SMRC: Hanya Dia yang Mampu Saingi Jokowi di Pilpres 2019
Peneliti SMRC Jayadi Hanan (kanan) sedang menunjukkan grafik dukungan masyarakat terhadap tokoh nasional dalam Pilpres 2019. (MP/Fadhli)
MerahPutih.com - Survei opini publik nasional yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan bahwa Presiden Joko Widodo masih banyak didukung masyarakat dibandingkan beberapa tokoh nasional lainnya untuk Pilpres 2019 mendatang.
Meski demikian, Peneliti SMRC Jayadi Hanan mengatakan bahwa ada salah seorang tokoh nasional yang patut dipertimbangkan untuk melawan Presiden Jokowi.
"Dukungan untuk Jokowi pada September 2017 sebesar 38,9 persen dan Prabowo Subianto beberapa persen di bawahnya," kata Jayadi di kantor SMRC, Jakarta, Kamis (5/10).
Jayadi menjelaskan, kecenderungan tingkat dukungan publik terhadap Jokowi dalam tiga tahun terakhir kian naik sehingga berimbas pada elektabilitasnya. Menurutnya, belum ada penantang yang cukup berarti selain Prabowo.
Sekadar informasi, survei dilakukan pada 3-10 September 2017 yang melibatkan 1.220 responden.
Mereka dipilih dengan menggunakan metode simple random sampling bagi yang berumur 17 tahun atau sudah menikah, dengan tingkat kepercayaan 95 persen, dengan margin of error sebesar 3,1 persen. (Fdi)
Bagikan
Berita Terkait
Prabowo Kembali ke Jakarta Usai Kunjungan Kerja di Solo, Jokowi Ikut Mengantar HIngga Pangkalan Udara
Penyelidikan Ijazah Palsu Presiden Jokowi Berlanjut, Polda Metro Jaya Klarifikasi Data Sekolah dan Kampus
Paslon Pilkada Rame-Rame Sowan Jokowi, PDIP Solo: Itu Hak Mereka
Momen Presiden Joko Widodo Hadiri Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI
H-1 Pensiun, Mural Infrastruktur Era Jokowi Mejeng di Jalan Slamet Riyadi
Bentuk Korps Tipikor Jelang Lengser, Jokowi Anggap Persoalan Korupsi Masalah Serius
Jokowi Tumpangi Toyota Alphard ‘AD 1 JKW’ saat Pulang ke Solo
Ridwan Kamil Ucapkan Terima Kasih kepada Jokowi yang Sudah 10 Tahun Memimpin
Jelang Pensiun dan Mudik, Spanduk Ucapan Terima Kasih Jokowi Bertebaran di Solo
Jokowi Duga Prabowo sudah ‘Amati’ Menterinya hingga Banyak yang Dipakai Lagi