liburan

Supaya Tanaman Tetap Terawat Meski Ditinggal Liburan

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Kamis, 03 Juni 2021
Supaya Tanaman Tetap Terawat Meski Ditinggal Liburan

Tanaman tetap subur meski ditinggal liburan (Foto: Pexels/vlada karpovich)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PANDEMI yang terjadi setahun belakangan menimbulkan hobi baru: berkebun. Pekarangan dengan luas terbatas pun tidak dapat membatasi kreativitas orang-orang dalam merawat sejumlah tanaman. Namun kini orang-orang yang hobi berkebun dihinggapi dilema: Bagaimana nasib tanamanku jika aku pergi berlibur?

Kekhawatiran terbesar yang dimiliki orang ketika meninggalkan tanaman mereka sendiri adalah penyiraman secara teratur. Jika kamu memiliki tanaman beraneka ragam keadaan akan semakin rumit karena itu semua perlu perawatan berbeda-beda. Berikut cara memenuhi berbagai kebutuhan tanamanmu saat kamu liburan:

Baca Juga:

Destinasi Wisata Terbaik untuk Pergi Liburan Bersama Anak

1. Letakkan tanaman di bak mandi atau kolam anak

tanaman
Letakkan tanaman di air (Foto: Pexels/diego madrigal)

Jika kamu memiliki beberapa tanaman tropis, kamu bisa menghidrasi semua tanamanmu di bak mandi. Menurut Barbara Pleasant cara terbaik untuk merawat beberapa tanaman dalam ruangan saat berlibur adalah mengisi bak mandi dengan satu hingga dua inci air. Pisahkan pot dengan tatakan bagian bawah pot. Lalu tempatkan setiap tanaman di dalam bak bersama-sama. Tanaman akan menyerap air melalui lubang drainase. Mereka akan minum sesuai kebutuhan saat kamu pergi.

2. Kelompokkan tanaman berdasarkan jenisnya

Tanaman
Tanaman disusun berdasarkan jenisnya (Foto: Pexels/chokniti khongchum)

Susun tanaman berdasarkan jenisnya sebelum kamu bepergian. Succulents dan kaktus harus disatukan dengan tanaman lain yang tidak membutuhkan banyak perawatan saat kamu pergi. Siram sebelum kamu pergi dan semuanya akan baik-baik saja. Sementara tanaman tropis harus ditempatkan bersama-sama sehingga mereka dapat saling memberi makan, memberi kelembaban dan kehangatan satu sama lain.

Baca Juga:

Pergi Liburan Bersama Anak, Barang Apa yang Perlu Disiapkan?

3. Atur aliran udara tanaman saat kamu pergi

tanaman
Letakkan tanaman di wadah plastik (Foto: Pexels/ anna tarazevich)

Perhatian berikutnya untuk tanaman adalah oksigen dan aliran udara. Ada beberapa cara untuk memberi tanaman lingkungan yang lembab atau kering yang mereka butuhkan ketika kamu tidak dapat mengatur suhu hari demi hari- hari. Misalnya buat rumah kaca temporer. Caranya letakkan wadah plastik di tanaman kecil yang menyukai kelembapan. Wadah plastik memungkinkan siklus air dan kelembaban bertahan saat kamu pergi. Ini juga berfungsi dengan kantong plastik sebagai terarium kecil.

4. Pindahkan tanaman dari jendela sampai kamu kembali

tanaman
Pindahkan tanaman (Foto: Pexels/ksenia chernaya)

Mengelompokkan tanaman adalah cara termudah untuk dapat mengontrol aliran udara dan suhu untuk tanaman saat kamu pergi. Tanaman tropis diberi banyak air dan sukulen mengering di sudut sesuka mereka. Namun pastikan semua tanaman jauh dari variabel apa pun yang dapat mengubah suhu pada saat itu juga. Jauhkan tanaman dari ventilasi udara, jendela yang cerah, dan pemanas. Hal-hal itu dapat mengeringkan tanaman yang lebih sensitif lebih cepat dari yang kamu bayangkan. (avia)

Baca Juga:

Zodiak yang Workaholic Parah

#Kesehatan #Tips Liburan #Musim Liburan #Libur Panjang #Realita Liburan #Lipsus Liburan Juni
Bagikan
Ditulis Oleh

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul

Berita Terkait

Indonesia
88 Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Selama Libur Akhir Pekan Isra Mikraj, Yogyakarta Masuk Tujuan Tertinggi
Hingga Sabtu (17/1) pagi pukul 08.00 WIB, sebanyak 16.412 penumpang terpantau sudah memadati stasiun untuk berangkat menuju berbagai kota di Pulau Jawa
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 17 Januari 2026
88 Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Selama Libur Akhir Pekan Isra Mikraj, Yogyakarta Masuk Tujuan Tertinggi
Indonesia
Hemat 43% Selama Libur Panjang Isra Mikraj, Tiket Whoosh Laris Manis
Promo tiket hingga 43 persen menarik minat masyarakat bepergian ke Bandung dan Padalarang menggunakan kereta cepat Whoosh.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Hemat 43% Selama Libur Panjang Isra Mikraj, Tiket Whoosh Laris Manis
Indonesia
Hari Pertama Libur Panjang Isra Mikraj, Tingkat Okupansi Kereta Api Tembus 112,5%
Sebanyak 184.063 pelanggan berhasil dilayani dengan tingkat okupansi mencapai 112,55 persen dari total 163.544 tempat duduk yang disediakan.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Hari Pertama Libur Panjang Isra Mikraj, Tingkat Okupansi Kereta Api Tembus 112,5%
Indonesia
Libur Long Weekend, 12 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Picu Kemacetan Simpang Gadog
Sebanyak 12.800 kendaraan tercatat melintas menuju kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada libur panjang akhir pekan, Jumat (16/1)
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Libur Long Weekend, 12 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Picu Kemacetan Simpang Gadog
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Indonesia
Jelang Libur Panjang Isra Miraj, Okupansi Tiket Kereta Api Baru 46 Persen
Seiring dengan potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, Franoto mengimbau pelanggan untuk memperhitungkan waktu keberangkatan menuju stasiun agar tidak tertinggal kereta.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Jelang Libur Panjang Isra Miraj, Okupansi Tiket Kereta Api Baru 46 Persen
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Bagikan