Pilpres 2019

SMRC: Efek Pilkada Bikin Jokowi Unggul di Jawa, Kenapa?

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 23 Juni 2018
SMRC: Efek Pilkada Bikin Jokowi Unggul di Jawa, Kenapa?

Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto: Antara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menemukan bahwa Petahana Presiden Joko Widodo unggul perolehan suara di tiga Provinsi Pulau Jawa dibandingkan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto jika Pilpres digelar saat ini.

Direktur Eksekutif SMRC Sirojuddin Abbas mengatakan, jika simulasi dua nama Jokowi Vs Prabowo dihadapkan di Pilpres mendatang maka dipastikan Jokowi lebih banyak mendapat dukungan di tiga Provinsi di Pulau Jawa, yaitu Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah.

"Bila pemilihan presiden diadakan sekarang di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, Jokowi unggul di atas calon-calon lain," kata dia saat merilis hasil surveinya di Kantor SMRC Jalan Cisadane Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (22/6).

Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto
Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan). (Foto: Biro Pers Setpres)

Sirojuddin menjelaskan, di Jawa Barat Jokowi mendapat dukungan 48.3%, Prabowo 37.8%, dan yang belum tahu 14%. Di Jawa Tengah Jokowi sangat dominan dengan dukungan 73.5%, di atas Prabowo yang mendapat dukungan 16.7%, dan yang belum tahu 9.8%.

Lalu, di Jawa Timur Jokowi mendapat dukungan 58.8%, Prabowo 29.6%, sementara yang tidak tahu 14.2%.

Perolehan persentase suara ini, kata Sirojuddin, sangat terkait dengan faktor dukungan massa di Pilkada mendatang. Sebab, elektabilitas Paslon Pilkada di tiga daerah itu cukup berdampak bagi perolehan persentase suara capres mendatang.

"Dukungan kepada calon presiden tampak terkait dengan elektabilitas calon-calon gubernur," terangnya.

Di Jawa Barat, lanjut dia, elektabilitas Jokowi sebagai calon presiden paling kuat pada massa pemilih Hasanuddin-Anton, 75.6%, selanjutnya pada massa pemilih Ridwan Kamil-UU, 51.7%, dan massa pemilih Deddy-Dedi, 51.9%. Sementara pada masaa pemilih Sudrajat-Syaikhu, Jokowi hanya mendapat dukungan 17.8%, di bawah Prabowo 70.8%.

Presiden Jokowi vs Prabowo
Presiden Jokowi dan Prabowo berkuda di Hambalang (Foto Biro Pers Setpres)

"Elektabilitas Hasanuddin-Anton dalam pilgub berdampak sangat positif terhadap peluang Jokowi dalam pilpres. Semakin besar elektabilitas Hasanuddin-Anton semakin besar peluang Jokowi dalam pilpres," katanya.

Sementara elektabilitas Sudrajat-Syaikhu berdampak sangat positif terhadap peluang Prabowo dalam pilpres. Semakin besar dukungan untuk Sudrajat-Syaikhu, semakin besar peluang Prabowo dalam pilpres di Jawa Barat.

Di Jawa Tengah, Jokowi unggul atas Prabowo baik pada massa pemilih Ganjar-Taj Yasin (Jokowi 80.3% vs Prabowo 13%) maupun pada massa pemilih Sudirman-Ida (Jokowi 61.6% vs Prabowo 31.4%).

Sementara di Jawa Timur, Jokowi unggul atas Prabowo baik pada massa pemilih Khofifah- Emil (Jokowi 60.9% vs Prabowo 30.2%) maupun pada massa pemilih Gus Ipul- Puti (Jokowi 62.3% vs Prabowo 27.1%).(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Survei FSI: Pemilih Jokowi 'Hijrah' ke Sudirman-Ida

