SHOW Token Resmi Masuk Indonesia, Bidik Pendanaan Industri Film dan Hiburan Berbasis Blockchain

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 29 Juni 2026
SHOW Token Resmi Masuk Indonesia, Bidik Pendanaan Industri Film dan Hiburan Berbasis Blockchain

SHOW token resmi meluncur di Indonesia. (Foto: Dok. SHOW)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Industri hiburan di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, memasuki babak baru dengan peluncuran resmi SHOW, sebuah ekosistem berbasis blockchain dan kecerdasan buatan (AI) yang diperkenalkan pada 26 Juni 2026.

Melalui peluncuran tersebut, SHOW menyatakan ingin menghadirkan model pendanaan alternatif bagi industri kreatif, termasuk perfilman, sekaligus mengurangi hambatan modal yang selama ini dihadapi kreator lokal.

Mengusung tagline 'Bridging Crypto and Entertainment: Invest Beyond the Screen', platform ini menyasar kalangan muda yang aktif di ruang digital melalui pemanfaatan aset kripto dalam ekosistem hiburan.

SHOW Token menjadi bagian utama dari ekosistem yang dibangun perusahaan. Token tersebut digunakan untuk mendukung aktivitas pada empat pilar layanan, yakni SHOW Movie dengan konsep watch & earn, SHOW AI & Marketplace sebagai ruang produksi konten berbasis AI, serta SHOW KIDS yang berfokus pada pengembangan intellectual property (IP) animasi bertema budaya lokal.

CEO SHOW Token, Akshay Melwani, mengatakan Indonesia memiliki potensi besar dalam menghasilkan karya kreatif, namun masih menghadapi tantangan dalam menjangkau pasar internasional.

Indonesia memiliki kekayaan narasi yang luar biasa, namun sering kali langkah kita terhenti di pasar domestik karena keterbatasan infrastruktur global. Di SHOW, kami tidak menunggu pintu global terbuka untuk kami; kami membangun ekosistem digital baru di mana karya anak bangsa dapat langsung diakses, dimiliki, dan diapresiasi oleh dunia tanpa perantara,

CEO SHOW Token, Akshay Melwani.

Sudah terdaftar di bursa kripto internasional

Sebelum memperluas jangkauan ke Indonesia melalui Mobee, SHOW Token telah diperdagangkan di sejumlah bursa kripto internasional, di antaranya Toobit dan Bitconomy.

Perusahaan juga menyebut tengah mempersiapkan ekspansi likuiditas melalui rencana pencatatan (listing) di sejumlah platform perdagangan aset kripto global lainnya.

Secara teknis, SHOW Token dibangun di atas jaringan Ethereum dengan standar ERC-20. Perusahaan menyebut penggunaan jaringan tersebut mendukung keamanan transaksi, integrasi smart contract, serta efisiensi dalam pengelolaan aset digital.

SHOW Token memiliki total pasokan (total supply) sebanyak 100 juta token.

Baca juga:

Sektor Tokenisasi Aset RWA Meroket Rp 533 Triliun, Solusi Investasi Murah Generasi Baru

SHOW mengungkapkan telah menyiapkan komitmen pendanaan senilai USD 100 juta yang difokuskan untuk mendukung pengembangan industri ekonomi kreatif dan hiburan di Asia Tenggara, dengan Indonesia menjadi salah satu pasar utama.

Menurut perusahaan, pendanaan tersebut akan diarahkan langsung ke berbagai proyek produksi dalam ekosistem hiburan.

SHOW Terlibat dalam produksi film Indonesia

Sebagai bagian dari implementasi ekosistemnya, pada Juni 2026 SHOW Token mulai terlibat sebagai Executive Producer bersama MVP Pictures dalam produksi film horor Cerita Lila, yang disebut berhasil meraih 500 ribu penonton pada pekan pertama penayangannya.

Kolaborasi tersebut dijadwalkan berlanjut melalui film Sihir Tanah Kubur yang direncanakan tayang pada Juli 2026.

Selain itu, perusahaan menargetkan pendanaan bagi lebih dari 30 judul film bergenre horor dan drama sepanjang tahun ini.

Rencana tersebut akan dijalankan bersama sejumlah rumah produksi, termasuk MVP Pictures, A&Z Production, serta beberapa studio lokal dan global lainnya. Beberapa judul yang disebut masuk dalam proyek tersebut antara lain Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati, Taboo, Siti Vampire, dan Sebelum Tiga Puluh.

Baca juga:

Strategi Investasi Kripto Saat Bear Market Agar Tetap Cuan Maksimal

Tawarkan Utilitas bagi Pemegang Token

SHOW juga memperkenalkan sejumlah manfaat yang diklaim dapat diakses pemegang token dalam ekosistemnya.

Utilitas tersebut meliputi skema Decentralized Executive Producing, akses eksklusif ke proses produksi film (behind the scenes), akses ke gala premiere, tiket gratis, reward berbasis intellectual property (IP), hingga pembagian keuntungan melalui mekanisme revenue token yang disebut dapat diperoleh setelah kurun waktu dua bulan.

