Siapakah Elise di Balik Mahakarya Beethoven?

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 01 Februari 2023
Siapakah Elise di Balik Mahakarya Beethoven?

Beethoven konon tak pernah memberikan judul Fur Elise. (Unsplash/Lorenzo Spoleti)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENDAYU, mengalun, dan sedikit terasa menyayat hati, lagu Für Elise bisa jadi salah satu komposisi klasik yang paling populer di seluruh dunia. Bayangkan saja lagu tersebut ada dimana-mana mulai dari film, kartun, nada tunggu pada panggilan telepon bahkan mainan anak juga sering memakai lagu ini untuk menjadi bagian darinya.

Judul lagu yang diambil dari bahasa Jerman itu bila diterjemahkan maka artinya akan menjadi Untuk Elise. Komposisi yang diciptakan oleh sang maestro klasik Ludwig van Beethoven ini memang melegenda. Banyak orang kemudian mencoba menguak siapa sebenarnya Elise yang disebut-sebut mengilhami mahakarya ini.

Baca Juga:

Perjalanan 'TULUS Tur Manusia 2023' Dimulai


Ada beberapa nama yang sempat dianggap sebagai Elise yang menginspirasi lahirnya karya ini, sebut saja Therese Malfatti, Elizabeth Röckel dan Juliane Katherine Elisabet Barensfeld. Namun melansir dari The Guardian, seorang pakar yang mendalami kehidupan Beethoven menyatakan bahwa dirinya telah sampai pada kesimpulan kalau tidak pernah ada Elise. Setidaknya tidak ada Elise yang dikenal Beethoven yang menginspirasinya untuk
menciptakan lagu tersebut.

Dalam buku yang akan datang, bertajuk Why Beethoven , Norman Lebrecht menyajikan bukti bahwa Bagatelle No 25 in A minor yang lebih dikenal sebagai Für Elise semata-mata ada karena kesalahan membaca pada manuskrip tahun 1810 yang kini telah hilang.

Lebrecht berpendapat bahwa Babette Bredl, seorang pensiunan guru asal Munich yang memiliki manuskrip tersebut pada tahun 1865, sedang melamun dan memikirkan cucunya sendiri yang bernama Elise, ketika dia membacakan dedikasi tertulis untuk seorang akademisi tamu, Ludwig Nohl. Baik Bredl maupun cucunya tidak pernah bertemu Beethoven, yang telah meninggal puluhan tahun sebelumnya yakni pada tahun 1827.

Baca Juga:

Agnez Mo Menangi 2 Penghargaan WPVR 2022 Year-End Pinnacle Awards

beethoven
Gubahan Beethoven disebut dengan Bagatelle No 25 in A minor. (Unslpash/Benjamin Lehman)

Sementara itu Nohl seorang ahli yang dihormati, sedang mengunjungi Bredl untuk memeriksa beberapa manuskrip yang dimilikinya. Melihat manuskrip Bagatelle No 25 in A minor, karya Beethoven, Nohl sangat antusias dan meminta izin pada Bredl untuk menyalin manuskrip tersebut dan memasukkannya ke dalam volume Beethoven tahun 1867 miliknya.

Bersamaan dengan hal tersebut nama Elise juga ikut tersalin ke dalamnya. Dalam bukunya, Lebrecht menulis tentang daya tarik gubahan yang bertahan lama; “Hampir tidak ada ruang di Bumi yang tidak diserbu. Mulai dari ruang tunggu bandara hingga nada dering telepon. Namun, di era ketika semua informasi seharusnya dapat diambil secara online, melacak Elise yang asli terbukti membuat frustrasi.”

Para ahli juga telah meneliti buku catatan Beethoven yang berkaitan dengan periode penulisannya, mencari penyebutan Elise. Lebrecht menyatakan kalau hanya ada dua orang yang muncul sebelum tahun 1810 yang dicurigai sebagai Elise, tetapi keduanya telah dikesampingkan. (dsh)

Baca Juga:

