Studi: Makan di Rumah Ternyata Lebih Sehat

Asty TCAsty TC - Selasa, 02 Mei 2017
Studi: Makan di Rumah Ternyata Lebih Sehat

Makan malam di rumah selain mengakrabkan suasana, juga membuat kita lebih sehat. (Foto: Pixabay/skeeze)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Satu studi baru menyatakan, masakan rumah dapat menyediakan imbalan terbaik dari segi gizi serta finansial. "Dulu, jika status sosial-ekonomi lebih baik—makin banyak uang—berarti orang lebih sehat. Sementara, penelitian ini bertolak belakang dengan hal tersebut. Yang penting bukan pengeluaran yang lebih banyak, tapi bagaimana Anda mengeluarkannya. Apa yang anda makan, itulah yang penting," kata Arpita Tiwari, peneliti sistem kesehatan di Oregon State University (OSU), AS.

Di dalam dokumen yang disiarkan di American Journal of Preventive Medicine baru-baru ini, Tiwari mengonfirmasi perkataan para ibu dan nenek mengenai kebiasaan baik untuk makan malam di rumah. Dengan kebiasaan makan malam di rumah, Anda mendapat asupan yang lebih baik dan pengeluaran makan lebih rendah dibandingkan rutin makan di luar.

Penelitian tersebut melibatkan lebih dari 400 orang dewasa di Daerah Seattle, Washington. Mereka disurvei terkait manfaat memasak dan perilaku makan selama satu pekan. Hasil survei satu nilai indeks di atas 81 menunjukkan makanan "yang baik"; 51-80 "memerlukan peningkatan"; dan 50 ke bawah berarti "buruk".

Di antara temuan itu, rumah tangga yang memasak di rumah tiga kali dalam seminggu memperlihatkan nilai rata-rata sebesar 67 pada Indeks Makan Sehat atau Healthy Eating Index (HEI). Memasak di rumah enam kali per minggu menghasilkan nilai rata-rata 74.

Temuan tersebut juga menunjukkan bahwa dengan rutin mengonsumsi makan malam yang dimasak di rumah, berarti Anda dan keluarga lebih memenuhi panduan makanan yang sehat. Hal itu terjadi karena makan malam di rumah berkaitan dengan makanan yang lebih rendah kalori, gula, serta lemak.

"Studi ini tidak memperlihatkan kaitan antara penghasilan atau pendidikan dengan makan di rumah atau di luar rumah. Penelitian kami secara empiris mengukur bahwa ketika kita secara rutin makan malam di rumah, asupan gizi kita lebih baik," kata Tiwari, sebagaimana dilansir dari Antara/Xinhua-OANA, Selasa pagi (2/5).

Dari info tersebut, sekarang kita tahu bahwa makan di rumah tak hanya menjadi media mempererat kekeluargaan, tapi ternyata juga membuat kita lebih sehat. Jadi, biasakan makan di rumah, ya Sahabat Merahputih! Untuk tahu info lainnya tentang makanan dan kesehatan, baca artikel berikut: 5 Makanan Sehat yang Baik Dikonsumsi Sebelum Tidur.

#Kesehatan #Makanan Sehat #Keluarga #Tips #Tips Keluarga #Tips Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Asty TC

orang Jawa bersuara alto
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Jangan Salah Pilih, Ini 3 Cara Membedakan Beras Fortifikasi
Beras fortifikasi tidak selalu memiliki tampilan yang berbeda secara mencolok dari beras biasa. Berikut beberapa hal yang dapat diamati ketika membeli beras.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Jangan Salah Pilih, Ini 3 Cara Membedakan Beras Fortifikasi
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Indonesia
Abu Anak Krakatau Mulai Ganggu Jalan, Jangan Asal Naik Motor Sebelum Tahu 6 Tips Ini
Abu vulkanis Gunung Anak Krakatau dapat mengganggu jarak pandang dan membuat jalan licin. Simak 6 tips aman berkendara motor saat terjadi paparan abu.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 12 September 2026
Abu Anak Krakatau Mulai Ganggu Jalan, Jangan Asal Naik Motor Sebelum Tahu 6 Tips Ini
Berita Foto
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Pengunjung memukul bola golf lewat teknologi AI Human Motion Analytics dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Lifestyle
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Abu vulkanis dapat menempel pada kulit, rambut, pakaian, dan sepatu. Simak alasan pentingnya mandi dan mengganti pakaian setelah terpapar abu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Bagikan