Sudah 4 Hari Bayi Mungil Dititipkan Belum Dijemput Kembali

Luhung SaptoLuhung Sapto - Senin, 17 Juli 2017
Sudah 4 Hari Bayi Mungil Dititipkan Belum Dijemput Kembali

Ilustrasi (saudigazette.com.sa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bayi laki-laki berusia enam bulan dititipkan pada Jumat (14/7) pekan kemarin, namun hingga Senin (17/7) siang belum dijemput kembali oleh perempuan yang menitipkannya. Warga akhirnya melaporkan hal ini kepada Bhabinkamtibmas setempat.

"Pada Sabtu (15/7) sekitar pukul 11.00 WITA, Bripka Ringan selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Basirih mendapat laporan ada salah satu warga bernama Siti Masitah menerima titipan seorang anak laki-laki berumur enam bulan dari seorang perempuan, tetapi setelah 1x24 jam perempuan tersebut tidak mengambil anak itu kembali," kata Kanit Reskrim Polsekta Banjarmasin Barat Ipda Abdullah di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (17/7).

Awalnya, Siti Masitah, warga di Jalan Ampera III Ujung RT 38 Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan didatangi seorang perempuan yang membawa seorang anak laki-laki berumur enam bulan bernama "Rizki" dengan ditemani oleh Dina alias Sanah pada Jumat (14/7) sekitar pukul 11.00 WITA.

Pada saat itu, perempuan tersebut meminta tolong menitipkan anak dengan alasan mau ke Hotel Citra.

"Karena niat mau menolong dan merasa sudah kenal dengan Dina yang datang bersama perempuan tersebut, maka saksi bersedia menjagakan anak tersebut," ucap Ipda Abdullah.

Adapun ciri-ciri perempuan yang menitipkan anak itu adalah berambut pirang, badan gemuk, kulit sawo matang, wajah berjerawat dan tinggi sekitar 157 sentimeter.

"Setelah kami koordinasikan dengan Dinas Sosial, anak tersebut kini dititipkan ke panti penitipan anak sembari kami menyelidiki keberadaan sang ibu," tutur Abdullah.

Saat ini saksi Siti Masitah diminta keterangan oleh penyidik Unit Reskrim dengan didampingi anggota Bhabinkamtibmas dan Ketua RT setempat Anang Hasbullah (67).

Sumber: ANTARA

#Bayi Malang #Banjarmasin
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Komisi III DPR Desak Polisi Usut Tuntas Sindikat Perdagangan Bayi Lintas Negara
Anak-anak adalah masa depan bangsa
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 Juli 2025
Komisi III DPR Desak Polisi Usut Tuntas Sindikat Perdagangan Bayi Lintas Negara
Indonesia
Manfaatkan Momen Kemah Persami, Guru Bejat Cabuli 7 Siswi SMPN Banjarmasin
Tersangka RMS sendiri juga sudah mengakui melakukan aksi asusila terhadap para murid saat kegiatan Pramuka yaitu Perkemahan Sabtu dan Minggu (Persami) di sekolah.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 Februari 2025
Manfaatkan Momen Kemah Persami, Guru Bejat Cabuli 7 Siswi SMPN Banjarmasin
Tradisi
Menilik Asal Usul Bahasa Banjar, Cara Bertutur Masyarakat Kalimantan Tengah dan Timur
Bahasa Banjar dituturkan oleh masyarakat Kalimantan Tengah dan Timur.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Agustus 2024
Menilik Asal Usul Bahasa Banjar, Cara Bertutur Masyarakat Kalimantan Tengah dan Timur
Bagikan