Stasiun KRL JIS Rampung Mei dan Beroperasi Mulai Juni 2026, Beri Manfaat dalam Mengakses Kawasan Olahraga

Frengky AruanFrengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Stasiun KRL JIS Rampung Mei dan Beroperasi Mulai Juni 2026, Beri Manfaat dalam Mengakses Kawasan Olahraga

Ilustrasi KRL Jabodetabek. (Dok KCI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pembangunan Stasiun Jakarta Internasional Stadium (JIS) memasuki tahap akhir. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menetapkan rencana penyelesaian pembangunan pada Mei mendatang.

Stasiun JIS ditargetkan akan mulai beroperasi melayani penumpang pada Juni 2026. Stasiun ini akan melayani perjalanan dengan KRL Commuter Line rute Tanjung Priok-Jakarta Kota.

Kehadiran stasiun ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat dalam mengakses kawasan olahraga dan permukiman secara langsung, sekaligus menjadi solusi efektif dalam mengurangi beban kepadatan lalu lintas.

Pembangunan Stasiun JIS merupakan agenda strategis KAI ini merupakan hasil kolaborasi erat bersama para stakeholder, seperti Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperluas aksesibilitas masyarakat.

Baca juga:

Stasiun KRL JIS Targetkan Operasi Juni 2026 Demi Penuhi Syarat Ketat FIFA

KAI melalui KAI Commuter fokus pada penyediaan layanan transportasi yang memberikan manfaat bagi publik.

Dengan kesiapan operasional Stasiun JIS serta penguatan prasarana di lintas utara yang didukung penuh oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Kami memproyeksikan kontribusi kereta api terhadap kelancaran mobilitas warga akan semakin besar," kata VP Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (12/4).

Peningkatan kapasitas operasional ini didukung oleh penguatan prasarana yang dilakukan KAI bersama DJKA Kemenhub. Melalui program elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda (double track) sepanjang 8,115 kilometer track antara Jakarta Kota hingga Tanjung Priok, keandalan layanan di lintas utara kini semakin optimal bagi pelanggan.

Di sisi lain, Anne menjelaskan operasional Stasiun JIS akan semakin memperkuat layanan di lintas Tanjung Priok yang menunjukkan tren pertumbuhan volume pengguna KRL secara konsisten.

Tercatat pada 2022 volume pengguna sebesar 1.599.107 orang, kemudian meningkat menjadi 2.676.363 pengguna pada 2023, dan terus tumbuh mencapai 3.377.633 pengguna pada 2024.

Tren positif ini berlanjut pada 2025 dengan total 3.531.311 pengguna, sementara pada periode Januari hingga Maret 2026, volume pengguna telah mencapai 873.658 orang.

"Pertumbuhan angka pengguna layanan KRL yang signifikan ini membuktikan bahwa layanan kereta api semakin menjadi pilihan utama," ujar Anne. (Knu)

#Stasiun JIS #PT KAI #Kereta Rel Listrik (KRL)
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jumlah Penumpang KA Jarak Jauh dan Lokal Capai 24 Juta Penumpang
Pertumbuhan di Sumatra menjadi bagian penting dari penguatan konektivitas daerah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Jumlah Penumpang KA Jarak Jauh dan Lokal Capai 24 Juta Penumpang
Indonesia
166,15 Juta Orang Gunakan Layanan Urban Listrik KAI Group, Pangkas Emisi Karbon dengan Transportasi Ramah Lingkungan
Layanan urban berbasis listrik KAI Group menjadi bagian penting dari mobilitas perkotaan modern.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
166,15 Juta Orang Gunakan Layanan Urban Listrik KAI Group, Pangkas Emisi Karbon dengan Transportasi Ramah Lingkungan
Indonesia
KAI Susun Strategi Net Zero Emission, Targetkan Emisi Nol Bersih pada 2060
PT KAI menyusun strategi Net Zero Emission untuk mendukung target NZE Indonesia 2060. Fokus utama meliputi elektrifikasi jalur rel hingga penghijauan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
KAI Susun Strategi Net Zero Emission, Targetkan Emisi Nol Bersih pada 2060
Fun
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Kereta Panoramic mencatat lonjakan pelanggan lebih dari 62 persen berkat panorama alam jalur selatan Jawa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Indonesia
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
KAI mencatat pengangkutan lebih dari 1 juta ton BBM hingga Mei 2026. Peran kereta api dalam distribusi energi dinilai semakin penting untuk menjaga kelancaran pasokan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
Indonesia
92 Lokasi Operasional PT KAI Sudah Sudah Pakai Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Saat ini, panel surya yang terpasang di berbagai stasiun, balai yasa, depo, dan fasilitas operasional lainnya telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari perusahaan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
92 Lokasi Operasional PT KAI Sudah Sudah Pakai Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Indonesia
KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
PT KAI mencatat angkutan batu bara mencapai 21,56 juta ton selama Januari-Mei 2026. Pada Mei saja, volume distribusi menembus 4,93 juta ton.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
Indonesia
DPR Dukung Rel Kereta Banda Aceh-Bandar Lampung, Minta KAI Jangan Abaikan Jalur Lama
DPR mendukung pembangunan jalur kereta api Banda Aceh-Bandar Lampung. KAI pun diminta tak mengabaikan jalur lama.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
DPR Dukung Rel Kereta Banda Aceh-Bandar Lampung, Minta KAI Jangan Abaikan Jalur Lama
Indonesia
Asik Nih! PT KAI Berikan Diskon 30 Persen Kereta Api Ekonomi Komersial
Masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut dengan merencanakan perjalanan lebih awal sehingga memperoleh pilihan jadwal dan tujuan yang sesuai kebutuhan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Asik Nih! PT KAI Berikan Diskon 30 Persen Kereta Api Ekonomi Komersial
Indonesia
116 Perlintasan Kereta Berisiko Tinggi Sudah Ditutup, Sisa Tinggal 56 Titik Lagi
PT KAI menutup 116 dari 172 perlintasan sebidang berisiko tinggi. Data menunjukkan 1.074 kecelakaan terjadi sejak 2023, mayoritas di perlintasan tidak terjaga.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
116 Perlintasan Kereta Berisiko Tinggi Sudah Ditutup, Sisa Tinggal 56 Titik Lagi
Bagikan