Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Suara Kayu Hadirkan Lagu dari Buku ‘Kubiarkan Kau Pergi Hari Ini’

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 13 Februari 2023
Suara Kayu Hadirkan Lagu dari Buku ‘Kubiarkan Kau Pergi Hari Ini’

Buku 'Kubiarkan Kau Pergi Hari Ini' ditulis oleh Rio Ardhilah. (Foto: Instagram/suarakayu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DUO Suara Kayu menghadirkan lagu anyar mereka berjudul Kubiarkan Kau Pergi Hari Ini. Karya ini terinspirasi dari buku berjudul sama yang ditulis oleh Rio Ardhillah. Lagu bergenre pop easy listening itu mengisahkan tentang rasa takut seseorang yang tengah menjalani relasi percintaan.

Mengutip Antara, Jumat (10/2), dengan lirik yang puitis lagu ini seakan jadi renungan pasangan yang tengah galau dan mempertanyakan kesanggupan diri dalam melepas orang tersayang.

”Rasa takut apakah akan jalan terus atau stop di sebuah titik, hingga akhirnya bisa melupakan semua hal yang sudah terjadi dan memulai untuk kehidupan baru,” kata anggota Suara Kayu Ingrid Tamara menceritakan inti dari lagu anyarnya, dikutip Antara, Jumat (10/2).

Baca juga:

Kerispatih dan Sammy Simorangkir Bakal Reuni di Malaysia

Personel lainnya, Dewangga, ikut menambahkan suasana sendu dengan ikut melantunkan Kubiarkan Kau Pergi Hari Ini. Suara petikan gitar di awal lagu yang berdurasi lima menit itu membuat karya ini semakin melankolis.

Keseluruhan lagu itu diempurnakan oleh Suara Kayu sebagai penulis yang didukung oleh sang produser David Elsandro. Masih menjaga ciri khas dari Suara Kayu yang karyanya mudah dicerna, harapannya untuk lagu serta buku Kubiarkan Kau Pergi Hari Ini dapat diterima dengan hangat oleh masyarakat Indonesia.

Single baru Suara Kayu Kubiarkan Kau Pergi Hari Ini sudah dapat dinikmati di seluruh platform streaming musik digital yang ada di Tanah Air mulai Jumat 10 Februari. Bersamaan dengan perilisan lagu ini, Suara Kayu juga merilis sebuah video lirik resmi yang ditayangkan lewat kanal YouTube Suara Kayu.

Baca juga:

Album 'Quo Vadis, SORE?' Jadi Penantian SORE Selama 8 Tahun

Suara Kayu mulai aktif berkarier di dunia musik Tanah Air sejak 2020. Dalam kurun waktu dua tahun, mereka aktif menghasilkan berbagai karya yang bahkan dapat menduduki beberapa tangga lagu seperti Top 50 Viral di Spotify berkat lagu Miniatur, serta tangga lagu Viral 50 Indonesia untuk karya mereka bersama Feby Putri Kembali Pulang.

Kolaborasi dengan beberapa musisi lainnya juga pernah Suara Kayu lakukan, di antaranya bersama Fiersa Besari dalam lagu Tak Perlu Ada Senja dan lagu Obat Rindu bersama musisi asal Malaysia Kucaimars. (kna)

Baca juga:

Prinsa Mandagie Menyadari 'Ternyata Berpisah Lebih Indah'

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Krisna Bagus

work smart, play hard.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - 2 jam, 59 menit lalu
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan