Stabilkan Rupiah, Tugas Berat Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 24 Mei 2018
Stabilkan Rupiah, Tugas Berat Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (kanan) mengucapkan sumpah jabatan saat pelantikannya di Mahkamah Agung, Jakarta, Kamis (24/5). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perry Warjiyo resmi menjadi Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2018–2023 setelah mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Ketua Mahkamah Agung, Prof. Dr. H. M. Hatta Ali, S.H., M.H. pada Kamis (24/5).

Setelah dilantik jadi orang nomor satu di Bank Indonesia, tugas berat sudah menanti suksesor Agus Martowardojo ini yakni menstabilkan nilai tukar rupiah yang melewati Rp 14.000 per US$.

"PSI mengucapkan selamat. Tugas berat pertama beliau, stabilkan rupiah,” kata Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bidang Ekonomi, Industri, dan Bisnis Rizal Calvary Marimbo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, hari ini.

Perry Warjiyo resmi menjabat Gubernur Bank Indonesia periode 2018-2023 menggantikan Agus Martowardojo yang telah selesai masa tugasnya. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Rizal mengatakan, yang terpenting rupiah mengalami stabilisasi guna memberi kepastian bagi dunia usaha. Ia melanjutkan bahwa tugas ini memang berat bagi Gubernur BI yang baru sebab tidak mudah menjinakan amukan dolar saat ini.

"Yang kenah dampak ‘amukan’ dolar ini kan tak hanya rupiah, mata uang lain juga kenah dampaknya. Ini tren global. Kita melawan tren seberapa kuat kita. Kedua, dolar pulang kampong sebab ada perbaikan secara struktural dan fundamental di perekonomian Amerika Serikat. Jadi bukan hanya faktor kebijakan moneter atau finance sector-nya Amerika tapi juga ada perbaikan real sector-nya. Fundamental sekali jadinya," ucap Rizal.

Sementara itu, PSI mengapresiasi kinerja mantan Gubernur BI Agus Martowardojo. PSI menilai Agus mampu mengendalikan inflasi setiap kali merespon kebijakan pemerintah.

"Beliau sukses mengendalikan inflasi untuk dua Presiden," imbuh Rizal.

Sebagaimana diketahui Agus menjabat sebagai Gubernur BI untuk Presiden SBY dan Joko Widodo (Jokowi). Kedua pernah menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Pada Agustus 2013, inflasi tahunan (year on year) mencapai 8,79 persen sebagai dampak kenaikkan harga BBM bersubsidi menjadi Rp6.500 per liter dari Rp4.500 per liter.

Perry Warjiyo resmi menjabat Gubernur Bank Indonesia periode 2018-2023 menggantikan Agus Martowardojo yang telah selesai masa tugasnya. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Pada 18 November 2014, pemerintahan Jokowi juga menaikkan harga BBM bersubsidi menjadi Rp 8.500 per liter dari sebelumnya Rp6.500 per liter. Kenaikkan itu membuat inflasi Desember 2014 meningkat hingga 8,36 persen (year on year).

Menjawab kenaikkan tersebut, Agus Martowardojo menaikkan tingkat suku bunga acuan (BI Rate) hingga 7,5 persen per November 2013. Pada November 2014, Agus kembali menaikkan suku bunga ke level 7,75 persen. Pada tahun 2015, Agus kembali menaikkan suku bunga acuan BI Rate dan diturunkan hanya sekali yakni pada Februari menjadi 7,5 persen.

Kerja keras Agus mulai terasa pada 2016. Inflasi mulai terkendali sampai saat ini di kisaran 4 persen. Sebab inflasi membaik, BI dengan enteng menurunkan suku bunga acuan hingga empat kali dalam empat bulan berturut-turut menjadi 5,5 persen pada April 2016. (*)

#Gubernur Bank Indonesia #Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo #PSI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Staf PJLP Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan upah yang diterima masih menggunakan perhitungan UMP 2025, meski tahun 2026 sudah berjalan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Indonesia
Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI, Perempuan Pertama Pimpin Bank Indonesia
Destry Damayanti resmi ditetapkan sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2026-2031. Ia menjadi perempuan pertama yang memimpin BI sejak 1953.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI, Perempuan Pertama Pimpin Bank Indonesia
Indonesia
Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI, DPR RI Tetapkan 2 Deputi untuk Periode Baru
DPR RI menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2026-2030. Aida S. Budiman dan Solikin M. Juhro juga ditetapkan sebagai Deputi BI.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI, DPR RI Tetapkan 2 Deputi untuk Periode Baru
Indonesia
BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia untuk Masyarakat Umum, Bisa Dipakai Transaksi QRIS
Bank Indonesia (BI) bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) resmi meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) untuk segmen ritel atau masyarakat umum.
Yusuf Abdillah - Senin, 17 Agustus 2026
BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia untuk Masyarakat Umum, Bisa Dipakai Transaksi QRIS
Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Indonesia
Purbaya Tegaskan Bisa Kerja Bareng Destry Damayanti
Kinerja calon tunggal Gubernur BI Destry Damayanti bagus, apalagi keduanya juga sempat bekerja sama ketika Menkeu Purbaya menjadi Ketua Dewan Komisioner LPS.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
 Purbaya Tegaskan Bisa Kerja Bareng  Destry Damayanti
Indonesia
7 Tahun di BI, Destry Damayanti Dinilai Belum Miliki Terobosan
Pengalaman panjang Destry di dalam BI justru menjadi alasan publik perlu melihat lebih jauh gagasan baru yang ditawarkannya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
7 Tahun di BI, Destry Damayanti Dinilai Belum Miliki Terobosan
Indonesia
Surpres Prabowo Mendarat di DPR, Destry Damayanti Siap Pegang Kendali Bank Indonesia
Pengalaman komprehensif mulai dari akademi, pasar keuangan, perbankan, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), hingga bank sentral menjadi modal utama memimpin BI
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Surpres Prabowo Mendarat di DPR, Destry Damayanti Siap Pegang Kendali Bank Indonesia
Berita
Prabowo Ajukan Destry Damayanti sebagai Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR
Presiden Prabowo mengajukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI ke DPR. Ini profil dan proses penetapan Gubernur BI definitif.
ImanK - Senin, 10 Agustus 2026
Prabowo Ajukan Destry Damayanti sebagai Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR
Indonesia
Pemerintah Belum Putuskan Destry Damayanti Jadi Calon Gubernur BI
Mengenai kemungkinan nama Destry Damayanti yang akan diajukan menjadi Gubernur BI definitif, Prasetyo menegaskan keputusan itu hanya Presiden yang tahu.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
Pemerintah Belum Putuskan Destry Damayanti Jadi Calon Gubernur BI
Bagikan