Sultan HB X Minta Jangan Ada Diskriminasi Agama di Barak Pengungsian

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 11 November 2020
Sultan HB X Minta Jangan Ada Diskriminasi Agama di Barak Pengungsian

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X saat meninjau barak pengungsian Desa Glagahharjo. (Foto: MP/Humas Pemda DIY)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X melakukan peninjauan ke barak pengungsian Merapi Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Selasa (10/11).

Berkaca dari pengalaman letusan Merapi tahun 2010, Raja Yogyakarta menginstruksikan empat hal penting kepada jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda).

Pertama Sri Sultan HB X menegaskan agar tidak terjadi diskriminasi kelompok dan agama di antara para pengungsi.

Ia berkisah saat peristiwa letusan Merapi 2010, sejumlah pengungsi melarang pengungsi lainnya yang berbeda agama untuk masuk ke barak pengungsian. Peristiwa ini terjadi di salah satu lokasi pengungsian di Kecamatan Cangkringan.

Baca Juga:

Gunung Merapi Status Siaga, 961 Warga Jateng Diungsikan

"Saya minta sama Pak Bupati dengan Forkompinda tidak ada lagi pengungsian yang didominasi agama tertentu, sehingga (pemeluk agama) yang lain tidak boleh masuk," kata Sri Sultan di Yogyakarta, Selasa (10/11).

Akibatnya terjadi pengkotak-kotakan di antara pengungsi membuat dirinya harus memindahkan pengungsi yang ditolak tersebut ke barak pengungsi khusus lainnya.

"Cara seperti ini tidak betul. Tidak semestinya itu terjadi, karena itu tanggung jawab pemerintah. Kecuali kalau dia ngragati (modal) sendiri, masalah lain," tegasnya.

Selain itu, Sri Sultan juga menginstruksikan agar disiapkan ruangan isolasi khusus bagi pihak-pihak yang terpapar COVID-19. Begitu ada pengungsi atau petugas yang terpapar COVID-19 harus segera dikarantina di ruangan tersebut.

"Saya mohon memang perlu ada ruang yang memang dikosongkan untuk COVID-19. Jangan sampai timbul masalah baru," katanya.

 Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X saat meninjau barak pengungsian Desa Glagahharjo. (Foto: MP/Humas Pemda DIY)
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X saat meninjau barak pengungsian Desa Glagahharjo. (Foto: MP/Humas Pemda DIY)

Sri Sultan tak bosan bosan mengingatkan untuk para relawan, petugas dan pengungsi menaati protokol kesehatan new normal. Seperti rajin mencuci tangan, menggunakan masker serta menjaga jarak dan menjaga kesehatan tubuh. Para lansia juga didorong untuk rajin berolahraga dan bergerak agar tetap bugar dan tidak stres.

"Saya mohon betul-betul diinspeksi kesehatanya yang relatif sudah sepuh (tua). Waktu-waktu tertentu diperiksa betul-betul, agar mereka senantiasa dalam keadaan fit," tutur dia.

Ia juga menginstruksikan kepada para petugas lapangan untuk memperhatikan ketersediaan makanan dan gizi untuk para anak-anak dan bayi di lokasi pengungsian.

"Saya berharap dijaga kesehatannya, dijaga makannya, baik susu untuk bayi, maupun anak-anak balita,"ungkap sultan.

Sementara untuk orang dewasa, ia menginstruksikan agar para pengungsi bisa menentukan menu makanan di dapur umum. Hal ini untuk menghindari terbuangnya makanan dengan sia-sia. Berkaca dari pengalaman erupsi Merapi 2010, banyak pengungsi yang berpindah lokasi pengungsian karena bosan atau tidak menyukai menu makanan di dapur umum.

Hal ini membuat petugas kewalahan karena harus mendata dan mencari keberadaan para pengungsi.

"Jadi, saya punya harapan yang menentukan (menu) makan itu bukan yang memasak di dapur. Tetapi, warga masyarakat yang mau makan," tegasnya.

Baca Juga:

Pengungsi Merapi Keluhkan Kekurangan Air Bersih dan Ruangan Panas

Terakhir, Raja Yogyakarta juga menginstruksikan adanya keterbukaan informasi dan kejelasan rencana proses evakuasi kepada para pengungsi dan warga disekitar lereng Merapi. Ia meminta kepada BPBD berperan sebagai komando pusat informasi dan komunikasi Komunikasi.

Hal ini untuk menghindari munculnya miss komunikasi dan informasi tak benar beredar dimasyarakat dikemudian hari. Pasalnya banyak warga panik dan tak terarah akibat termakan kabar tidak benar yang banyak beredar saat erupsi Merapi 2010.

"Jangan mengulang (pengalaman 2010). Bagaimana detail perencanaan, kemungkinan-kemungkinannya Merapi ini. Saya minta dari badan Kebencanaan baik provinsi maupun Sleman untuk memberitahukan kepada publik. Jangan mendadak, karena konsekuensinya besar. Waktu itu (2010) masa ada yang mengungsi sampai Gunung Kidul dan Kulon Progo, "pungkasnya.

