Parenting

Supaya Anak Mudah Terlelap Saat Berlibur

P Suryo RP Suryo R - Senin, 15 Oktober 2018
Supaya Anak Mudah Terlelap Saat Berlibur

Membuat anak-anak terlelap sangatlah mudah. (Foto: Pixabay/congerdesign)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SALAH satu hal yang paling mengkhawatirkan ketika bepergian dengan bayi adalah membuat bayi tidur pulas di tempat baru. Berada di suatu tempat baru membuat bayi merasa asing. Akibatnya, bayi bisa rewel dan susah tidur. berikut beberapa cara untuk membuat bayi mudah terlelap di tempat baru:

Berikan Waktu Untuk Si Kecil

bayi
Lokasi baru biasanya membuat anak-anak gelisah. (Foto: Pexels/Pixabay)

Di hari pertama berada di lokasi baru membuat si kecil merasa gelisah. Mereka harus menyesuaikan diri terlebih dahulu. Untuk itu bersabarlah. Beri waktu untuk si kecil beradaptasi dengan lingkungan baru. Jika kau bisa bertahan beberapa malam untuk menunggu si kecil menyesuaikan diri, malam-malam berikutnya akan membuat harimu lebih ringan.

Pesan Kamar yang Sesuai

hotel
Booking kamar yang nyaman untuk si kecil. (Foto: Pexels/Stokpic)

Ketika menginap di hotel, pesan kamar suite yang terhubung ke kamar lain. Kamar suite menawarkan kenyamanan lebih untuk si kecil. Ruangan yang nyaman dapat membuat si kecil merasa rileks dan akhirnya tidur dengan pulas.

Lakukan Kebiasaan Sehari-hari

ritual anak
Jangan hilangkan kebiasaan sehari-hari. (Foto: Pixabay/StockSnap)

Setiap anak memiliki ritual masing-masing sebelum tidur. Beberapa ritual yang biasa dilakukan anak sebelum tidur misalnya mendengarkan cerita, mandi air hangat, minum susu dan lain-lain. Ketika berada di tempat yang baru, tetap lakukan kebiasaan-kebiasaan tersebut. Lakukan hal yang sama supaya bayi tak menyadari perubahan lokasi.

Sesuaikan Waktu Tidur

bayi
Atur waktu tidur mereka dengan baik. (Foto: Pexels/Pixabay)

Jangan terlalu terpaku pada jadwal harian si kecil. Ketika berada di tempat baru, ia mungkin akan terjaga sejam dua jam lebih lama. Kita harus bisa bersikap fleksibel. Apabila mereka tidur lebih larut dibandingkan sebelum-belumnya, pastikan mereka terbangun lebih siang dari hari biasanya.

Lakukan Uji Coba

bayi
Kenalkan bayi dengan lingkungan lain. (Foto: Pexels/Daria Shevtsova)

Ketika berada di tempat baru, mereka cenderung tidak familiar dengan lingkungannya. Bawalah beberapa barang kesukaannya seperti bantal kecil, selimut, dan lain-lain. Cara tersebut membuat mereka merasa akrab dengan lingkungan barunya. Beranilah untuk bereksperimen hingga anak merasa nyaman dan dapat terlelap. (avia)

#Bayi #Anak #Traveling
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Fun
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Kereta Panoramic mencatat lonjakan pelanggan lebih dari 62 persen berkat panorama alam jalur selatan Jawa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
Mayat Bayi Laki-laki Baru Lahir di Kali Anyar Gegerkan Warga Solo
Warga Solo digegerkan penemuan jasad bayi laki-laki baru lahir di Kali Anyar, Mojosongo. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian dan pihak yang bertanggung jawab.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 April 2026
Mayat Bayi Laki-laki Baru Lahir di Kali Anyar Gegerkan Warga Solo
Indonesia
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Pemerintah daerah kini memikul tanggung jawab besar untuk menyisir kembali legalitas setiap satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman penitipan anak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Indonesia
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Pengelola tempat penitipan anak yang baik seharusnya terbuka dan kooperatif dalam menanggapi kekhawatiran yang disampaikan oleh orang tua.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Indonesia
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Berita Foto
Kolaborasi Hadirkan Tiket Green Perkuat Tren Sustainable Travel di Indonesia
Co-Founder & Chief Marketing Officer tiket.com, D Gaery Undarsa, dalam konferensi pers Tiket Green di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 22 April 2026
Kolaborasi Hadirkan Tiket Green Perkuat Tren Sustainable Travel di Indonesia
Indonesia
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Kini halaman Bantuan YouTube di Indonesia, tertulis pernyataan resmi: “Jika Anda berusia di bawah 16 tahun di Indonesia, akses ke akun Anda di YouTube mungkin akan dinonaktifkan.”
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Bagikan