Studi Sebut Cuci Piring Dapat Hilangkan Stres

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 11 Juli 2024
Studi Sebut Cuci Piring Dapat Hilangkan Stres

Cuci piring. (Foto: Unsplash/Marek Studzinski)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Bergembira lah apabila piring kotor di rumah kamu menumpuk setinggi gunung. Saatnya kamu memanjakan diri kamu, karena mencuci piring diklaim dapat mengatasi stres.

Dilansir Times, sebuah studi berjudul Washing Dishes to Wash the Dishes: Brief Instruction in an Informal Mindfulness Practice 2014 menyebutkan saat mencuci piring seseorang benar-benar menyadari keberadaan dirinya.

Ini berarti orang yang mencuci piring dengan penuh kesadaran menjadi fokus mencium sabun, merasakan suhu air, dan menyentuh piring. Rangkaian aktivitas tersebut meningkatkan perasaan inspirasi sebesar 25 persen dan menurunkan tingkat kegugupan sebesar 27 persen.

Sebaliknya, aktivitas mencuci piring tidak bisa menjadi perilis stres kalau seseorang tidak menyadari aktivitas yang dilakukannya. Penelitian tersebut juga mengungkapkan kelompok yang tidak mencuci piring dengan penuh kesadaran tidak memperoleh manfaat apa pun.

Baca juga:

Spons Tidak Higienis untuk Cuci Piring Gudangnya Bakteri


“Tampaknya aktivitas sehari-hari yang didekati dengan intensionalitas dan kesadaran dapat meningkatkan kondisi mindfulness,” tulis peneliti dalam penelitian tersebut, dikutip Kamis, (11/7).

Para peneliti mengatakan mindfulness dapat dicapai dengan melakukan berbagai aktivitas umum, dan mungkin mengurangi stres serta meningkatkan kesejahteraan psikologis.

Meski begitu, ukuran penelitian ini sangat kecil, hanya melibatkan 51 orang. Salah satu penulis studi Adam Hanley menyebutkan ketika dirinya menjalani rutinitas mencuci piring ia merasa menjadi dirinya sendiri sepenuhnya. Ia mengikuti ritme napasnya dan menyadari kehadiran dirinya.

“Saya sangat tertarik pada bagaimana aktivitas sehari-hari dalam hidup dapat digunakan untuk meningkatkan kondisi sadar dan dengan demikian, meningkatkan rasa sejahtera secara keseluruhan,” ujarnya. (tka)

#Cuci Piring #Kesehatan Mental
Bagikan
Ditulis Oleh

Tika Ayu

Berita Terkait

ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
Promosi Film Horor "Aku Harus Mati" Dinilai Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Mental Anak dan Remaja P
Sekitar 10 persen remaja mengalami gangguan kesehatan mental. Pada remaja dengan kerentanan psikologis seperti mereka, baliho film semacam "Aku Harus Mati" bisa memunculkan gagasan yang membahayakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Promosi Film Horor
Indonesia
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Saat ini pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya masih terbatas,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Olahraga
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Raphael Varane mengaku dirinya mengalami depresi saat masih membela Real Madrid. Ia menceritakan itu saat wawancara bersama Le Monde.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Indonesia
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Kemenkes membuka layanan healing 119.id bagi warga yang mengalami stres, depresi atau memiliki keinginan bunuh diri.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Indonesia
Hasil Cek Kesehatan Gratis: 2 Juta Anak Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental
Tercatat, ada sekitar 20 juta rakyat Indonesia didiagnosis mengalami gangguan kesehatan mental dari data pemeriksaan kesehatan jiwa gratis yang dilakukan.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
Hasil Cek Kesehatan Gratis: 2 Juta Anak Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental
Bagikan