Dalam tinjauan tersebut, Pemda DIY turut memberikan bantuan berupa family kit (50 paket), vitamin (100 paket), masker (2500 paket), makanan siap saji (50 paket), kidware (50 paket), tikar (50 lembar), selimut (100 lembar), kelambu (100 lembar), terpal (30 lembar), matras tikar (30 lembar). (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga:

Rapid Test Digelar di Barak Pengungsi Merapi

#Breaking #Yogyakarta #Sri Sultan Hamengkubuwono X #Gunung Merapi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Permintaan PSSI, JFA Pastikan Uji Coba Yordania Vs Timnas Indonesia Batal
PSSI meminta pembatalan uji coba Timnas Indonesia vs Yordania pada 13 November 2026. JFA resmi mengumumkan laga tersebut batal digelar.
Frengky Aruan - Kamis, 05 November 2026
Permintaan PSSI, JFA Pastikan Uji Coba Yordania Vs Timnas Indonesia Batal
Indonesia
Listyo Sigit Tersangka Sadap RI 1, Kasatpres Letjen Ariyo Windutomo Ditunjuk Rangkap Jabatan Plt KSP
Prabowo Subianto memberhentikan Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan dan menunjuk Ariyo Windutomo sebagai Plt KSP
Wisnu Cipto - Rabu, 04 November 2026
Listyo Sigit Tersangka Sadap RI 1, Kasatpres Letjen Ariyo Windutomo Ditunjuk Rangkap Jabatan Plt KSP
Indonesia
Bareskrim Tetapkan Jenderal LSP Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Polri tetapkan KSP Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (LSP) & 7 anggota polisi sebagai tersangka penyadapan Presiden Prabowo. Cek rincian kasusnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 03 November 2026
Bareskrim Tetapkan Jenderal LSP Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Dunia
Malam Halloween Berdarah di AS: 200 Orang Terluka, 76 Tewas Tertembak!
Perayaan Halloween di AS berubah jadi bencana mencekam! 76 orang tewas dan 201 terluka akibat penembakan senjata api selama akhir pekan. Baca ulasannya di sini!
Wisnu Cipto - Senin, 02 November 2026
Malam Halloween Berdarah di AS: 200 Orang Terluka, 76 Tewas Tertembak!
Olahraga
Babak Pertama Persib Bantai Isenmulang 3-0, Luka Menalo Cetak Brace
Hasil babak pertama Persib Bandung vs Isenmulang Kalteng FC! Pangeran Biru unggul telak 3-0 lewat gol Mariano Peralta dan brace Luka Menalo. Cek jalannya laga!
Wisnu Cipto - Minggu, 01 November 2026
Babak Pertama Persib Bantai Isenmulang 3-0, Luka Menalo Cetak Brace
Indonesia
3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga, BNPB Minta Warga Hindari Zona Bahaya
BNPB mengingatkan bahaya Gunung Anak Krakatau, Merapi, dan Semeru yang berstatus Level III atau Siaga. Simak radius larangan aktivitasnya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga, BNPB Minta Warga Hindari Zona Bahaya
Indonesia
Gatot Subroto Macet Parah, Imbas Tabrakan Tronton Depan Gedung DPR
Tabrakan truk tronton vs truk ringan patah as di depan DPR/MPR picu kemacetan panjang di Jalan Gatot Subroto arah Slipi. Cekkronologi resminya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Gatot Subroto Macet Parah, Imbas Tabrakan Tronton Depan Gedung DPR
Olahraga
Hasil ACL Two: Persib Bandung Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Balsa Sekulic Borong 2 Gol
Persib Bandung mengalahkan Melbourne Victory 2-0 lewat dua gol Balsa Sekulic pada matchday ketiga Grup E AFC Champions League Two (ACL 2)
Frengky Aruan - Rabu, 28 Oktober 2026
Hasil ACL Two: Persib Bandung Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Balsa Sekulic Borong 2 Gol
Indonesia
Daftar Wilayah yang Merasakan Gempa Gunungkidul Magnitudo 5,4 Malam Ini
Gempa bumi magnitudo 5,4 baru saja mengguncang perairan selatan Gunungkidul malam ini, 27 Oktober 2026. Cek info terkini pusat gempa dan daerah yang merasakan di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Oktober 2026
Daftar Wilayah yang Merasakan Gempa Gunungkidul Magnitudo 5,4 Malam Ini
Indonesia
Info Gempa Terkini: Gunungkidul Diguncang Gempa Magnitudo 5,4 Malam Ini, Apakah Aman dari Tsunami?
Gempa Gunungkidul hari ini dengan magnitudo 5,4 guncang wilayah DIY malam ini. Cek rincian info gempa Jogja terkini, lokasi titik pusat lindu, dan peringatan dari BMKG di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Oktober 2026
Info Gempa Terkini: Gunungkidul Diguncang Gempa Magnitudo 5,4 Malam Ini, Apakah Aman dari Tsunami?
Bagikan