Paslon Pilkada Rame-Rame Sowan Jokowi, PDIP Solo: Itu Hak Mereka

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 08 November 2024
Paslon Pilkada Rame-Rame Sowan Jokowi, PDIP Solo: Itu Hak Mereka

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo. (Foto: MerahPutih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo buka suara terkait paslon Pilkada 2024 rame-rame sowan di kediaman Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) untuk meminta dukungan dan restu. Salah satu paslon yang meminta dukungan tersebut adalah paslon nomor 02 Pilkada Solo, Respati-Astrid.

Menurut Rudy paslon rame-rame sowan Jokowi adalah hak mereka masing-masing. Ia pun tidak enggan mengomentari jauh terkait itu.

“Kalau itu hak mereka (paslon nomor 2 sowan Jokowi) mau kesana kediaman kemari silahkan. Namun Teguh-Bambang saya minta dekat dengan rakyat saja,” ujar Rudy, Kamis (7/11).

Menurutnya Jokowi adalah mantan Presiden RI ke-7 sehingga wajar jika banyak yang datang ke rumahnya. Ia pun setelah tidak jadi Wali Kota Solo juga banyak warga yang datang ke rumah.

“Pak jokowi mantan Presiden RI ke-7 wajar jika banyak datang sowan. Saya sejak tidak lagi jadi walikota juga yang datang banyak ke rumah saya,” pungkasnya.

Baca juga:

Ketemu Ridwan Kamil, Jokowi Kasih Lampu Hijau Ikut Kampanye Pilkada Jakarta

Diberitakan sebelumnya, Presiden RI ke-7 Jokowi menanggapi banyaknya paslon yang sowan ke rumah jelang pencoblosan Pilkada 2024, menyebut mereka datang dari jauh dan terbuka untuk semuanya jika ingin datang sowan.

“Ada yang dari Sumatera Selatan, dua hari lalu ada yang dari Sumatera Barat. Kemudian ada yang dari Sikka NTT, ada yang dari Papua tiga calon juga. Dan dari Kalimantan Barat. Ya kesini semua saya terima, saya terbuka kok” katanya.

Baca juga:

Sowan ke Jokowi, Cagub Sumsel Herman Deru: Insya Allah Menang

Dia mengatakan hanya menekan pesan masalah basic dalam memimpin daerah setiap paslon. Ia mencontohnya seperti di paslon di Pati menekankan pada perhatian perikanan dan garam.

“Ya saya kan punya data bahwa di daerah ini. Yang perlu diperhatikan misalnya, pertaniannya, perkebunan kopinya. Ada infrastrukturnya yang perlu diperhatikan. Seperti tadi pagi juga dari (paslon) Kabupaten Pati, saya titip urusan perikanan dan garam perlu diberikan dukungan. Saya hanya titip hal-hal yang besic, yang perlu dilakukan sebuah daerah,” katanya. (Ismail/Jawa Tengah)

#Pilkada 2024 #Presiden Joko Widodo #Jokowi #Pilkada Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
PSI bongkar isi obrolan pertemuan makan malam Jokowi dan Prabowo di Kertanegara saat sidang MK perkara ijazah SMA Wapres Gibran
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Jokowi menegaskan pergantian pucuk pimpinan di Polri itu memang sudah saatnya dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Bagikan