Sidang Promosi Doktor, Hasto Kristiyanto Beberkan 7 Prinsip Kepemimpinan Megawati

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 18 Oktober 2024
Sidang Promosi Doktor, Hasto Kristiyanto Beberkan 7 Prinsip Kepemimpinan Megawati

Hasto Kristiyanto Beberkan 7 prinsip kepemimpinan Megawati.(foto: Merahputih.com/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MAHASISWA Pascasarjana Universitas Indonesia (UI) Hasto Kristiyanto mengupas tuntas tujug prinsip kepemimpinan dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. Dalam disertasi Hasto di Bab V dengan subjudul Kemimpinan Strategis Politik Megawati Soekarnoputri: Body Of Knowledge Dan Parameternya, ia memaparkan tujuh prinsip pemikiran Megawati.
?
Megawati hadir secara langsung dalam sidang terbuka promosi doktor Hasto dengan didampingi putranya yang juga Ketua DPP PDIP M Prananda Prabowo. "Berikut ialah body of knowledge Megawati yang mencakup epistemologi latar ideologi politik hingga koridor dan program kepemimpinan strategisnya," kata Hasto di awal paparan.
?
Menurutnya, epistemologi pemikiran Megawati hadir sebagai sintesa pemikiran Soekarno yang dimatangkan melalui perlawanannya terhadap Orde Baru. Hal itu juga dilakukan dengan ideologi Pancasila melalui Jalan Trisakti dan dengan landasan teknokratik, pola pembangunan nasional semesta dan berencana.
?

Hasto kemudian menyampaikan, melalui tahap critical discourse analysis, dapat dikonstruksikan tujuh prinsip kepemimpinan Megawati. "Megawati seven principle leadership berupa critical (Denk Method), visioner, direction biopolitic, core values, commitment dan alignment sebagaimana terdapat dalam slide tersebut," ujarnya.

Baca juga:

Sidang Promosi Doktor, Hasto Singgung Abuse Of Power yang Terjadi di Pilpres 2024


?
Dalam slide yang dipaparkan Hasto saat sidang, dituliskan bahwa tujuh prinsip kepemimpinan Megawati itu dikontruksi peneliti. Hasto menyampaikan tujuh prinsip kepemimpinan Megawati ini dapat dilihat nyata.
?
"Ketujuh aspek kepemimpinan tersebut dapat dilihat aplikasinya di PDI Perjuangan dan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," pungkasnya.(pon)

Baca juga:

Megawati Hadiri Sidang Promosi Doktor Hasto di UI

#Hasto Kristiyanto #Megawati Soekarnoputri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Gagasan Public Pulse 28 sejatinya telah dirintis sejak 2024 sebagai ruang dialektika berkala.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
PDIP Menyeru ke NU untuk Tetap Jadi Penjaga Moral Bangsa, Bebas dari Kooptasi Kekuasaan
NU telah ikut membentuk DNA Indonesia bersama PNI, Muhammadiyah, dan seluruh komponen bangsa lainnya. 

Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
PDIP Menyeru ke NU untuk Tetap Jadi Penjaga Moral Bangsa, Bebas dari Kooptasi Kekuasaan
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Indonesia
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Selain menyoroti kinerja aparat, Megawati juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya fenomena buzzer di media sosial yang didominasi oleh anak muda.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Indonesia
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Lokasi Jalan Soekarno itu sangat terkenal di Rabat, lokasinya dekat dengan gedung parlemen.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Bagikan