering. Obat salep dan pelembab dapat digunakan untuk meningkatkan hidrasi kulit.

“Selain itu, modifikasi gaya hidup dapat memperbaiki kekeringan kulit, seperti minum lebih banyak air dan mengonsumsi suplemen tertentu,” tulis laman Healthline.

Baca Juga:

Mengenal Jerawat Hormon Pada Pria

Nah ada beberapa suplemen dan vitamin yang direkomendasikan untuk mengatasi kulit kering, antara lain:

1. Vitamin D

Vitamin D adalah vitamin yang larut dalam lemak dan sangat penting untuk banyak aspek kesehatan termasuk kesehatan kulit. Vitamin D memainkan peran integral dalam fungsi sawar kulit dan pertumbuhan sel kulit serta menjaga sistem kekebalan kulit yang berperan sebagai garis pertahanan pertama melawan patogen berbahaya.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa kadar vitamin D yang rendah berhubungan dengan kondisi kulit, termasuk eksim dan psoriasis yang dapat menyebabkan kulit kering. Ada korelasi antara vitamin D dan kelembapan kulit. Sebuah studi pada 83 perempuan menemukan mereka yang memiliki kadar vitamin D rendah memiliki kelembapan kulit rata-rata lebih rendah daripada peserta yang memiliki kadar vitamin D normal.

Vitamin D sangat penting dalam banyak aspek kesehatan termasuk kesehatan kulit. (Foto: Unsplash/Michele Blackwell)

2. Kolagen

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen berbasis kolagen memiliki berbagai manfaat untuk kulit kamu termasuk mengurangi kerutan dan meningkatkan hidrasi kulit. Sebuah studi pada 69 perempuan menemukan peserta yang mengonsumsi 2,5-5 gram kolagen perhari selama 8 minggu mengalami peningkatan elastisitas kulit yang signifikan. Mereka juga mengalami peningkatan hidrasi kulit dibanding dengan kelompok plasebo.

Baca Juga:

Teknologi Menganalisis Jerawat dengan 3 Langkah

3. Vitamin C

Vitamin C bertindak sebagai antioksidan pelindung kulit yang kuat dan sangat penting untuk produksi kolagen karena menjadi nutrisi penting untuk kesehatan kulit. Penelitian telah menunjukkan bahwa meningkatkan vitamin C melalui suplemen dapat meningkatkan banyak faktor kesehatan kulit, termasuk hidrasi kulit.

Studi lain pada 152 perempuan menemukan bahwa peserta yang mengonsumsi suplemen mengandung 54 mg vitamin C serta Seng dan protein laut, secara signifikan mengurangi kekusaman kulit dibandingkan dengan kelompok plasebo.

Vitamin C bertindak sebagai antioksidan pelindung kulit yang kuat. (Foto: Unsplash/Diana Polekhina)

4. Minyak Ikan

Minyak ikan terkenal dengan khasiatnya untuk meningkatkan kesehatan kulit. Suplemen ini mengandung asam docosahexaenoic (DHA) dan asam eicosapentaenoic (EPA) yang memiliki sifat anti-inflamasi dan penyembuhan yang kuat. Minyak ikan telah terbukti bermanfaat bagi kulit dalam banyak cara. Suplemen minyak ikan dapat membantu hidrasi kulit dan meningkatkan penghalang asam lemak pada kulit yang membantu menjaga hidrasi. (vca)

Baca Juga:

Hentikan deh, Kebiasaan Sehari-Hari yang Sebabkan Jerawat

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - 1 jam, 37 menit lalu
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan