Soal Banjir, Pengamat: Harusnya Anies Salahkan Anak Buahnya, Bukan LRT
Pengamat Tata Kota Nirwono Joga (Foto: Twitter UpaLestari)
MerahPutih.com - Pengamat Tata Kota, Nirwono Joga menyoroti pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang menyebut banjir di Jakarta disebabkan oleh pembangunan kereta Lintas Rel Terpadu (LRT).
Harusnya, menurut Joga, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI melalui Sumber Daya Air (SDA) melakukan pengawasan di proyek pembangunan LRT, apakah saluran air di kawasan itu bermasalah atau tidak. Bukan malah menyalahkan kontraktor LRT.
"Banjir tidak akan terjadi jika pihak pemda DKI melakukan pengawasan ke lapangan terkait ketersediaan saluran airnya," kata Joga saat dikonfirmasi MerahPutih.com, Selasa (9/4).
"Yang harus diperingatkan itu justru internal bawahannya, apakah sudah melaksanakan pengawasan di lapangan apa tidak," sambungnya.
Terkait mengatasi banjir, Kata Joga, Gubernur Anies tak memiliki solusi yang mutakhir. Lantaran hingga kini Anies masih merahasiakan cara untuk menanggulangi banjir di ibu kota.
"Betul sekali (Anies tak punya solusi atasi banjir; Red)," ungkapnya.
Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan banjir yang melanda Jakarta disebabkan oleh pembangunan kereta LRT.
Salah satunya pengerjaan LRT di Pancoran, Jakarta Selatan. Dimana tiang LRT menutupi saluran air di kawasan itu. Ada juga saluran air tertutup oleh lumpur.
"Terlihat adalah volume penampang saluran air sepertiganya sudah tertutup sama lumpur. Padahal di sini nyebrang airnya ke sisi utara. Dari situlah bottle-neck terjadi," ujar Anies di Jakarta, Kamis (4/4) lalu. (Asp)
Baca Juga: Polemik Tarif MRT, Pemprov Siap Dampingi Anies Baswedan Jika Digugat FAKTA
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
11 RT di Jakarta Kebanjiran, Rabu (28/1) Petang
Banjir Jakarta dan Modifikasi Cuaca, Pramono: Ada yang Senang, Ada yang Tidak
BPBD DKI Imbau Warga Pesisir Jakarta Waspada Banjir Rob hingga 3 Februari 2026
Dishub Atur Lalu Lintas Imbas Pengecoran MRT Fase 2 di Kawasan Thamrin
Cincin Donat MRT Jakarta Hubungkan 4 Gedung Sultan di Dukuh Atas Mulai 2026
Jalan Rusak di Jakarta Belum Bisa Diperbaiki, Gubernur: Masalahnya Bukan Biaya
DPRD & Pemprov Jakarta Kompak, Proyek Normalisasi 3 Sungai Jadi Solusi Atasi Banjir
Blunder Andalkan Modifikasi Cuaca Atasi Banjir Jakarta, Akar Masalahnya di Drainase
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
Sungai di Jakarta Hanya Tampung Air Hujan 150 Milimeter Per Hari, Perlu Diperluas