Soal Manuver Ketua Umum PSI, PDIP: Odong-Odong Jangan Ajari Kita Berlari

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 14 Maret 2019
Soal Manuver Ketua Umum PSI, PDIP: Odong-Odong Jangan Ajari Kita Berlari

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie. (MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu turut mengomentari manuver Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie yang menyerang parpol nasionalis, bahkan yang sama-sama pro-Jokowi.

Anggota Komisi III DPR ini menyindir PSI sebagai odong-odong. "Odong-odong jangan mengajarkan truk juggernaut berlari," kata Masinton saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (14/3).

Politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu. (MP/Ponco Sulaksono)
Politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu. (MP/Ponco Sulaksono)

Masyarakat, kata Masinton, tidak perlu meragukan nasionalisme partai politik lama, termasuk PDI Perjuangan. Ia memastikan, partai besutan Megawati Soekarnoputri itu berkomitmen memperjuangkan pluralisme dan Bhineka Tunggal Ika.

"Kalau untuk keberpihakan secara ideologi dia (PSI) enggak ada apa-apanya. Dalam konteks memperjuangkan nasionalisme, memperjuangkan pluralisme, dan kebhinekaan kita (PDIP) itu sudah diuji waktu dam sejarah," ujar dia.

Bekas aktivis Reformasi 98 ini tak mau mengomentari lebih jauh manuver politik PSI. Sebab, menurut Masinton, PSI saat ini tengah mencari perhatian publik demi meraup suara di pemilihan legislatif (pileg).

"Mengomentari yang odong-odong begini, menurut saya, sih, enggak pas juga, sih. Jadi, ya, namanya juga lagi mencari sensasi lah," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PSI, Grace Natalie melontarkan 'serangan' bertubi-tubi ke parpol nasionalis, bahkan yang sama-sama pro-Jokowi saat berpidato politik di Medan International Convention Center, Senin (11/3).

Kala itu, Grace menyindir partai-partai nasionalis yang tidak melakukan pembelaan terhadap korban persekusi, intoleransi dan meloloskan perda berbau SARA.

"PSI hadir tatkala negeri ini terancam intoleransi akut, uang pajak dicuri secara sistematis, orang tidak menjalankan ibadah dengan tenang. Negeri di mana orang seenaknya bisa menyebarkan fitnah SARA," kata Grace.

"Ke mana kalian hei partai nasionalis saat ibu Melyana divonis 18 bulan penjara. Kenapa hanya Sekjen PSI dan saya sebagai Ketua Partai yang hanya menjenguk beliau di penjara?," jelas Grace. (Pon)

Baca Juga: Bantah Berkhianat, PSI: Pidato Grace Natalie Kritik Sekaligus Pendidikan Politi

#Grace Natalie #Masinton Pasaribu #PSI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Staf PJLP Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan upah yang diterima masih menggunakan perhitungan UMP 2025, meski tahun 2026 sudah berjalan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Ia menyebut ini menjadi hal yang positif bagi kerja-kerja politik di Dapil Jateng 5 khususnya di Solo dan Jawa Tengah
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bagikan