Hidup Jangan Terlalu 'Cepat', Yuk Terapkan Slow Living

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 16 Juli 2024
Hidup Jangan Terlalu 'Cepat', Yuk Terapkan Slow Living

(Foto: Pexels/Thirdman)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Hidup tetap santai di zaman serba cepat bisa kok. Menerapkan mindset atau pola pikir slow living merupakan jawabannya. Beragam manfaat bisa kamu raih apabila konsisten menerapkan pola hidup tersebut.

Manfaat utama dari slow living ialah membuat pikiran kamu lebih segar dan menjaga kesehatan mental. Selain itu, slow living ternyata juga sangat baik untuk merawat kesehatan kulit.

Laman jurlique.com memaparkan ada beberapa tahapan bisa kamu lakukan untuk memulai slow living, misalnya:

1. Merawat kulit

Inti dari menerapkan slow living ialah kamu harus cinta dengan diri sendiri. Kamu bisa melakukan hal itu dengan cara merawat kulit. Mulailah memakai produk skincare, dan rasakan efeknya pada diri setelah kamu memiliki kulit terawat.

Baca juga:

Wewangian Body Lotion Bantu Jaga Mood Tetap Positif

2. Tetapkan batasan dengan memprioritaskan diri sendiri

Sebelum mengambil tindakan, pikirkan apakah tindakan tersebut bermanfaat bagi kesehatan atau tidak. Mulailah mengatakan tidak pada peristiwa, situasi, dan komitmen yang mungkin memengaruhi momen perawatan diri kamu.

Bukannya menjadi egois, namun bisakan untuk mementingkan diri kamu sebelum fokus terhadap masalah lain nan melibatkan orang selain kamu. Ini semua tentang kamu, yang juga siap menebar kebaikan ke orang lain.

3. Berlatih teknik kesehatan

Melakukan teknik pijat sambil menyelesaikan ritual perawatan kulit atau menciptakan pengalaman seperti spa di rumah membantu menenangkan indra dan membawa kedamaian dalam pikiran kamu. Merangkul kecantikan yang lambat dapat membantu kamu bersiap menghadapi hari yang akan datang atau bersiap untuk tidur nyenyak setelah hari melelahkan.

4. Quote positif

Munculnya perasaan lelah atau stres, dapat ditangani dengan membuat quote positif untuk kamu. Quote positif dapat mengalihkan fokus kembali ke diri sendiri dan hal-hal yang penting bagi seseorang.

Baca juga:

Slow Living Bukan Menyerah dari Kehidupan

Itu bisa berupa sesuatu yang sederhana seperti “Saya kuat” atau “Saya bisa mencapainya”. Ucapkan dengan lantang kepada diri sendiri setiap hari untuk menimbulkan ketenangan dan mengembalikan keseimbangan pikiran. (tka)

#Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Britney Spears mengenang 15 tahun bekerja tanpa henti, masa konservatori, dan keinginannya menjalani hidup dengan lebih bebas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Lifestyle
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Khawatir anak kecanduan atau kena cyberbullying? Simak panduan lengkap dan fitur pengawasan orang tua dari Roblox untuk menjaga kesehatan mental anak saat main gim online.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Fun
Mindfulness Jadi Sorotan Usai Konten Maudy Ayunda, Ini Makna dan Cara Menerapkannya
Konten Maudy Ayunda tentang mindfulness dan berita buruk menuai perdebatan. Lantas, apa sebenarnya arti mindfulness dan bagaimana menerapkannya?
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Mindfulness Jadi Sorotan Usai Konten Maudy Ayunda, Ini Makna dan Cara Menerapkannya
Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
Promosi Film Horor "Aku Harus Mati" Dinilai Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Mental Anak dan Remaja P
Sekitar 10 persen remaja mengalami gangguan kesehatan mental. Pada remaja dengan kerentanan psikologis seperti mereka, baliho film semacam "Aku Harus Mati" bisa memunculkan gagasan yang membahayakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Promosi Film Horor
Indonesia
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Saat ini pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya masih terbatas,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Bagikan