Seni

'Star Wars: The Mandalorian' Musim Ketiga Gandeng Seniman Tanah Air

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 16 Maret 2023
'Star Wars: The Mandalorian' Musim Ketiga Gandeng Seniman Tanah Air

Karya seni dari Gunkbudi. (Foto: Disney Indonesia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MUSIM ketigal serial Star Wars: The Mandalorian telah tayang eksklusif di Disney+ Hotstar sejak 1 Maret 2023. Untuk memeriahkan perilisan musim terbaru ini, Disney+ Hotstar berkolaborasi dengan berbagai seniman di seluruh dunia, termasuk Indonesia, dengan membuat karya seni yang terinspirasi dari serial ini.

Kolaborasi ini melibatkan sembilan seniman dari sembilan kota di Indonesia. Tiap seniman membuat karya seni yang merepresentasikan keberagaman Indonesia melalui inspirasi dari helm The Mandalorian. Para penggemar dapat melihat karya-karya ini secara langsung di Central Market PIK sampai tanggal 22 Maret 2023.

Berikut hasil karyanya, mengutip dalam siaran pers yang diterima Merahputih.com, Rabu (15/3).

Baca juga:

Antologi Star Wars: Visions dapat Adaptasi Manga

'Star Wars: The Mandalorian' Musim Ketiga Gandeng Seniman Tanah Air
Karya Tommy Chandra terinspirasi dari ciri khas kota Pekanbaru. (Foto: Disney Indonesia)


1. Gunkbudi (Banjarmasin)

Seniman asal Banjarmasin ini terinspirasi dari petualangan Din Djarin dan Grogu. Gunkbudi pun membayangkan bagaimana jadinya kalau kedua karakter ikonik tersebut mendapatkan misi ke pulau Borneo dan harus berhadapan dengan kejutan atau misteri yang ada di hutan Borneo.

Menjadi tantangan tersendiri baginya untuk menyatukan petualangan Mando dan Grogu yang sudah memiliki ciri khas tersendiri, baik dari segi cerita, fashion/armor, dan The Force, dengan situasi yang ada di hutan belantara Borneo.

2. Prasajadi (Bekasi)

Ilustrator dari Bekasi ini menciptakan ilustrasi digital yang terinspirasi dari budaya urban Bekasi dan meletakkan elemen logo kotanya ke dalam helm The Mandalorian.

Prasajadi mengaku merasa tertantang ketika harus memasukkan ornamen lansekap kota di antara gambar Grogu yang memainkan permainan populer di Indonesia saat ini, yaitu lato-lato.

3. Monez (Bali)

Seniman dari Bali ini terinspirasi oleh elemen-elemen yang sering ditemukan di tempat asalnya seperti topeng, naga, dan bunga-bunga tropis. Menurutnya, yang menjembatani Bali dengan The Mandalorian adalah topeng.

Dalam budaya Bali, topeng digunakan dalam tarian-tarian tradisional, menggambarkan identitas karakter dalam sebuah pertunjukan. Sedangkan dalam Star Wars: The Mandalorian pun, topeng juga menjadi elemen penting, yaitu identitas dari para Mandalorian, bangsa petarung.

Baca juga:

Karakter Utama dalam 'Star Wars The Rise of Skywalker'

'Star Wars: The Mandalorian' Musim Ketiga Gandeng Seniman Tanah Air
Satriokk membuat karya seni yang terinspirasi dari pengalaman masa kecil. (Foto: Disney Indonesia)

4. Tommy Chandra (Pekanbaru)

Tommy Chandra turut berpartisipasi dengan membuat karya seni yang terinspirasi dari ciri khas kota Pekanbaru seperti Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri, kantor Gubernur Riau, gedung Perpustakaan Soeman HS, dan tugu Zapin, sebagai latar belakang.

Ada juga beberapa motif melayu Riau seperti Kuntum Bersanding dan Pucuk Bersusun sebagai hiasan di helm The Mandalorian. Seniman asal Pekanbaru ini mengaku bangga dapat bergabung dalam kolaborasi ini. Melalui ini, dia dapat memperkenalkan seniman serta budaya lokal Indonesia kepada dunia.

5. Satriokk (Medan)

Seniman asal Medan ini terinspirasi oleh pengalaman masa kecil, kegiatan kesehariannya, serta hal-hal unik yang ada di Sumatera Utara.

