Sosok Penolong Misterius di Vihara Avalokitesvara Banten

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 03 Januari 2017
 Sosok Penolong Misterius di Vihara Avalokitesvara Banten

Vihara Avalokitesvara, Serang, Banten (MP/Sucitra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Tradisi - Vihara Avalokitesvara yang terletak di Kecamatan Kasemen, wilayah Banten Lama kota Serang, berkaitan dengan Syarif Hidayatullah atau yang lebih dikenal dengan nama Sunan Gunung Jati yang memiliki istri keturunan kaisar Tiongkok bernama Putri Ong Tien.

Melihat banyak pengikut putri yang masih memegang teguh keyakinannya, Sunan Gunung Jati membangun vihara pada tahun 1542 di wilayah Banten, tepatnya di Desa Dermayon dekat dengan Masjid Agung Banten. Namun, pada tahun 1774 vihara dipindahkan ke Kawasan Pamarican hingga sekarang.

Gerbang dengan atap berhiaskan dua naga memperebutkan mustika sang penerang (matahari) menyambut pengunjung di pintu masuk sebelum pengunjung masuk lebih ke dalam vihara yang memiliki nama lain kelenteng Tri Darma ini.

Sebutannya adalah Klenteng Tri Darma karena vihara ini melayani tiga kepercayaan umat sekaligus. Yaitu Kong Hu Cu, Taoisme, dan Budha. Walaupun diperuntukan bagi 3 umat kepercayaan namun bagi wisatawan yang beragama lain sangat diperbolehkan untuk berkunjung dan melihat bangunan yang saat ini termasuk dalam cagar budaya di Provinsi Banten ini.

Vihara Avalokitesvara, Serang
Vihara Avalokitesvara, Serang, Banten (MP/Sucitra)

Ada cerita menarik terkait keberadaan sosok misterius disekitar Vihara tersebut, yaitu sosok berupa manusia berpakaian pangsi dan caping layaknya petani, bermata sipit, berkumis dan berjenggot panjang.

Salah seorang warga keturunan Tionghoa yang lahir dan besar di kota Serang yang bernama Muhammad Iwan Subakti mengatakan, meski dirinya muslim, ia sering menemani sang ibu sembahyang di vihara tersebut, ibunya pernah bercerita:

Suatu hari, vihara sangat ramai, sehingga mobil-mobil para penganut tiga dharma tersebut memadati area pelataran vihara sampai ke perkampungan sekitar, sang ibu sampai tersesat kesulitan menemukan mobil yang diparkir keluarganya.

Saat ia berputar-putar kesulitan menemukan mobil yang diparkir itu, hadirlah sosok misterius dengan wajah orangtua berwajah teduh khas Tionghoa yang menegur mengantarkannya sampai mobil keluarganya, namun saat naik ke mobil dan menoleh, sosok itu hilang.

Masih menurut M Iwan Subakti, selain ibunya ada seorang laki-laki asal Serang keturunan Tionghoa bernama A Piang, pernah berniat bunuh diri dengan cara menerjunkan diri ke laut di kawasan bekas pelabuhan kesultanan Banten yang terletak dibelakang vihara tersebut.

Empeh Banten
Empe Banten dalam Vihara Avalokitesvara, Serang (MP/Sucitra)

Sebelum berhasil melaksanakan niatnya, A Piang yang berniat bunuh diri karena himpitan ekonomi tersebut dikejutkan sosok misterius yang sama seperti disebutkan ibu dari Iwan Subakti, dilempar sandal dan dimaki-maki dan menyuruhnya pulang.

"Bunuh dirinya nggak jadi,setelahnya ia pergi ke Jakarta," terangnya Selasa (3/1) kepada merahputih.com.

Di Jakarta, A Piang bekerja sebagai pengocok kartu di rumah judi Copa Cabana Ancol, kartu yang dikocoknya selalu menang, sehingga sang boss senang. A Piang dibawa sang boss ke Singapura dan terus memenangkan permainan judi dari kartu yang dikocoknya, sampai akhirya ia diberi kepercayaan untuk mengelola bisnis perjudian sendiri.

