Siti Elina Terobos Istana untuk Temui Jokowi

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 26 Oktober 2022
Siti Elina Terobos Istana untuk Temui Jokowi

Polisi mengamankan perempuan yang menodongkan pistol ke Paspampres yang berjaga di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (25/10/2022). ANTARA/HO

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya mengungkapkan motif Siti Elina yang mencoba menerobos Istana Negara sambil membawa senjata api karena ingin bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi menyebut Siti bermaksud menyampaikan sejumlah hal terkait dasar Negara. Ia ingin bicara ke Jokowi soal kesalahan Indonesia yang memilih Pancasila sebagai ideologi.

Baca Juga

BNPT Dalami Profil dan Motif Perempuan Penerobos Keamanan Istana Negara

"(Siti) ingin menyampaikan bahwa Indonesia ini salah, karena dasarnya bukan Islam, tapi ideologinya Pancasila," kata Kombes Hengki Haryadi dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (26/10).

Hengki melanjutkan, dari hasil pemeriksaan, Siti Elina diketahui sudah tiga kali bolak-balik ke Istana Negara. Namun, pada aksinya kemarin, Siti Elina tertangkap aparat saat mencoba menerobos istana.

"Pada hari kemarin yang bersangkutan memang sudah berjalan saat yang bersangkutan mengambil diam-diam senjata ini," katanya.

Selain itu, polisi juga mengungkap asal usul senjata yang digunakan Siti Elina. Rupanya senjata jenis FN itu dicurinya dari pamannya yang merupakan anggota kepolisian sehari sebelum beraksi.

"Senjata ini baru sehari diambil secara diam-diam dan ini milik pamannya. kemudian dibawa saat akan ke istana," ujar Hengki.

Baca Juga

Perempuan Terobos Istana dan Todong Senjata Api ke Paspampres Bawa Dompet Kosong

Hengki menjelaskan, pistol tersebut diambilnya secara diam-diam dari kantor pamannya yang bertugas di Jakarta Utara. Kemudian, senjata itu dibawanya ke kawasan Istana Merdeka. Namun saat beraksi, pistol yang digunakan Elina itu terpisah dengan tempat penyimpanan peluru.

"Kami masih dalami (senjata api itu) apa berfungsi apa tidak," kata dia.

Densus 88 dan Polda Metro Jaya telah melakukan penggeledahan di rumah Siti Elina. Hasilnya, ditemukan senjata lain dalam penggeledahan itu.

"Kegiatan penggeledahan yang kemudian menemukan ada beberapa senjata lain," kata Kabag Bantuan Operasional Densus 88, Kombes Aswin Siregar.

Senjata lain yang ditemukan yakni airgun dan pistol. Aswin mengatakan semua senjata tersebut saat ini sudah diamankan polisi.

"Ada airgun dan ada senjata tajam yang berbentuk pistol di kediaman yang bersangkutan," katanya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan Siti Elina sebagai tersangka penguasaan senjata api secara ilegal. Ia dijerat menggunakan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang

Siti ditangkap setelah berupaya menerobos Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (25/10). Paspampres meringkusnya karena menodong senjata api dan mencoba masuk ke Istana. (Knu)

Baca Juga

Kabareskrim Nilai Pengamanan di Sekitar Istana Sudah Berjalan Baik

#Presiden Jokowi #Presiden Joko Widodo #Polda Metro Jaya #Densus 88
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Bakal Jerat Dirut Hanania Group Pakai Pasal Berlapis
Skandal investasi bodong berkedok perjalanan ibadah ini menyisakan luka mendalam bagi para korban
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Polisi Bakal Jerat Dirut Hanania Group Pakai Pasal Berlapis
Indonesia
Waspadai 'Letupan Keamanan' Saat Idul Adha, Polda Metro Jaya Terapkan Pengamanan Maksimal
Polda Metro Jaya siagakan 350 personel gabungan untuk pengamanan Salat Idul Adha di Masjid Istiqlal dan lokasi lain.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
Waspadai 'Letupan Keamanan' Saat Idul Adha, Polda Metro Jaya Terapkan Pengamanan Maksimal
Indonesia
Polda Metro Jaya Harus Fokus Tindak Kejahatan Jalanan, Tegas dan Terukur
Kejahatan jalanan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor berdampak langsung terhadap rasa aman masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Polda Metro Jaya Harus Fokus Tindak Kejahatan Jalanan, Tegas dan Terukur
Indonesia
Brimob Polda Metro Jaya Gelar Patroli, 17 Orang Ditangkap karena Terlibat Tawuran hingga Narkoba
Patroli dilakukan secara mobile bersama jajaran Perintis Presisi dan polres setempat.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Brimob Polda Metro Jaya Gelar Patroli, 17 Orang Ditangkap karena Terlibat Tawuran hingga Narkoba
Indonesia
Polda Metro Jaya Bongkar 127 Kasus Kejahatan Jalanan, Kompolnas Minta Tetap Humanis
Polda Metro Jaya berhasil membongkar 127 kasus kejahatan jalanan. Hal itu mendapat apresiasi dari Kompolnas.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Polda Metro Jaya Bongkar 127 Kasus Kejahatan Jalanan, Kompolnas Minta Tetap Humanis
Indonesia
Hasil Interogasi, Polda Metro Jaya Pastikan Model AWS Bukan Korban Begal
Polda Metro Jaya menegaskan model sekaligus selebgram berinisial AWS yang sempat dikabarkan menjadi korban begal di kawasan Jakarta Barat bukanlah korban tindak kriminal.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Hasil Interogasi, Polda Metro Jaya Pastikan Model AWS Bukan Korban Begal
Indonesia
Polisi Cek Hewan Kurban di Wilayah Jakarta, Pastikan Bebas Penyakit dan Aman Dikonsumsi
Pengecekan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan rutin menjelang Idul Adha.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Polisi Cek Hewan Kurban di Wilayah Jakarta, Pastikan Bebas Penyakit dan Aman Dikonsumsi
Indonesia
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Pendekatan terhadap anak yang terpapar persoalan di ruang digital mengedepankan perlindungan, rehabilitasi, dan pendampingan.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Indonesia
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Kadensus 88 AT Polri mengungkap pola baru terorisme digital yang menyasar generasi muda melalui algoritma, komunitas virtual, dan kerentanan psikologis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Indonesia
14.237 Personel Gabungan Disiagakan Kawal Demo Hari Kebangkitan Nasional 2026 di Jakarta
Polda Metro Jaya mengerahkan 14.237 personel gabungan untuk mengamankan aksi demo Hari Kebangkitan Nasional 2026 di sejumlah titik Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 20 Mei 2026
14.237 Personel Gabungan Disiagakan Kawal Demo Hari Kebangkitan Nasional 2026 di Jakarta
Bagikan