Satriokk pun merasa tertantang ketika harus menyatukan genre fiksi Star Wars: The Mandalorian dengan kehidupannya di Medan. Hingga akhirnya dapat membuat keseluruhan ilustrasi yang menakjubkan. (and)

Baca juga:

'Star Wars Battlefront 2' Gratis di Epic Games Store

#Star Wars #Seniman #Seni Rupa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Dari SPOT hingga SCOPE, Art Jakarta 2026 Buka Ruang Kolaborasi Pelaku Seni
Art Jakarta 2026 tetap membawa fokus pada perkembangan seni rupa kontemporer, khususnya dari Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Dari SPOT hingga SCOPE, Art Jakarta 2026 Buka Ruang Kolaborasi Pelaku Seni
Fun
Seniman Swedia Tyra Kleen dan Perjalanannya Melihat Jawa-Bali dari Seabad Silam
Kleen ialah seniman yang memfokuskan pada objek, warna, bentuk, atau figur sebagai cara mengekspresikan pesan kebatinan serta emosi yang dia rasakan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Seniman Swedia Tyra Kleen dan Perjalanannya Melihat Jawa-Bali dari Seabad Silam
Fashion
Hedgren dan Varsam Kurnia Hadirkan 'The Wayfarer', Tafsir Baru tentang Gaya dan Mobilitas
Hedgren berkolaborasi dengan seniman Indonesia Varsam Kurnia lewat “The Wayfarer”, yang mengangkat perjalanan, gaya personal, dan mobilitas generasi muda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Hedgren dan Varsam Kurnia Hadirkan 'The Wayfarer', Tafsir Baru tentang Gaya dan Mobilitas
Lifestyle
Menatap Jawa-Bali di Awal Abad ke-20 dari Mata Seniman Swedia Tyra Kleen lewat 'A Journey Through Java and Bali 1919–1921'
Daniel bercerita Tyra ialah perempuan pemberani dan punya visi. Seorang petualang yang mendokumentasikan perjalanannya dengan banyak medium.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Menatap Jawa-Bali di Awal Abad ke-20 dari Mata Seniman Swedia Tyra Kleen lewat 'A Journey Through Java and Bali 1919–1921'
ShowBiz
Seniman Samarinda Theo Nugraha Kolaborasi dengan Eks Drummer Sepultura di 'Prosthetic Reality'
Seniman bunyi asal Samarinda, Theo Nugraha, terlibat dalam album 'Prosthetic Reality' bersama Iggor Cavalera dan sejumlah nama musik ekstrem dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Seniman Samarinda Theo Nugraha Kolaborasi dengan Eks Drummer Sepultura di 'Prosthetic Reality'
Fun
TERASI 2026 Perluas Ruang Seni Inklusif, Gandeng Seniman Disabilitas dan Penyintas Kanker
TERASI 2026 digelar 13-17 Agustus di Jakarta dengan melibatkan seniman disabilitas, penyintas kanker, dan 60 ilustrator lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 15 Agustus 2026
TERASI 2026 Perluas Ruang Seni Inklusif, Gandeng Seniman Disabilitas dan Penyintas Kanker
ShowBiz
Sunyiruri dan Figura Renata Rilis EP 'Menyanyikan Usman Arrumy', Satukan Musik dan Sastra
Sunyiruri dan Figura Renata resmi merilis EP kolaboratif 'Menyanyikan Usman Arrumy'. Menginterpretasikan puisi-puisi Usman Arrumy di lima lagu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Sunyiruri dan Figura Renata Rilis EP 'Menyanyikan Usman Arrumy', Satukan Musik dan Sastra
ShowBiz
'The Mandalorian and Grogu' Catat Pendapatan Awal Rp 1,5 Triliun, Franchise Star Wars kembali Bersinar di Box Office
Film terbaru Star Wars, The Mandalorian and Grogu, sukses di box office meraih pendapatan global Rp 1,5 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
'The Mandalorian and Grogu' Catat Pendapatan Awal Rp 1,5 Triliun, Franchise Star Wars kembali Bersinar di Box Office
ShowBiz
Lebih dari Sekadar Spin-off Star Wars, 'The Mandalorian & Grogu' Bawa Kisah Emosional Ayah dan Anak
The Mandalorian & Grogu hadir sebagai lanjutan kisah Star Wars dengan fokus emosional pada hubungan Din Djarin dan Grogu. Simak 3 fakta menarik film ini.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 18 Mei 2026
Lebih dari Sekadar Spin-off Star Wars, 'The Mandalorian & Grogu' Bawa Kisah Emosional Ayah dan Anak
ShowBiz
Anti-Hero Star Wars Maul Punya Universe Baru dalam 'Star Wars: Maul- Shadow Lord' Tayang di Disney+
Kisahnya akan lebih kelam karena isinya tentang ambisi, pengkhianatan, dan dendam yang belum usai.
Dwi Astarini - Minggu, 05 April 2026
Anti-Hero Star Wars Maul Punya Universe Baru dalam 'Star Wars: Maul- Shadow Lord' Tayang di Disney+
Bagikan