Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Strange Fruit Rilis 'Monopolar (Tom Furse Remix)', Versi Elektronik yang Lebih Mentah

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Maret 2026
Strange Fruit Rilis 'Monopolar (Tom Furse Remix)', Versi Elektronik yang Lebih Mentah

Strange Fruit lepas single baru. (foto: dok/strange fruit)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dalam menggarap sebuah remix, seorang musisi biasanya dihadapkan pada dua pilihan: mempertahankan arah dari lagu aslinya atau membawa karya tersebut ke wilayah yang sepenuhnya baru. Pada remix terbaru Monopolar milik Strange Fruit, Tom Furse memilih pendekatan kedua.

Dirilis pada 5 Maret 2026, Monopolar (Tom Furse Remix) tetap mempertahankan tempo asli dari lagu tersebut. Dengan durasi 4 menit 25 detik, trek ini terasa padat dan fokus sejak awal hingga akhir. Meski tidak mengubah struktur secara drastis, Furse menghadirkan pendekatan sonik yang cukup berbeda dibandingkan versi sebelumnya.

Nuansa elektronik dalam remix ini terasa lebih bising dan kasar. Lapisan bunyi yang muncul terdengar lebih terbuka, seolah tidak sepenuhnya dipoles. Alih-alih merapikan karakter lagu, Furse justru menonjolkan sisi yang lebih mentah dan abrasif dari materi aslinya.

Baca juga:

JayJax dan TOXICDEV! Padukan Hyperpop dan Elektronik di Lagu 'FOMO'

Di tengah tekstur suara yang riuh itu, elemen synth bernuansa dreamy yang menjadi ciri khas Monopolar tetap dipertahankan. Elemen tersebut tidak dihilangkan, melainkan ditempatkan berdampingan dengan lapisan suara yang lebih kasar. Perpaduan ini menciptakan kontras yang kuat—menghadirkan dinamika dan ketegangan yang terus terasa sepanjang lagu.

Sepanjang trek, komposisi terasa seperti sedang bergerak menuju sebuah puncak. Struktur elektroniknya seolah memberi sinyal bahwa klimaks akan segera tiba. Namun momen tersebut tidak pernah benar-benar dilepaskan. Furse justru membiarkan energi itu menggantung di tengah gemuruh suara—sebuah pilihan artistik yang terasa disengaja.

Pendekatan tersebut sejalan dengan perjalanan kreatif Tom Furse sebagai musisi dan seniman multidisiplin. Ia dikenal sebagai bassist dan pemain synthesizer dari band The Horrors, grup yang selama lebih dari satu dekade dikenal konsisten bereksperimen tanpa terikat pada satu formula musikal.

Baca juga:

Monopolar Alur Musik Membawa Pendengar Masuk ke Dunia Baru

Di luar aktivitasnya bersama band, Furse juga aktif sebagai komposer, produser, sekaligus perupa suara. Dengan latar belakang seni visual, ia memandang bunyi sebagai medium yang dapat dibentuk dan dieksplorasi layaknya sebuah karya seni.

Melalui Monopolar (Tom Furse Remix), Furse tidak berusaha membuat versi yang lebih megah atau lebih mudah dinikmati. Sebaliknya, ia memilih menajamkan sisi mentah dari lagu tersebut dan membiarkannya berada di wilayah yang sedikit tidak nyaman.

Remix ini pada akhirnya memperluas kemungkinan interpretasi dari lagu aslinya tanpa mengubah fondasinya. Hasilnya adalah versi yang tegas, menantang, dan secara sengaja menahan pelepasan klimaks yang mungkin telah dinantikan pendengarnya. (Far)

#Musik #Musik Elektronik #Musisi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - 40 menit lalu
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
ShowBiz
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
Melalui lagu ini, Raim Laode mengangkat kisah tentang seseorang yang tetap memilih bertahan dalam sebuah hubungan, meski menyadari dirinya bukan lagi alasan di balik kebahagiaan orang yang dicintainya.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
ShowBiz
Raster Perkenalkan Single Baru 'Imajiner', Cerita tentang Kegelisahan yang Tidak Terlihat
Raster baru saja merilis single baru Imajiner. Lagu ini menceritakan tentang kegelisahan yang tidak terlihat.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
Raster Perkenalkan Single Baru 'Imajiner', Cerita tentang Kegelisahan yang Tidak Terlihat
ShowBiz
Lirik Lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara dan Maknanya tentang Kenangan Kota Bandung
Simak lirik lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara beserta maknanya tentang kecintaan pada Bandung, kenangan masa muda, persahabatan, dan nostalgia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Lirik Lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara dan Maknanya tentang Kenangan Kota Bandung
Bagikan