COO SHOW, Joshua Khubani, mengatakan fokus investasi perusahaan di Asia Tenggara tidak hanya ditujukan untuk pertumbuhan bisnis, tetapi juga pengembangan ekosistem ekonomi kreatif digital.

Target investasi seratus juta dolar kami di Asia Tenggara bukan sekadar tentang angka pertumbuhan, melainkan tentang membangun arsitektur baru bagi ekonomi kreatif digital. Kami memandang Indonesia bukan sebagai pasar konsumtif, melainkan sebagai episentrum talenta yang selama ini kekurangan likuiditas dan sistem distribusi yang efisien. Kami hadir untuk menyelesaikan inefisiensi itu,

COO SHOW, Joshua Khubani.

Melalui peluncuran resmi yang digelar pada 26 Juni 2026, SHOW berharap pemanfaatan teknologi blockchain dan AI dapat mendorong kolaborasi antara pemerintah, asosiasi perfilman, serta komunitas teknologi.

Perusahaan menilai kolaborasi tersebut berpotensi mendukung pengembangan industri film nasional, sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi penulis, sutradara, animator, dan pelaku ekonomi kreatif Indonesia untuk menjangkau pasar internasional. (*)

#Kripto #Film Indonesia #Blockchain
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
Buku best seller 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' karya dr. Andreas Kurniawan akan diadaptasi menjadi film oleh Wregas Bhanuteja.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
ShowBiz
'Aplikasi Iblis' Hadirkan Horor Berbalut Teknologi, Film Debut Garapan Dimas Anggara
Aplikasi Iblis menjadi debut Dimas Anggara sebagai sutradara. Film horor produksi NIH Pictures ini tayang 15 Oktober 2026 dan dibintangi Junior Roberts.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
'Aplikasi Iblis' Hadirkan Horor Berbalut Teknologi, Film Debut Garapan Dimas Anggara
ShowBiz
Kamila Andini Soroti Collective Power Perempuan lewat Film 'Empat Musim Pertiwi'
Kamila Andini menyoroti collective power perempuan lewat film Empat Musim Pertiwi yang tayang di bioskop Indonesia pada 8 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Kamila Andini Soroti Collective Power Perempuan lewat Film 'Empat Musim Pertiwi'
ShowBiz
Sutradara 'Filosofi Teras' Ungkap Relevansi Stoisisme dengan Kehidupan Anak Muda
Sutradara Filosofi Teras Affandi Abdul Rachman mengungkap relevansi Stoisisme dengan kehidupan anak muda, termasuk soal kendali dan overthinking.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Sutradara 'Filosofi Teras' Ungkap Relevansi Stoisisme dengan Kehidupan Anak Muda
Fun
Sinopsis Film 'Memburu Pemangsa', 4 Perempuan Nekat Akhiri Teror Pedofil Pemuja Iblis
Lewati hantu gaib, film Memburu Pemangsa sajikan investigasi jurnalistik berdarah bongkar teror keji predator anak! Intip sinopsis lengkapnya di sini.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Sinopsis Film 'Memburu Pemangsa', 4 Perempuan Nekat Akhiri Teror Pedofil Pemuja Iblis
ShowBiz
Film Horor 'Lingsir Wengi' Angkat Kisah Ghost Hunter, Teror Bermula dari Kamar Terlarang
Film horor Lingsir Wengi mengikuti Putik dan teman-temannya yang menghadapi teror setelah membuka kamar terlarang di sebuah motel tua.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Film Horor 'Lingsir Wengi' Angkat Kisah Ghost Hunter, Teror Bermula dari Kamar Terlarang
ShowBiz
Hungry Ghost Festival, Film Horor Komedi Garapan Imam Darto Tayang 26 November 2026
Hungry Ghost Festival, film horor komedi arahan Imam Darto, tayang di bioskop 26 November 2026 dengan kisah kutukan supernatural.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Hungry Ghost Festival, Film Horor Komedi Garapan Imam Darto Tayang 26 November 2026
ShowBiz
Aurora Ribero Kembali ke Horor, Film Terbarunya 'Kill Kill Bang Bang' Tayang Perdana di Los Angeles
Aurora Ribero kembali ke genre horor lewat film pendek Kill Kill Bang Bang. Film ini dijadwalkan world premiere di Screamfest Horror Film Festival, Los Angeles.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Aurora Ribero Kembali ke Horor, Film Terbarunya 'Kill Kill Bang Bang' Tayang Perdana di Los Angeles
ShowBiz
Hangat tapi Penuh Konflik, 'Desember Jani' Hadirkan Kisah Keluarga lewat Teaser Perdana
Palari Films merilis teaser perdana Desember Jani yang menampilkan kisah keluarga, konflik ibu dan anak, serta hubungan hangat Julia dan Jani.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Hangat tapi Penuh Konflik, 'Desember Jani' Hadirkan Kisah Keluarga lewat Teaser Perdana
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan 15 Film Menuju Nominasi, 'Abadi Nan Jaya' hingga 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
FFI 2026 mengumumkan 15 film cerita panjang yang lolos menuju tahap nominasi. Simak daftar lengkapnya dan jadwal malam puncak Piala Citra 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
FFI 2026 Umumkan 15 Film Menuju Nominasi, 'Abadi Nan Jaya' hingga 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
Bagikan