Sindikat Pengedar Narkoba Dicokok di Bogor

Widi HatmokoWidi Hatmoko - Jumat, 03 Maret 2017
Sindikat Pengedar Narkoba Dicokok di Bogor

Barang bukti narkoba yang berhasil disita polisi. (MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Tim Pemburu Narkoba (TPN), Sat Narkoba Polresta Bogor, Jawa Barat, berhasil menangkap enam anggota jaringan pengedar narkotika sintesis jenis tembakau gorilla dan daun ganja kering. Mereka ditangkap di tempat yang berbeda.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, terungkapnya sindikan pengedar narkoba ini berawal dari penangkapan terhadap pelaku AY. Dari situlah polisi melakukan pengembangan dan lima pelaku lain, yaitu NP, MGJ, OS, SD dan HJ juga berhasil ditangkap.

"Penangkapan lima pelaku ini merupakan hasil pengembangan dari tersangka AY yang ditangkap sebelumnya," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus Jumat (3/3).

Menurut Yunus, para pelaku ditangkap di tempat yang berbeda. NP diciduk di belakang Cafe Cangkir Jalan Ahmad Adna Wijaya, Bogor Utara, dan MGJ ditangkap di Jalan Sukasari, Bogor Selatan, tepatnya seberang diskotik dan karaoke. Sedangkan OS dan SD diringkus polisi di Hotel Lagoon, Jalan Lodaya 1 Kelurahan Babakan, Bogor Tengah. Sementara HJ di ciduk tim di Kampung Cijujung RT.RW. 03/03 Desa Cijunjung Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor.

Dari tangan para tersangka petugas berhasil mengamankan barang bukti narkoba sintetis tembakau gorilla seberat 75 gram dan daun ganja kering seberat 130 gram.

"Semuanya (tembakau gorilla dan daun ganja kering), sudah dalam paket siap jual," tutur Yusri.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya dan untuk penyelidikan lebih lanjut pata tersangka ditahan di Mapolresta Bogor.

"Pasal yang disangkakan pasal 114 ayat (1) dan pasal 111 ayat (1) UU. RI no. 35 th 2009 tentang narkotika," pungkas Yusri.

Berita ini berdasarkan liputan Mauritz, kontributor atau reporter merahputih.com yang bertugas di wilayah Cirebon, Jawa Barat dan sekitarnya.

#Kasus Narkoba #Kota Bogor #Pengedar Ganja
Bagikan
Ditulis Oleh

Widi Hatmoko

Menjadi “sesuatu” itu tidak pernah ditentukan dari apa yang Kita sandang saat ini, tetapi diputuskan oleh seberapa banyak Kita berbuat untuk diri Kita dan orang-orang di sekitar Kita.

