Sudah Berkarya Bertahun-tahun, Lima Desainer Asia Ini Mulai Naik Daun

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Sabtu, 09 September 2023
Sudah Berkarya Bertahun-tahun, Lima Desainer Asia Ini Mulai Naik Daun

Gaurav Gupta jadi desainer asal Asia yang sukses di negara Barat. (Foto: Instagram/@Gautavguptaofficial)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ASIA bagus! Sebutan jadul ini tak hanya cocok untuk para penyanyi asia yang sukses lewat ajang pencarian bakat, tapi juga cocok disematkan untuk para perancang busana kiwari.

Asia kian menunjukkan taringnya melalui dunia mode. Khususnya melalui busana mewah nan glamor yang kerap dikenakan bintang ternama dunia.

Tak sedikit desainer asal Asia merintis pasarnya di negara adidaya Amerika Serikat. Dari banyaknya desainer Asia yang muncul, nama-nama ini sedang naik daun. Siapa saja, sih, mereka? Yuk, kenalan.


1. Peter Do

Jeno NCT tampil di debut koleksi rancangan Peter Do untuk Helmut Lang. (Foto: Instagram/@the.peterdo)


Setelah memamerkan debut koleksinya sebagai direktur kreatif untuk Helmut Lang, nama Peter Do semakin melonjak naik sebagai desainer asal Vietnam yang menembus pasar dunia.

Terlebih saat dia menggaet personil anggota grup vokal asal Korea Selatan, Johnny dan Jeno NCT sebagai wajah dari koleksi Helmut Lang.

Sebelum sukses di industri fesyen, ia adalah anggota keluarga yang kurang berkecukupan di negeri asalnya. Channel News Asia menyebut bahwa ia mengejar mimpinya menjadi seorang desainer dan pindah ke Amerika saat berusia 14 tahun.

Kemudian, ia bekerja serabutan di bidang konstruksi, pengepakan daging, dan penjualan. Ia melewati berbagai ujian hingga akhirnya lulus dari The Fashion Institute of Fashion (FIT). Koleksinya memenangkan hadiah LVMH pada 2014. Membuatnya dapat bekerja di rumah mode ternama Celine.

Baca juga:

Empat Item Pilihan Desainer Clare Waight Keller untuk UNIQLO : C


2. Gaurav Gupta

gupta
Raline Shah hadir di Festival Film Cannes 2023 mengenakan gaun rancangan Gaurav Gupta. (Foto: Instagram/@gauravguptaofficial)

Terkenal dengan gaun haute couture dengan siluet yang tidak biasa, desainer asal India ini lulus dari National Institute of Fashion Technology di negaranya pada 1997. Kemudian ia melanjutkan pendidikannya ke Central Saint Martins College of Arts and Design di London dan lulus pada 2003.

Gupta sohor berkat menciptakan gaun sari, yaitu sebuah busana yang mengambil inspirasi dari campuran sari dan gaun di negara Barat. Selain itu, ia juga terinspirasi oleh konsep mistisisme Timur dan menggabungkan abstraksi matematika dengan tradisi spiritual kuno India.

Gaunnya telah digunakan oleh banyak selebritas Hollywood seperti Beyonce, Cardi B, Lizzo, dan Priyanka Chopra. Bahkan aktris kenamaan Indonesia, Raline Shah hadir di Festival Film Cannes menggunakan gaun rancangan sang maestro couture asal India itu.


3. Robert Wun

robert wun
Robert Wun bawakan konsep feminisme untuk rancangan busana couture. (Foto: Instagram/@robertwun)


Perancang yang berbasis di London, Inggris, ini menjadi desainer pertama asal Hong Kong yang memamerkan koleksinya di Haute Couture Fashion Week di Paris. Sebelum meluncurkan label busananya, Wun mengawali karirnya sebagai penata busana pada 2014.

Sampai akhirnya, ia memperoleh gelar dari London College of Fashion dan melalui desain rancangannya yang menginspirasi dan mengantarkan Wun mendapatkan nominasi Woolmark Prize 2016.

Tumbuh besar sebagai etnis Tiongkok di London, menjadikan Wun memiliki perspektif dengan memiliki konsep feminisme dan pemberdayaan perempuan di setiap koleksi rancangan nya.

Baca juga:

Audemars Piguet Luncurkan Arloji Kolaborasi dengan Desainer Matthew Williams


4. Hung La


Diluncurkan pada 2022, jenama baru dengan desainer asal Vietnam ini sangat memperlihatkan sisi maskulinitas dari seorang pria dengan gaya streetwear yang sedang tren pada masa kini.

Hung La memikirkan setiap stereotip maskulin dalam rancangannya. Ia tambahkan banyak unsur untuk mempertanyakan kredo lama punk dan hip-hop.


5. Christopher Bu

bu
Christopher Bu mulai dirilik melalui busana rancangannya yang dikenakan Fan Bing Bing di Festival Film Cannes 2011. (Foto: Instagram/@christopherbu)


Christopher Bu terkenal akan pemilihan motif dan potongan untuk busana haute couture yang terinspirasi dari budaya Tiongkok. Bu sering kali merilis lini pakaian kasual yang siap pakai, tetapi tidak sedikit yang ia desain secara personal untuk dikenakan saat menghadiri acara formal.

Hal ini karena gaya busananya yang cocok untuk melintasi karpet merah acara-acara bergengsi. Berawal dari selebritas Tiongkok yang mengenakan gaun rancangan Bu saat menghadiri Festival Film Cannes, nama perancang asal Beijing itu banjir pesanan dari klien internasional hingga saat ini. (dsh)

Baca juga:

Tujuh Desainer Prancis Pamer Koleksi di JF3 2023

#Fashion #Desainer
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Disya Shaliha

Average internet voyager, surrendering to the whims of my feline rulers.
Show More

Berita Terkait

Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Alasan Mengejutkan Pameran John Galliano di The Met 2027 Dibatalkan
Pameran John Galliano di The Met 2027 resmi dibatalkan. Temukan alasan mengejutkan di balik kontroversi masa lalu, serta keputusan dari Anna Wintour dan pihak museum
Angga Yudha Pratama - Selasa, 01 September 2026
Alasan Mengejutkan Pameran John Galliano di The Met 2027 Dibatalkan
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Bagikan