Seni

Suara Indah Sasando Bergema di Galeri Indonesia Kaya

Febrian AdiFebrian Adi - Selasa, 18 Juli 2023
Suara Indah Sasando Bergema di Galeri Indonesia Kaya

Andovi da Lopez tampil bersama Sasando Rhapsody. (Foto: Dok. Galeri Indonesia Kaya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BENTUKNYA unik, serupa tabung panjang yang terbuat dari bambu khusus. Ada senar membentang di atasnya. Suaranya merdu ketika senar dipetik. Instrumen tradisional indah ini disebut sasando dan berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

Galeri Indonesia Kaya mengenalkan alat musik tersebut dalam pertunjukan berjudul Sasando Rhapsody yang dimeriahkan oleh Nusa Tuak dan Andovi da Lopez. Acaran ini mengangkat tema Bali dan Nusa Tenggara dan berlangsung sepanjang Juli 2023. Pembukaannya telah dimulai pada Sabtu (15/7).

Baca juga:

Joget Sambil Lestarikan Budaya Bersama Electroma di Galeri Indonesia Kaya

“Ini merupakan kali pertama saya hadir ke hadapan para penikmat seni di Galeri Indonesia Kaya. Bangga rasanya bisa memperkenalkan kebudayaan Nusa Tenggara Timur,” ucap Andovi melalui keterangan resminya yang dikirimkan kepada Merahputih.com, Minggu (16/7).

Nusa Tuak dan Andovi turut tampil memainkan sasando. Keindahan melodi sasando memukau penonton. Mereka menjadikan sasando sebagai pusat pertunjukan dan perhatian selama kurang lebih 60 menit.

Penikmat seni dihibur dengan keindahan melodi dari alat musik sasando yang mengiringi lagu-lagu yang mencerminkan nilai dan tradisi NTT seperti "Lalean", "Bolelebo", dan masih banyak lagi.

Andovi da Lopez membawakan narasi tentang keindahan dan keajaiban dari sasando.

“Selain memanjakan telinga para penikmat seni, keduanya juga menjelaskan kepada penikmat seni tentang alat musik yang terbuat dari daun lontar yang melengkung dan berbentuk setengah lingkaran. Keduanya berhasil memukau para penikmat seni yang hadir pada hari ini,” jelas Program Director Galeri Indonesia Kaya Renitasari Adrian.

Baca juga:

Merayakan HUT Jakarta Bersama Grup Sinar Norray di Galeri Indonesia Kaya

Kolaborasi dan kepiawaian keduanya mengalunkan melodi tradisional yang berpadu dengan irama musik modern yang riang dinilai cukup sukses.

Pengaturan panggung yang intim, pencahayaan lembut, dan proyeksi visual yang mendukung memperkuat pesona musik sasando yang ditampilkan hari itu.

Pertunjukan ini juga menampilkan kolaborasi seni lukis naratif karya Diego Luister Berel. Lukisannya menggambarkan cerita yang selaras dengan melodi sasando.

“Semoga pementasan ini dapat menjadi sajian yang bermanfaat, menginspirasi dan juga menghibur bagi para penikmat seni,” pungkas Renitasari. (Far)

Baca juga:

Wajah Baru Galeri Indonesia Kaya

#Nusa Tenggara Timur (NTT) #Alat Musik Tradisional #Alat Musik #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Single 'Arah Labuh' Buka Jalan Menuju Album Baru MALIQ & D’Essentials, Perunggu hingga Rhoma Irama Bakal Jadi Kolaborator
MALIQ & D’Essentials merilis single Arah Labuh sebagai pembuka album dan exhibition terbaru menjelang 25 tahun berkarya. Intip bocoran kolaboratornya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Single 'Arah Labuh' Buka Jalan Menuju Album Baru MALIQ & D’Essentials, Perunggu hingga Rhoma Irama Bakal Jadi Kolaborator
ShowBiz
Synchronize Fest 2026: Tiga Hari, Ribuan Cerita, dan Pertemuan Musik Lintas Generasi
Simak cerita tiga hari Synchronize Fest 2026 di Gambir Expo, Jakarta, dari Efek Rumah Kaca, Perunggu, Geisha, Hindia hingga kolaborasi lintas negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026: Tiga Hari, Ribuan Cerita, dan Pertemuan Musik Lintas Generasi
ShowBiz
Mark Lee, Mantan Member NCT, Bawa K-pop ke Dunia Anak-Anak
Hanya sedikit dari lagu-lagu k-pop yang diciptakan khusus untuk anak-anak
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Mark Lee, Mantan Member NCT, Bawa K-pop ke Dunia Anak-Anak
ShowBiz
Panggung Jazz Internasional di ARC Sudirman, Hadirkan Musisi dengan Pendekatan Musikal Beragam
Rangkaian konser ini digelar di Sudirman Hall, menghadirkan musisi jazz yang telah mendapat pengakuan internasional dalam suasana pertunjukan yang lebih intim.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Panggung Jazz Internasional di ARC Sudirman, Hadirkan Musisi dengan Pendekatan Musikal Beragam
ShowBiz
Harry Styles Bawakan 'What Is Enough' untuk Liam Payne, Liriknya Singgung Kehilangan Sahabat
Harry Styles membawakan lagu baru 'What Is Enough' untuk mengenang Liam Payne, dua tahun setelah kepergian mantan personel One Direction tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Harry Styles Bawakan 'What Is Enough' untuk Liam Payne, Liriknya Singgung Kehilangan Sahabat
ShowBiz
'Tak Ingin Pulang', Lagu Terbaru MARBLES tentang Kebersamaan dengan Orang Terkasih
Tak Ingin Pulang menggambarkan perasaan seseorang yang begitu menikmati kebersamaan dengan orang terkasih hingga tak ingin momen tersebut berakhir.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
'Tak Ingin Pulang', Lagu Terbaru MARBLES tentang Kebersamaan dengan Orang Terkasih
ShowBiz
Barsena Bestandhi Rilis 'Coba Lagi' untuk Soundtrack Film 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati'
Barsena mengangkat kisah tentang seseorang yang tengah menghadapi masa-masa sulit hingga berada di titik terendah kehidupannya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Barsena Bestandhi Rilis 'Coba Lagi' untuk Soundtrack Film 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati'
ShowBiz
Kenzy Taulany Merangkum Rindu dan Jarak dalam 'Siapa Duluan Rindu'
Siapa Duluan Rindu bercerita tentang beratnya merelakan seseorang untuk pergi, sekaligus keinginan untuk tetap memberikan dukungan kepada orang tersebut.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Kenzy Taulany Merangkum Rindu dan Jarak dalam 'Siapa Duluan Rindu'
ShowBiz
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
'Our' menjadi ruang bagi Min-hyun untuk merefleksikan perjalanan dirinya sekaligus mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang-orang terdekat
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
ShowBiz
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
Para penerka dalam balutan topeng Munir pun ikut membentangkan poster-poster berisi pesan perjuangan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
Bagikan