Tidak jelas siapa sebenarnya sosok misterius yang menolong itu, namun menurut Iwan, sebagian masyarakat Tionghoa Banten meyakini itu adalah sosok Empeh Banten, Empeh berarti mbah atau kakek yang juga menjadi salah satu sosok yang dipuja di vihara Avalokitesvara.(Ctr)

Ingin tahu hal-hal menarik dari Vihara Avalokitesvara, simak ulasan ini Keajaiban Vihara Avalokitesvara di Banten

#Vihara Avalokitesvara Banten #Vihara #Umat Budha #Banten
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Influenza A di Kabupaten Tangerang Capai 30 Ribu Kasus
Angka itu merupakan temuan sepanjang periode Januari hingga September 2026.


Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kasus Influenza A di Kabupaten Tangerang Capai 30 Ribu Kasus
Berita Foto
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Pantai Pagedongan
Keluarga jurnalis yang hilang kontak melakukan tabur bunga di bibir Pantai Kampung Pagedongan, Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Pantai Pagedongan
Berita Foto
Hari ke-10 Pencarian, Area SAR Jurnalis Hilang Diperluas hingga 8.509 Mil Laut Persegi
Pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Carita, Pandeglang, Banten, Kamis (17/9/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 17 September 2026
Hari ke-10 Pencarian, Area SAR Jurnalis Hilang Diperluas hingga 8.509 Mil Laut Persegi
Berita Foto
DVI Mulai Ambil Sampel DNA Keluarga Jurnalis dan ABK Hilang Kontak di Selat Sunda
Personel DVI mengambil sampel DNA dari keluarga jurnalis yang hilang kontak di Pos Ante Mortem DVI Polda Banten, Carita, Pandeglang, Banten, Senin (14/9/2026).
Didik Setiawan - Senin, 14 September 2026
DVI Mulai Ambil Sampel DNA Keluarga Jurnalis dan ABK Hilang Kontak di Selat Sunda
Berita Foto
Hari Ketujuh Pencarian, Basarnas Perpanjang Operasi SAR Jurnalis dan ABK Hilang hingga Tiga Hari
Menyampaikan hasil pencarian hari ketujuh jurnalis yang hilang di Posko Nasional, Marita Lippo Carita, Pandeglang, Banten, Senin (14/9/2026).
Didik Setiawan - Senin, 14 September 2026
Hari Ketujuh Pencarian, Basarnas Perpanjang Operasi SAR Jurnalis dan ABK Hilang hingga Tiga Hari
Berita Foto
Doa Bersama untuk Keselamatan Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
Sejumlah jurnalis dan warga mengikuti doa bersama untuk keselamatan jurnalis di Masjid Islamic Center Baiturrahmi, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Doa Bersama untuk Keselamatan Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
Berita Foto
Gubernur Banten Andra Soni Pimpin Rakor Pencarian Jurnalis di Anak Krakatau
Gubernur Banten, Andra Soni saat melakukan di Marina Carita, Banten, Kamis (10/8/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 10 September 2026
Gubernur Banten Andra Soni Pimpin Rakor Pencarian Jurnalis di Anak Krakatau
Indonesia
Inspeksi Pesisir Banten, Alat Deteksi Dini Tsunami Tanjung Lesung Masih Rusak
Inspeksi maraton mencakup wilayah Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, hingga Kota Cilegon dengan mengacu pada indikator standar internasional Tsunami Ready.
Wisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Inspeksi Pesisir Banten, Alat Deteksi Dini Tsunami Tanjung Lesung Masih Rusak
Indonesia
5 Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Pencarian Dilanjutkan Rabu (9/9)
Operasi pencarian melibatkan Basarnas Pandeglang, Basarnas Banten, Posal Labuhan, serta jajaran Polsek dan Polres Pandeglang.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
5 Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Pencarian Dilanjutkan Rabu (9/9)
Indonesia
5 Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Tim SAR Lakukan Pencarian
Salah seorang jurnalis, kata Amrad, sempat berkomunikasi dengan jurnalis di Lampung sekitar pukul 14.42 WIB.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
5 Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Tim SAR Lakukan Pencarian
Bagikan