Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Slank Rayakan Usia Ke-40 dengan Album 'JOGED'

Febrian AdiFebrian Adi - Jumat, 29 Desember 2023
Slank Rayakan Usia Ke-40 dengan Album 'JOGED'

Slank pertahankan eksistensi dengan album terbaru. (Foto: Merahputih.com/Albi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

USIA hanya angka, sebab kreativitas tak akan pernah padam. Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-40 Slank resmi merilis album baru bertajuk JOGED. Album studio ke-25 dari Slank ini rencananya tak hanya dirilis dalam format digital saja, namun akan diedarkan dalam bentuk piringan hitam.

Dalam album ini Slank menghadirkan sembilan lagu dengan warna baru yang berbeda dari album-album sebelumnya. Tetap menyertakan empat unsur yang selalu ada di setiap album Slank yaitu cinta, sosial, alam dan youthmovement.

“Album ini juga merupakan hasil kontemplasi Slank di gunung,” tulis Slank secara tertulis dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Jumat (29/12).

Baca juga:

Slank Menggelar Tur untuk Merayakan 25 Tahun Album 'Tujuh'

Slank rayakan 40 tahun dengan album baru. (Foto: Merahputih.com/Albi)

Di urutan pertama terdapat lagu IF U LOVE ME. Lagu ini sudah lebih dulu dirilis dua bulan lalu, tepatnya 28 Oktober 2023 dan mendapat respon sangat positif dari para pendengarnya. Terlebih lagi, video klip IF U LOVE ME menayangkan proses rekaman album JOGED yang dilakukan awal tahun 2023.

Selanjutnya, lagu berbahasa Inggris berjudul I CAN'T SLEEP WITHOUT U. Lagu cinta yang berisi lirik penuh pengharapan untuk keberlangsungan sebuah hubungan. Tak seperti lagu galau pada umumnya, I CAN'T SLEEP WITHOUT U justru memiliki aransemen upbeat yang sangat ceria.

Lagu berikutnya yang akan menjadi jagoan album JOGED berjudul WE ARE TOGETHER BUT NOT TOGETHER. Irama syahdu dengan lirik berbahasa Indonesia yang sangat menusuk hati, diyakini bakal memikat hati siapapun yang mendengarkan single kedua dari album terbaru Slank tersebut.

Ketukan irama yang mendayu dengan lirik berbahasa Inggris, dituangkan dalam lagu CAN U DIE FROM A BROKEN HEART? yang mengisyaratkan makna terdalam pengalaman patah hati. Kritik sosial juga kembali Slank kumandangkan di album JOGED, lewat lagu JOE GET WHAT U WANT. Lagu ini mengisahkan tentang perjuangan seorang pria dari Timur Indonesia bernama Joe, anak daerah yang mempunyai mimpi besar untuk membangun daerahnya setelah menaklukkan Ibu Kota.

Baca juga:

Runutan Salam Tawasul dari Lorjhu dalam Album 'Parenduan'

Refleksi diri atas apa yang telah dilakukan di masa lalu, dilantunkan Slank dalam lagu FACE THE MUSIC. Lagu ini kembali memiliki lirik berbahasa Inggris.

“Lagu ini juga memiliki pesan kuat bagi orang-orang untuk menyadari apa yang kita dapatkan, bergantung pada apa yang telah kita lakukan,” lanjut Slank.

Selanjutnya, adalah lagu ANAK SETAN yang diciptakan secara spontan sewaktu Slank melakukan proses rekaman. Lagu ini berisi luapan emosi bagi anak zaman sekarang yang dirasa kurang menjaga etika dan ketikan di sosial media. Meski begitu, lagu ANAK SETAN juga memuat pesan-pesan untuk menghargai dan menghormati orang yang lebih tua.

Bimbim yang menciptakan semua lagu di album JOGED, kembali melahirkan lagu untuk sang buah hati, berjudul DON'T LET THE CRESCENT MOON SEE U CRYING. Sebuah lagu yang dinyanyikan Bimbim dan diperuntukkan bagi putri sulungnya, Mezzaluna yang telah selesai menimba ilmu dan mulai menjajaki fase baru dalam kehidupannya.

“Lagu terakhir dari album JOGED, berjudul DON'T TELL ANYBODY. Lagu genit dengan aransemen unik yang kembali mengajak para pendengarnya untuk bergoyang dari awal hingga akhir lagu,” pungkas Slank. (far)

Baca juga:

Deretan Musisi Indonesia yang Rilis Album Piringan Hitam di 2023

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
'Gloryland' menawarkan atmosfer yang inspiratif dengan lirik yang menekankan harapan, persatuan, perjuangan, dan tekad untuk meraih kemenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Bagikan