Suara Knalpot Purbalingga Menggeber Pasar Dunia

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Jumat, 25 Juni 2021
Suara Knalpot Purbalingga Menggeber Pasar Dunia

Produk knalpot Purbalingga (Instagram: bengkel_knalpot _pubralingga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SOSOK lelaki kekar berambut pendek berombak tampak sedang asyik menempa. Tangan kanannya mengayun kuat palu. Sementara tangan kirinya punya tugas berat, menahan sebatang knalpot di sekita lengan, dan memegang bagian selongsong besi. Patung lelaki tersebut menjadi ikon baru Purbalingga, Jawa Tengah.

Tak jauh dari patung di tengah jatung kota Purbalingga, terdapat ratusan pengrajin knalpot. Satu dasawarsa terakhir, Purbalingga menjadi industri knalpot tersohor baik dalam dan luar negeri.

Baca juga:

Maternal Disaster Trendsetter Apparel Penggemar Musik Cadas Tanah Air

Pengrajin knalpot di Purbalingga, sesuai lansiran situs resmi Pemerintah Kabupaten Pubralingga purbalinggakab.go.id, berawal dari industri logam bahan seng dan drum di Dusun Sayangan, Kelurahan Purbalingga Lor, tahun 1970-an.

Sepuluh tahun kemudian Mbah sultoni mengawali produksi knalpot sepeda motor dan mobil. Produksi tersebut semula hanya dipasarkan di daerah sekitar Purbalingga saja. lambat laun permintaan menambah. Pada tahun 1990-an permintaan knalpot asal Purbalingga bertambah besar.

knalpot purbalingga
Tugu Knalpot Purbalingga (Instagram: kabupatenpubralingga)

Knalpot Pubralingga pada masa tersebut sebagian besarnya merupakan buatan tangan (handmade). Pemesan bisa meminta bentuk dan suara sesuai kemauan dan ketersediaan bahan.

Industri knalpot di Purbalingga mulai tersehor saat pasar daring mulai terbuka lebar di seluruh Indonesia bahkan bisa menjangkau dunia. Pembuat knalpot begitu bergairah saat pesanan luar negeri berdatangan memesan mesin pound, banding, cutting, dan lainnya dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas knalpot. Pengembangan produksi knalpot handmade tersebut untuk konsumen after market atau end user.

Baca juga:

Alutsista Made In Negeri Aing Diminati Dunia

Knalpot Purbalingga dilirik pula industri mobil di indonesia, salah satunya ATPM Toyota (Agen Tunggal Pemegang Merek) dan Honda melalui yayasan Dana Bakti Astra (YDBA). Industri knalpot Purbalingga akhirnya meningkatkan pemesanan ke ATPM di samping pasar end user selama ini menjadi andalan.

Tidak hanya laris di dalam negeri saja, knalpot Pubralingga menarik perusahaan mobil mewah asal Jerman Mercedes Benz memesan sebanyak 1.000 unit sejak 2004.

Setelah itu pada tahun 2019 dibangun 21 workshop IKM (Industri Kecil Menengah ) beserta sarana penunjang berupa mushola dan foodcourt serta penggadaan mesin dan peralatan produksi untuk pelayanan UPT (Unit Pelaksanaan Teknis) untuk menunjang produksi.

UPT Pilog berharap di samping sebagai pusat produksi logam, terutama knalpot, lokasi tersebut juga dapat menjadi objek wisata edukasi dan tempat bagi komunitas otomotif.

Saat ini jumlah IKM knalpot di Purbalingga terdaftar sebanyak 146 unit dengan tenaga kerja sebanyak 1000 pekerja.

Diharapkan dengan perkembangan dan kemajuan teknologi saat ini menjadikan knalpot Pubralingga semakin banyak diminati banyak konsumen dari dalam dan luar negeri.

Meski begitu, industri knalpot Purbalingga beroleh tantangan terutama dari segi regulasi. Aturan tentang knalpot tertulis dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2009.

Di dalamnya disebutkan motor berkubikasi 80-175 cc, tingkat maksimal kebisingan 80 dB, dan untuk motor di atas 175 cc maksimal bising 83 dB.

knalpot purbalingga
Gubernur sedang menghadiri workshop IKM. (purblinggakab.go.id)

Selain itu, terdapat pula aturan di dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) Pasal 285.

Dijelaskan knalpot laik jalan merupakan salah satu persyaratan teknis kendaraan dapat dikemudikan di jalan.