Berita Terkait

Indonesia
Jonathan Frizzy Bebas Bersyarat, Keluar dari Lapas Pemuda Tangerang
Aktor Jonathan Frizzy alias Ijonk resmi bebas bersyarat dan keluar dari Lapas. Ia menjalani sisa hukuman sebagai klien Bapas hingga 8 Maret 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
Jonathan Frizzy Bebas Bersyarat, Keluar dari Lapas Pemuda Tangerang
Indonesia
Polda Metro Jaya Ungkap 7.426 Kasus Narkoba Sepanjang 2025, Hampir 10 Ribu Tersangka Ditangkap
Polda Metro Jaya mencatat 7.426 kasus narkoba sepanjang 2025 dengan 9.894 tersangka. Polisi menyita 3,2 ton narkoba senilai Rp 1,7 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Polda Metro Jaya Ungkap 7.426 Kasus Narkoba Sepanjang 2025, Hampir 10 Ribu Tersangka Ditangkap
Indonesia
Hujan di Wilayah Bogor Sejak Siang Bikin Debit Bendung Katulampa Sempat Naik dan Berada di Level Siaga 3
Masyarakat di bantaran Sungai Ciliwung diminta agar tetap siaga terhadap potensi peningkatan debit
Frengky Aruan - Jumat, 05 Desember 2025
Hujan di Wilayah Bogor Sejak Siang Bikin Debit Bendung Katulampa Sempat Naik dan Berada di Level Siaga 3
Indonesia
BNN Ungkap Peran Dewi Astutik, Bandar Narkoba Lintas Negara yang Rekrut Ratusan WNI
BNN mengungkap peran Paryatin alias Dewi Astutik, bandar narkoba lintas negara yang diduga merekrut ratusan WNI dalam jaringan internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Desember 2025
BNN Ungkap Peran Dewi Astutik, Bandar Narkoba Lintas Negara yang Rekrut Ratusan WNI
Indonesia
Perjalanan Dewi Astutik Gabung Sindikat Narkotika Lintas Benua, Dipengaruhi Bandar Narkoba Asal Nigeria Buron DEA
Perempuan bernama Paryatin ini lantas beralih menjadi bandar sabu lintas negara setelah dipertemukan dengan warga negara (WN) Nigeria berinisial DON.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Desember 2025
Perjalanan Dewi Astutik Gabung Sindikat Narkotika Lintas Benua, Dipengaruhi Bandar Narkoba Asal Nigeria Buron DEA
Indonesia
BNN Ungkap Jejak Kelam Dewi Astutik, Sempat Mengajar Bahasa Mandarin sebelum Jadi Bandar Narkoba Lintas Negara
BNN mengungkap perjalanan Dewi Astutik, mantan guru di Kamboja yang terlibat penyelundupan 2 ton sabu serta jaringan Golden Triangle dan Golden Crescent.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Desember 2025
BNN Ungkap Jejak Kelam Dewi Astutik, Sempat Mengajar Bahasa Mandarin sebelum Jadi Bandar Narkoba Lintas Negara
Indonesia
Kronologi Penangkapan Ratu Narkoba Dewi Astutik, Pergerakan Licin tapi Pelarian Berakhir di Kamboja
Penangkapan itu berawal dari adanya informasi keberadaan Dewi Astutik di Kamboja pada 17 November 2025.
Dwi Astarini - Rabu, 03 Desember 2025
Kronologi Penangkapan Ratu Narkoba Dewi Astutik, Pergerakan Licin tapi Pelarian Berakhir di Kamboja
Indonesia
Operasi Lintas Negara, BNN Ringkus Bandar Narkoba Kelas Internasional di Kamboja
BNN menangkap Dewi Astutik alias Mami, buron internasional penyelundupan 2 ton sabu, dalam operasi lintas negara di Kamboja. Ia bagian jaringan Golden Triangle.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Desember 2025
Operasi Lintas Negara, BNN Ringkus Bandar Narkoba Kelas Internasional di Kamboja
Indonesia
207 Ribu Ekstasi 'Tak Bertuan' Ditemukan di Tol Bakauheni, Polisi Duga Jaringan Narkoba Lintas Provinsi Terlibat
Bareskrim Polri menduga 207.529 butir ekstasi yang ditemukan di Tol Trans Sumatera terkait jaringan narkoba lintas provinsi, dengan nilai Rp 207,5 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 November 2025
207 Ribu Ekstasi 'Tak Bertuan' Ditemukan di Tol Bakauheni, Polisi Duga Jaringan Narkoba Lintas Provinsi Terlibat
Indonesia
BNN Buka-bukaan Soal Ancaman Narkotika di Lingkungan Kampus, Mahasiswa Diminta Waspada
Mahasiswa diharap dapat menjadi agen pencegahan dan berkontribusi aktif dalam mewujudkan visi Indonesia Emas yang bersih dari narkoba
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 November 2025
BNN Buka-bukaan Soal Ancaman Narkotika di Lingkungan Kampus, Mahasiswa Diminta Waspada
Bagikan