MerahPutih Nasional- Pameran Alutsista yang diselenggarakan di Monumen Nasional (Monas) memamerkan kendaraan Panser Tarantula, keluaran 2013.
Sebagai kendaran tempur teranyar, tentunya Panser Tarantula memiliki manufer cukup canggih. Dilengkapi dengan tiga pasang ban, Panser ini mempunyai keistimewaan yang bisa bergerak dengan kecepatan 8 kilo meter per jam di dalam air, sedangkan di darat kendaraan amphibi ini bisa mencapai kecepatan hingga 100 kilometer per jam.
Menggunakan sistim CTIS, ban Panser Tarantula memang tembus peluru, tapi walau tertembak rodanya masih bisa berputar dan terus berjalan tanpa kendala.
Menurut Letnan Dua Kavaleri, Diliyanto,SH. YON Kav 9/BU Kodam Jaya, kendaraan ini digunakan di Batalyon Kavaleri 9 Pondok Jagung, Serpong dan Yon Kav 7, panser khusus (sersus). Juga digunakan di Kikavser 3, kikavtai 2, Malang.
Rencananya jika tidak ada hambatan pada 2015 mendatang akan digunakan untuk latihan tempur sebagai kendaraan batalyon panser.
Panser Tarantula hanya bisa menampung tiga orang, pengemudi, penembak dan Danran (komandan kendaraan).
Dilengkapi dengan jenis senjata canon 90 mm, senjata coaxial mag 58 kaliber 7,62 mm buatan Belgia, juga dengan senjata PSU, penangkal serangan udara, SM 2 buatan Pindad kaliber 7,62 kendaraan tempur ini siap memperkokoh Alutsista Tentara Indonesia dalam upaya melindungi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).