Soal Yerusalem, PBNU: Tindakan Jokowi Sudah Tepat
Sekertaris Jenderal (Sekjen) PBNU Helmi Faishal Zaini di Gedung PBNU lantai 8, Jakarta, Kamis (7/12). (MP/Asropih)
MerahPutih.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menilai langkah Presiden Joko Widodo yang langsung mengecam keras pernyataan Donald Trump merupakan langkah yang tepat.
Pasalnya, langkah tersebut dinilai tepat karena telah menenangkan amarah umat Islam Indonesia atau pengakuan sepihak Trump bahwa Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.
"Pemimpin kita terlah mengambil suatu posisi yang sangat tepat di dalam menyampaikan suasana batin dari masyarakat Indonesia atas sikap dari Presiden Amerika Serikat (Donald Trump)," kata Sekertaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini di Gedung PBNU lantai 8, Jakarta Pusat, Kamis (7/12).
Karena itu, Helmy pun mengucapkan rasa terima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah mengambil keputusan keras terhadap Trump.
"Kita juga ucapkan terima kasih kepada Jokowi karena sudah ambil sikap tegas. Ini menenangkan Indonesia, terutama umat Islam," katanya.
Seperti diketahui, Trump pada Rabu (6/12) tiba-tiba membalikkan kebijakan berpuluh-puluh tahun yang dianut Amerika Serikat dengan mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Trump juga berencana memindahkan kedutaan besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem. (Asp)
Baca berita terkait pernyataan Donald Trump lainnya: PBNU: Sikap Trump Merusak Perdamaian Dunia
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
AS dan Kanada Makin Panas, Trump Ancam Terapkan Tarif 100 Persen
Masuk Dewan Perdamaian Ala Trump, Indonesia Klaim Tak Perlu Bayar Rp 17 Triliun
RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump Taktik Wujudkan Solusi 2 Negara
Keluar dari WHO, Amerika Serikat Wajib Bayar Utang Rp 4,3 Triliun
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Gerbang Rafah Pintu Masuk Gaza dari Mesir Kembali Dibuka 2 Arah
Alarm Kebakaran Berbunyi Saat Trump Berada di World Economic Forum 2026
Indonesia dan Negara Timur Tengah Bakal Tempuh Prosedur Internal Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump
Jerman Ragu Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump, Belum Cocok Sama Formatnya