Ramengvrl Bakal Sepanggung dengan Travis Scott hingga Cardi B

#Musik #Selebritas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Aruma Tuangkan Perjalanan Menerima Diri Lewat EP Baru 'Dan Ternyata Aku Cukup'
Aruma menghadirkan EP Dan Ternyata Aku Cukup berisi lima lagu yang merekam perjalanan emosional, menerima diri, berdamai, dan menemukan rasa cukup.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Aruma Tuangkan Perjalanan Menerima Diri Lewat EP Baru 'Dan Ternyata Aku Cukup'
ShowBiz
Oasis Bikin Heboh Festival Film Venesia, Liam dan Noel Gallagher Dapat Standing Ovation 8 Menit
Liam dan Noel Gallagher mendapat standing ovation selama delapan menit di Festival Film Venesia setelah pemutaran dokumenter Oasis 'Don’t Look Back in Anger'.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Oasis Bikin Heboh Festival Film Venesia, Liam dan Noel Gallagher Dapat Standing Ovation 8 Menit
ShowBiz
Mengulik Makna Lagu 'Tamu Berwajah Itu' Nadin Amizah, Bagian dari Album 'Laika, yang Ditinggalkan'
'Tamu Berwajah Itu' menjadi salah satu lagu Nadin Amizah di album 'Laika, yang Ditinggalkan'. Simak informasi dan daya tarik lagu tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Mengulik Makna Lagu 'Tamu Berwajah Itu' Nadin Amizah, Bagian dari Album 'Laika, yang Ditinggalkan'
ShowBiz
Tiara Andini Bawa 'Tulang dan Nadi' Pulang ke Jember Lewat Video Musik Menyentuh
Tiara Andini menghadirkan music video 'Tulang dan Nadi' di Jember, kota kelahirannya. Lagu ini mengangkat makna cinta dari orang-orang terdekat.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Tiara Andini Bawa 'Tulang dan Nadi' Pulang ke Jember Lewat Video Musik Menyentuh
ShowBiz
Felix Stray Kids Ungkap Sisi Reflektif Lewat Lagu Solo 'Slow It Down', Simak Liriknya
Felix Stray Kids merilis lagu solo terbaru 'Slow It Down'. Lagu ini mengangkat pesan tentang memperlambat langkah dan menemukan keseimbangan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Felix Stray Kids Ungkap Sisi Reflektif Lewat Lagu Solo 'Slow It Down', Simak Liriknya
ShowBiz
Lomba Sihir Siapkan Konser Ujung Dunia, Rayakan Tujuh Tahun Perjalanan Bersama
Lomba Sihir akan menggelar konser tersebut di GBK Basketball Hall, Jakarta, pada 21 November 2026.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Lomba Sihir Siapkan Konser Ujung Dunia, Rayakan Tujuh Tahun Perjalanan Bersama
ShowBiz
Nadin Amizah Bicara tentang Kasih Sayang dalam 'Laika Kau Mudah Dicinta'
Melalui lagu ini, Nadin menghadirkan cerita tentang seseorang yang pada dasarnya tidak menuntut banyak hal dalam hidup.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Nadin Amizah Bicara tentang Kasih Sayang dalam 'Laika Kau Mudah Dicinta'
ShowBiz
'Terbaik' Mike Mohede, Tentang Cinta yang tak Terbalas dengan Ketulusan
Melalui lagu ini, tergambar rasa kecewa, sakit hati, dan kebingungan ketika cinta yang diberikan dengan penuh ketulusan justru berakhir dengan pengkhianatan.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
'Terbaik' Mike Mohede, Tentang Cinta yang tak Terbalas dengan Ketulusan
ShowBiz
Ray Shabir Resmi Debut Lewat Single 'Falling', Bawa Dunia Kepenyairan ke Musik
Ray Shabir resmi debut sebagai singer-songwriter melalui single 'Falling' yang dirilis 7 Agustus 2026, membawa pengalaman kepenulisannya ke musik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
Ray Shabir Resmi Debut Lewat Single 'Falling', Bawa Dunia Kepenyairan ke Musik
ShowBiz
Rony Parulian Buka Dunia Personal lewat Album 'Dunia dan Seisinya', Hadirkan Cerita Cinta hingga Imajinasi
Rony Parulian merilis album kedua, Dunia dan Seisinya, berisi 10 lagu tentang cinta, imajinasi, harapan, dan perjalanan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
Rony Parulian Buka Dunia Personal lewat Album 'Dunia dan Seisinya', Hadirkan Cerita Cinta hingga Imajinasi
Bagikan