Slovenia Tunda Keputusannya untuk Akui Palestina

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 05 Juni 2024
Slovenia Tunda Keputusannya untuk Akui Palestina

Bendera Palestina. (Foto: Unsplash/Ahmed Abu Hameeda)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai oposisi utama Slovenia mengajukan mosi, yang meminta referendum terkait keputusan untuk mengakui negara Palestina yang merdeka. Hal itu juga bisa menunda pemungutan suara di parlemen terkait.

Pada pekan lalu, pemerintaj mendukung mosi untuk mengakui Palestina. Kemudian, parlemen dijadwalkan akan menyetujuinya pada Selasa. Namun, partai oposisi, Partai Demokratik Slovenia (SDS), mengajukan mosi tersebut sebelum keputusan diambil.

Pemimpin SDS, Janez Jansa mengklaim, bahwa upaya pengakuan itu dianggap bisa merugikan negara dalam jangka panjang dan mengumumkan bahwa mereka meminta referendum.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri, Tanja Fajon menilai, langkah tersebut palsu. Ia juga mengatakan, mereka yang ingin mempertahankan perdamaian juga harus mendukung solusi dua negara.

Baca juga:

Kehlani Tegas Membela Palestina Lewat Video Musik 'Next 2 U'

Koalisi yang berkuasa, yang memiliki suara mayoritas di parlemen, diperkirakan akan menolak usulan referendum tersebut.

Pemerintah Slovenia mengevaluasi pengakuan terhadap Negara Palestina dalam sebuah sidang yang digelar pekan lalu.

Lalu, Perdana Menteri, Robert Golob menyebutkan, mereka memutuskan untuk mengakui Palestina sebagai negara yang merdeka dan berdaulat dalam batas-batas yang ditetapkan pada 1967. Hal itu juga sesuai dengan hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB yang relevan.

Golob juga mengatakan, bahwa mereka akan meneruskan keputusan tersebut ke parlemen dan meminta dukungan dari anggota parlemen. Spanyol, Norwegia dan Irlandia memutuskan untuk secara resmi mengakui Palestina pada 28 Mei. (*)

Baca juga:

Lebih dari 1 Juta Warga Palestina Dipaksa Tinggalkan Rafah

#Palestina #Konflik Palestina #Free Palestina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Pekik 'Free Palestine' Presiden Prabowo Guncang Peringatan 100 Tahun Gontor
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Gontor di Ponorogo dengan menyuarakan kemerdekaan Palestina
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Pekik 'Free Palestine' Presiden Prabowo Guncang Peringatan 100 Tahun Gontor
ShowBiz
Dicoret dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan Rp 17,7 Miliar untuk Bantu Rakyat Palestina
Macklemore berencana mendonasikan 1 juta dolar AS atau sekitar Rp 17,7 miliar kepada enam organisasi yang membantu rakyat Palestina.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Dicoret dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan Rp 17,7 Miliar untuk Bantu Rakyat Palestina
Indonesia
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina menyambut baik resolusi PBB tersebut, mengapresiasi sikap semua negara yang mendukungnya
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
ShowBiz
Macklemore Bela Diri, Tegaskan Seruan ‘Free Palestine’ bukan Serangan ke Orang Yahudi
Ia menyampaikan pesan tersebut ketika memperkenalkan lagu protes Hind's Hall, yang dirilis pada 2024, dan mengkritik operasi militer Israel di Gaza.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
 Macklemore Bela Diri, Tegaskan Seruan ‘Free Palestine’ bukan Serangan ke Orang Yahudi
ShowBiz
Macklemore Dicoret, Semua Artis Pendukung Kompak Tinggalkan Tur Ed Sheeran
Finneas, Lukas Graham, Aaron Rowe, dan Beoga mundur dari Loop Tour Ed Sheeran setelah Macklemore dikeluarkan menyusul pernyataannya soal Palestina.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Macklemore Dicoret, Semua Artis Pendukung Kompak Tinggalkan Tur Ed Sheeran
ShowBiz
Macklemore Dicoret dari Sisa Tur Ed Sheeran di AS, Polemik Dukungan Palestina
Macklemore dicoret dari sisa tur Ed Sheeran di AS setelah sejumlah venue keberatan dengan pernyataan politik dan dukungannya terhadap Palestina.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Macklemore Dicoret dari Sisa Tur Ed Sheeran di AS, Polemik Dukungan Palestina
Dunia
Bantuan Kemanusian ke Gaza Masih Dihambat Israel, 95 Persen Warga Gaza Butuh Bantuan
Sebelas negara Eropa dan Kanada mengumumkan rencana untuk memberlakukan pembatasan nasional terhadap perdagangan barang dengan permukiman Israel yang dinilai ilegal
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Bantuan Kemanusian ke Gaza Masih Dihambat Israel, 95 Persen Warga Gaza Butuh Bantuan
Dunia
Israel Gempur Gaza, 5 Orang Tewas dan Puluhan Terlukan Dalam 24 Jam
Kemungkinan masih ada korban tewas yang tertimbun di bawah reruntuhan rumah yang hancur atau di jalan-jalan yang belum dapat dijangkau tim ambulans dan pertahanan sipil.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Israel Gempur Gaza, 5 Orang Tewas dan Puluhan Terlukan Dalam 24 Jam
Indonesia
Menko Yusril Bantah Warga Palestina yang Dideportasi Ulama Gaza, Buka-bukaan Datangi MUI
Menko Hukum HAM Yusril Ihza Mahendra menegaskan Abdul Karim Raeq Miqdad bukan ulama Palestina atau aktivis Gaza. Ia akan menemui MUI untuk klarifikasi kasus deportasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Menko Yusril Bantah Warga Palestina yang Dideportasi Ulama Gaza, Buka-bukaan Datangi MUI
Indonesia
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
MUI mengkhawatirkan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus berujung penyerahan ke Israel. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
Bagikan