#Presiden Jokowi #Prabowo Subianto #Hasil Survei #Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Heran Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Bandingkan dengan Cape Verde
Presiden RI, Prabowo Subianto, menyinggung timnas Indonesia gagal ke Piala Dunia 2026. Ia membandingkannya dengan Cape Verde.
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
Prabowo Heran Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Bandingkan dengan Cape Verde
Indonesia
Jejak AI di Makalah Ilmiah Pengusung MBG Nominasi Nobel Perdamaian 2026
Makalah Nobel Peace Prize 2026 yang mengusung Program MBG diduga menggunakan AI. Publik menemukan jejak prompt AI dalam dokumen, sementara pemerintah menginvestigasi pencatutan nama Presiden Prabowo.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Jejak AI di Makalah Ilmiah Pengusung MBG Nominasi Nobel Perdamaian 2026
Indonesia
Kepala Bakom Investigasi Nama Prabowo Dicatut Jadi Penulis Makalah Usung MBG Masuk Nominasi Nobel
Pemerintah Indonesia investigasi dugaan pencatutan nama Presiden Prabowo Subianto dalam makalah Nobel Peace Prize 2026 terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Kepala Bakom Investigasi Nama Prabowo Dicatut Jadi Penulis Makalah Usung MBG Masuk Nominasi Nobel
Indonesia
Bahlil Ungkap Instruksi Prabowo agar Harga BBM Subsidi Ditahan, Non-Subsidi Menyesuaikan Pasar
Bahlil menjelaskan bahwa dinamika pasar energi global menjadi perhatian utama pemerintah
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 Agustus 2026
Bahlil Ungkap Instruksi Prabowo agar Harga BBM Subsidi Ditahan, Non-Subsidi Menyesuaikan Pasar
Indonesia
Dapat Rapor Merah dari SMRC, Istana Tegaskan Prabowo Kerja Bukan Demi Survei
Istana menegaskan kerja Presiden Prabowo Subianto berorientasi pada kepentingan rakyat, bukan survei.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
Dapat Rapor Merah dari SMRC, Istana Tegaskan Prabowo Kerja Bukan Demi Survei
Indonesia
Mensesneg Bilang Prabowo Juga Naikkan Tukin Guru-Nakes 3T Bukan Cuma TNI
Presiden Prabowo Subianto resmi menaikkan tunjangan kinerja bukan hanya untuk TNI dan Kemenhan, tetapi juga guru, dosen, dan tenaga kesehatan di wilayah 3T.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
Mensesneg Bilang Prabowo Juga Naikkan Tukin Guru-Nakes 3T Bukan Cuma TNI
Indonesia
Prabowo Bakal Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Fasad Bersejarah Dikembalikan
Stasiun Semarang Tawang segera direvitalisasi. Presiden RI, Prabowo Subianto, segera meresmikannya.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Prabowo Bakal Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Fasad Bersejarah Dikembalikan
Indonesia
Prabowo Terbitkan Perpres Baru, Tunjangan Kinerja TNI dan ASN Kemhan Naik
Presiden RI, Prabowo Subianto, menaikkan tunjangan kinerja TNI dan ASN Kemhan. Hal itu tertuang dalam Perpres Nomor 42 Tahun 2026.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Prabowo Terbitkan Perpres Baru, Tunjangan Kinerja TNI dan ASN Kemhan Naik
Indonesia
Prabowo Tekankan Lulusan IPDN Harus Dekat dengan Rakyat dan Tolak Korupsi
Presiden RI, Prabowo Subianto, meminta lulusan IPDN untuk dekat dengan rakyat dan menolak korupsi.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
Prabowo Tekankan Lulusan IPDN Harus Dekat dengan Rakyat dan Tolak Korupsi
Indonesia
Sah Diteken Prabowo! Kejagung Punya 7 Kejaksaan Negeri Baru, 2 di Pulau Jawa
Presiden Prabowo Subianto menandatangani Perpres Nomor 40 Tahun 2026 tentang pembentukan tujuh kejaksaan negeri baru, termasuk Pangandaran dan Serang di Pulau Jawa.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
Sah Diteken Prabowo! Kejagung Punya 7 Kejaksaan Negeri Baru, 2  di Pulau Jawa
Bagikan