Siasati Resesi, Strategi Pengembangan Pasar Wisatawan Mancanegara Berubah

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 11 Januari 2023
Siasati Resesi, Strategi Pengembangan Pasar Wisatawan Mancanegara Berubah

Pasar wisatawan nusantara juga akan jadi penopang utama. (Foto: Pexels/Asad Photo Maldives)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PARA ekonom dunia memprediksi dunia akan dihantam resesi memasuki 2023. Prediksi ini mendorong perubahan ancang-ancang sejumlah negara dalam pengembangan wisatanya. Tak terkecuali Indonesia.

Melalui Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, pemerintah mengatakan akan menyesuaikan strategi pengembangan pasar wisatawan mancanegara (wisman). Sebab, ada ancaman resesi ekonomi dunia tahun ini.

Sandiaga memetakan tiga lokomotif ekonomi dunia yang akan menghadapi resesi sehingga ekonominya melambat, yakni Amerika, Tiongkok, dan negara-negara Eropa.

"Tentunya ini akan berdampak terhadap pengeluaran masyarakatnya terutama di sektor pariwisata. Oleh karena itu kami langsung melakukan penyesuaian dari segi fokus untuk pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya wisatawan mancanegara," kata Sandiaga dalam keterangan resminya, seperti dikutip Antara (9/1).

Penyesuaian fokus akan diarahkan kepada negara-negara yang menjadi pasar besar. Ukurannya jumlah kunjungan wisatawannya ke Indonesia yang meningkat. Antara lain India, Australia, dan Selandia Baru. Sandiaga menyebut wisatawan Malaysia dan Singapura yang ke Indonesia pun jumlahnya terus naik.

Baca juga:

Destinasi Eco Cultural Nara Kupu Jogja Siap Tampung Wisatawan Dalam dan Luar Negeri

pasar wisatawan
Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia periode Januari hingga November 2022 mencapai 4,58 juta kunjungan (Foto: Pexels/Tirachard Kumtanom)

Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia periode Januari hingga November 2022 mencapai 4,58 juta kunjungan, naik 228,30 persen daripada jumlah kunjungan pada periode yang sama tahun 2021.

Dari jumlah tersebut, wisatawan terbanyak berkebangsaan Malaysia. Setidaknya mereka mencatat ada 876.475 kunjungan wisman Malaysia. Berikutnya secara berurut adalah Timor Leste 628.471 kunjungan, Australia 552.216 kunjungan, Singapura 486.295 kunjungan, serta India 218.417 kunjungan.

Sementara untuk pertumbuhan wisatawan mancanegara tertinggi sepanjang kurun waktu tersebut adalah Australia sebesar 20.952,84 persen, diikuti Selandia Baru 9,197,80 persen, India 3.869,77 persen, Jerman 3.678,59 persen, dan Prancis 3,636,46 persen.

Baca juga:

Pulau Jeju Tarik 13,59 Juta Wisatawan Domestik Tahun Ini

pasar wisatawan
Tahun ini target jumlah kunjungan wisman berkisar 3,5 juta hingga 7,4 juta. (Foto: Pexels/Haley Black)

Sandiaga memaparkan, tahun ini target jumlah kunjungan wisman berkisar 3,5 juta hingga 7,4 juta. Ia pun berharap penyesuaian strategi akan berdampak positif pada target kinerja sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tahun ini.

"Termasuk ada beberapa penerbangan langsung luar negeri dari Qatar dan Dubai yang sudah menyampaikan, termasuk juga kita ingin ada penambahan dari Singapura dan beberapa negara ASEAN," katanya.

Pemerintah terus berupaya menjalin kerja samadengan maskapai penerbangan dan Kementerian Perhubungan. Tujuannya agar pasar yang sangat potensial ini juga, termasuk India, bisa terlayani dengan penerbangan langsung.

"Terutama ke dua destinasi unggulan yaitu Denpasar dan juga Jakarta, nanti mungkin bisa ditambah dengan destinasi lainnya," kata Sandiaga.

Pasar wisatawan nusantara juga akan jadi penopang utama. Menurut Sandiaga, Indonesia masih akan bertumbuh sekitar 5 persen sehingga pemerintah juga fokus mendorong pergerakan wisatawan nusantara mencapai angka target 1,2 miliar sampai 1,4 miliar.

"Bagaimana dengan definisi pergerakan wisatawan nusantara yang bergerak antar kabupaten lebih dari 6 jam ini bisa dipicu dengan beberapa kegiatan-kegiatan seperti event, wisata kuliner, wisata shopping, wisata healing, maupun wisata-wisata di desa-desa wisata sekitar kita," katanya. (dru)

Baca juga:

Kemenparekraf: Kesehatan Jadi Aspek Utama Gaet Kedatangan Wisatawan

#Wisata #Wisatawan Mancanegara (Wisman)
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Travel
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Resorts World Genting melakukan penguatan kehadirannya di pasar Indonesia melalui penandatanganan kerja sama strategis.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Indonesia
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Jumlah penumpang Whoosh WNA mencapai 401.282 orang, naik 60 persen dibandingkan tahun 2024 sebanyak 251.525 penumpang.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
KAI Catat Lonjakan Wisatawan Mancanegara, Kereta Jadi Andalan Turis Asing
Jumlah wisatawan mancanegara yang menggunakan kereta api KAI pada 2025 mencapai 694.123 orang, naik 3,7 persen dibandingkan 2024.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Januari 2026
KAI Catat Lonjakan Wisatawan Mancanegara, Kereta Jadi Andalan Turis Asing
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Bagikan