Situasi Papua Tak Lagi Mencekam, Mahfud MD: Bukan Dibuat-buat

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 30 Oktober 2019
Situasi Papua Tak Lagi Mencekam, Mahfud MD: Bukan Dibuat-buat

Mahfud MD bersama Wiranto saat serah terima jabatan di Kantor Menko Polhukam, Jakarta, Rabu (23/10) (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyebutkan secara objektif situasi di Papua akhir-akhir ini sudah lebih kondusif.

"Secara umum kalau anda lihat secara fisik kan bagus akhir-akhir ini, tidak lagi mencekam. Objektifnya, bukan dibuat-buat gitu," ujar Mahfud di Kantornya, Selasa (29/10).

Baca Juga:

Tito Menghadap Mahfud MD Lapor Dampingi Jokowi ke Papua

Apalagi, Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo baru saja melakukan kunjungan ke Papua yang menunjukkan situasi yang telah kondusif.

Bahkan, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu mengatakan Presiden Jokowi beserta Ibu Negara juga menyempatkan berkeliling dan menyaksikan matahari terbenam di Papua.

"Kemarin seperti kita lihat, Presiden dan Ibu Iriana berkunjung ke sana dan sempat bernyanyi dan menari di pinggir pantai. Kalau Gus Dur dulu melihat matahari terbit, Pak Jokowi dan Ibu Iriana melihat matahari terbenam," jelas dia.

Menko Polhukam Mahfud MD sebut Wiranto bukan orang sembarangan
Menko Polhukam Mahfud MD (MP/Ismail)

Diakui Mahfud, perkembangan situasi di Papua memang masih harus diwaspadai, tetapi relatif sudah kondusif sehingga seluruh pihak harus mendorong kenyamanan dan keamanan di seluruh Indonesia.

Selain itu, Mahfud juga sudah bertemu dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang melaporkan situasi dan kondisi di Papua sekarang ini yang sudah lebih kondusif.

"Saya tadi ketemu Mendagri, Pak Tito Karnavian, ya, untuk mencocokkan informasi masalah politik, dan keamanan. Utamanya menyangkut Papua. Nah, situasi di Papua sekarang sudah relatif lebih kondusif," ucap dia.

Baca Juga:

Mahfud MD Jadi Orang Sipil Pertama yang Jabat Menko Polhukam

Para pelaku gerakan kriminal bersenjata (KKB) yang selama ini meresahkan, kata Mahfud, juga sudah dapat diidentifikasi. Sebelumnya, sebagaimana dikutip Antara, Mendagri Tito Karnavian menemui Menko Polhukam Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam.

Tito menyampaikan kedatangannya untuk melaporkan situasi di Papua dari hasil mendampingi Presiden berkunjung ke wilayah itu, sekaligus koordinasi sebagai menteri di bawah Kemenko Polhukam. (*)

#Mahfud MD #Menkopolhukam #Papua
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
SMRC Rilis Survei Opinion Leader 2026, Mahfud MD dan Dedi Mulyadi Jadi Sorotan
SMRC merilis Opinion Leaders Survey September 2026, libatkan 200 akademisi dan jurnalis untuk menilai sejumlah tokoh nasional berdasarkan indikator kepemimpinan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
SMRC Rilis Survei Opinion Leader 2026, Mahfud MD dan Dedi Mulyadi Jadi Sorotan
Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Berita
MK Putus Perkara Ijazah Gibran, Ini 5 Skenario yang Muncul
Putusan MK ijazah Gibran dibacakan 6 Oktober 2026. Mahfud MD dan Zainal Arifin Mochtar membeberkan sejumlah kemungkinan putusan.
ImanK - Selasa, 06 Oktober 2026
MK Putus Perkara Ijazah Gibran, Ini 5 Skenario yang Muncul
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Bagikan