Siapa yang Didukung Tommy Soeharto di Pilpres 2019?

Thomas KukuhThomas Kukuh - Senin, 12 Maret 2018
Siapa yang Didukung Tommy Soeharto di Pilpres 2019?

Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto (ketiga kiri) memukul gong saat pembukaan Rapat Pimpinan Nasional III Partai Berkarya di Solo, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Berkarya resmi mengukuhkan Hutomo Mandala Putra atau alias Tommy Soeharto ketua umumnya. Pengukuhan itu dilaksanakan di Solo, Jawa Tengah, Minggu (11/3). Anak putra Presiden ke-2 Soeharto itu pun langsung memasang target tinggi dalam pemilihan legislatif tahun depan. Tak tanggung-tanggung, meski merupakan partai baru, Tommy memasang target Partai Berkarya memperoleh 80 kursi DPR RI.

”Semoga yang kita cita-citakan untuk DPR RI mendapat 80 kursi bisa kita wujudkan. Mandat ini harus kita upayakan sebaik-baiknya,” kata Tommy seperti dilansir antara. Dalam pidatonya, Tommy meminta kepada seluruh pengurus partai merapatkan barisan. Bukan hanya target nasional, Tommy menargetkan, disetip kabupaten/kota, partainya minimal meraih tiga kursi legislatif.

Dalam waktu dekat ini Tommy akan membentuk kepengurusan pusat. Di samping itu, dia juga memberikan mandat kepada seluruh ketua DPW yang dilantik untuk melengkapi kepengurusan di tingkat provinsi. ”Masih ada 67 DPD yang belum terbentuk di daerah. Ditambah lagi di tingkat daerah harus segera menjaring kader-kader untuk menjadi caleg (calon anggota legislatif, Red),” ucapnya.

Saat disinggung tentang pilpres 2019, Tommy mengaku masih pikir-pikir. Ya, Partai Berkarya tidak bisa mengusung calon lantaran merupakan partai baru. Dia lebih memilih untuk berkomunikasi dengan DPW (dewan pimpinan wilayah) untuk memutuskan siapa yang akan didukung.

Yang jelas, kata Tommy, sosok Soehrto masih akan menjadi salah satu identitas partainya. ”Identik dengan Pak Harto adalah hal yang wajar. Saya kira rakyat lebih tahu mana yang enak dan mana yang tidak enak. Nanti biar rakyat yang menentukan siapa yang dapat mengelola bangsa dan negara ini lebih baik,” paparnya. (*)

#Partai Berkarya #Tommy Soeharto
Bagikan
Ditulis Oleh

Thomas Kukuh

Berita Terkait

Indonesia
OSO Pimpin 9 Partai Nonparlemen, Bentuk Sekber Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat untuk Lawan Parliamentary Threshold
Sembilan partai yang telah bergabung adalah Partai Hanura, PBB, Partai Buruh, Perindo, PKN, Prima, PPP, Partai Berkarya, dan Partai Ummat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 25 September 2025
OSO Pimpin 9 Partai Nonparlemen, Bentuk Sekber Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat untuk Lawan Parliamentary Threshold
Indonesia
Belum Laku, Aset Tommy Soeharto Kembali Dilelang Kemenkeu
Nilai lelang aset PT TPN dimulai dengan harga Rp 2,42 triliun. Lalu, nilainya turun menjadi Rp 2,15 triliun pada lelang berikutnya dan kemudian turun kembali menjadi Rp 2,064 triliun pada lelang ketiga.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 25 Januari 2024
Belum Laku, Aset Tommy Soeharto Kembali Dilelang Kemenkeu
Indonesia
KPU RI Bersiap Diri Hadapi Gugatan Partai Berkarya di PN Jakpus
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan akan mempersiapkan diri menghadapi gugatan perdata yang dilayangkan oleh Partai Berkarya ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat (Jakpus).
Mula Akmal - Rabu, 05 April 2023
KPU RI Bersiap Diri Hadapi Gugatan Partai Berkarya di PN Jakpus
Indonesia
Puluhan Kader Partai Berkarya Gabung ke PSI
Salah satu alasan pindahnya kader Partai Berkarya ke PSI lantaran kegagalan menjadi peserta Pemilu 2024 imbas sengketa internal yang tak berujung.
Andika Pratama - Jumat, 03 Maret 2023
Puluhan Kader Partai Berkarya Gabung ke PSI
Bagikan