Pada Pasal 285 ayat (1) berbunyi, setiap orang mengemudikan motor di jalan tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3), dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

Knalpot Purbalingga memang sebisa mungkin mengikuti segala aturan tapi tidak terkungkung kreatifitas. Kreasi tetap melaju tanpa harus melanggar segala aturan. (Jhn)

Baca juga:

Pasang Surut Sepatu Cibaduyut, Dari Cicit Sampai Buyut

#Juni Made In Negeri Aing #Otomotif
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Konflik Timur Tengah Memanas, Reli Dakar 2027 Resmi Pindah ke Maroko dan Portugal
Reli Dakar 2027 dipindahkan dari Arab Saudi ke Portugal dan Maroko akibat ancaman keamanan. Ajang reli ketahanan ini kembali ke Afrika setelah 20 tahun.
Yusuf Abdillah - Jumat, 30 Oktober 2026
Konflik Timur Tengah Memanas, Reli Dakar 2027 Resmi Pindah ke Maroko dan Portugal
Fun
Laba BYD Naik 28 Persen pada Kuartal Ketiga, Pertumbuhan Ekspor Jadi Penopang
BYD mencatat laba bersih naik 28 persen secara tahunan. Namun, hasilnya di bawah perkiraan analis meski pendapatan kembali tumbuh.
Yusuf Abdillah - Jumat, 30 Oktober 2026
Laba BYD Naik 28 Persen pada Kuartal Ketiga, Pertumbuhan Ekspor Jadi Penopang
Fun
Mitsubishi Pajero 2027 Debut di Thailand, Apa Saja Keunggulannya?
Mitsubishi Pajero 2027 diperkenalkan di Thailand dengan mesin diesel 204 hp, torsi 480 Nm, teknologi 4WD, dan harga mulai sekitar Rp806 juta.
Yusuf Abdillah - Rabu, 28 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero 2027 Debut di Thailand, Apa Saja Keunggulannya?
Lifestyle
PEVS 2026 Hadirkan Lebih dari 38 Merek, Perluas Eksplorasi Mobilitas Berbasis Elektrifikasi
Memperkuat posisi PEVS sebagai wadah bagi pelaku industri untuk memperkenalkan teknologi, memperluas jaringan bisnis, dan menjangkau konsumen secara langsung.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
PEVS 2026 Hadirkan Lebih dari 38 Merek, Perluas Eksplorasi Mobilitas Berbasis Elektrifikasi
Fun
Produsen Mobil China Chery Tembus 20 Juta Penjualan, Ekspor Melonjak 71,5 Persen
Chery Group mencatat penjualan kumulatif 20 juta kendaraan. Pada semester pertama 2026, ekspornya melonjak 71,5 persen.
Yusuf Abdillah - Selasa, 27 Oktober 2026
Produsen Mobil China Chery Tembus 20 Juta Penjualan, Ekspor Melonjak 71,5 Persen
Fun
Intip Lepas Aura, Mobil Konsep dengan Desain Terinspirasi Macan Tutul
Lepas memperkenalkan mobil konsep Aura dengan filosofi Leopard Aesthetics, lampu modern, fitur personalisasi digital, dan tiga warna khusus.
Yusuf Abdillah - Selasa, 27 Oktober 2026
Intip Lepas Aura, Mobil Konsep dengan Desain Terinspirasi Macan Tutul
Fun
PS.ID Jabodetabek Gelar Edukasi Safety Driving, Praktikkan Defensive Driving saat Rolling Thunder
PS.ID Jabodetabek menggelar edukasi safety driving bersama Satlantas Polresta Bogor Kota dan mempraktikkan defensive driving melalui Rolling Thunder.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 25 Oktober 2026
PS.ID Jabodetabek Gelar Edukasi Safety Driving, Praktikkan Defensive Driving saat Rolling Thunder
Fun
Ini Dia Penantang Toyota Alphard! BYD M9, MPV Premium dengan Teknologi PHEV dan Kabin Mewah
BYD M9 merupakan MPV premium PHEV dengan konfigurasi tujuh penumpang, captain seat, baterai Blade, dan jarak tempuh listrik hingga 218 km berdasarkan CLTC. Berapa harganya?
Yusuf Abdillah - Jumat, 23 Oktober 2026
Ini Dia Penantang Toyota Alphard! BYD M9, MPV Premium dengan Teknologi PHEV dan Kabin Mewah
Fun
Chery Bidik Pasar Roda Dua, Siapkan Motor Listrik dan Cruiser Berteknologi AI
Chery terdaftar di dokumen MIIT China membawa motor listrik ekonomis bergaya Yamaha Vino, membuka jalan menuju ekspansi motor listrik EREV.
Yusuf Abdillah - Rabu, 21 Oktober 2026
Chery Bidik Pasar Roda Dua, Siapkan Motor Listrik dan Cruiser Berteknologi AI
Lifestyle
GIIAS Makassar 2026 Siap Guncang Indonesia Timur! Cek Jadwal, Harga Tiket dan Daftar Merek Mobilnya
GIIAS Makassar 2026 menjadi kesempatan penting bagi Gaikindo untuk mendekatkan inovasi dan teknologi otomotif terbaru kepada masyarakat Sulawesi Selatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Oktober 2026
GIIAS Makassar 2026 Siap Guncang Indonesia Timur! Cek Jadwal, Harga Tiket dan Daftar Merek Mobilnya
Bagikan