Setelah Tak Menjabat, Djarot akan Tinggal di Rumah Kontrakan
Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat. (ANTARA/Sigid Kurniawan)
MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sudah mulai berkemas meninggalkan rumah dinas dan kantornya di Balai Kota DKI Jakarta jelang berakhirnya masa jabatan. Mantan Wali Kota Blitar itu mencari tempat tinggal di Jakarta.
Seusai salat Jumat hingga malam nanti, ajudan dan pembantu Djarot sudah harus membereskan seluruh berkas dan perabotan di rumah dinas yang terletak di Taman Suropati.
Mantan walikota Blitar itu juga sudah mulai merapikan berkas dan dokumen di Balai Kota dan selanjutnya akan dikemas sekaligus dengan perabotan rumah dinas.
"Saya sudah minta rapikan, kalau dikerjakan di kantor, maaf, gak bisa terus-terusan ya. Karena kadang ada tamu. Foto-foto pribadi juga sudah saya minta rapikan," kata Djarot kepada awak media, di Jakarta, Jumat (13/10).
Rencananya, Djarot beserta keluarganya akan meninggalkan rumah dinas pada Sabtu (14/10) besok. Selanjutnya Djarot dan keluarga akan menempati rumah kontrakan di bilangan Jakarta Selatan.
"Sabtu mungkin pindahan ke rumah kontrakan di daerah Kemang, Jakarta Selatan," ungkap dia.
Pada Senin (16/10) Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno akan dilantik Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara.
Seusai pelantikan, Anies-Sandi akan langsung memberikan pidato politik perdananya di hadapan DPRD DKI Jakarta dan masyarakat di Balai Kota. (Fdi)
Baca juga berita terkait lainnya di: Gubernur Djarot: 5 Tahun Tidak Cukup
Bagikan
Berita Terkait
Pemprov DKI Mulai Bongkar 109 Tiang Monorel Terbengkalai di Rasuna Said
Pramono Anung Resmikan Waduk Batu Licin di Cipayung, Perkuat Pengendalian Banjir
Hadiri Haul ke-85 M.H. Thamrin, Pramono Anung Tegaskan Komitmen Jaga Nilai Perjuangan
PAM Jaya Bangun Gedung Sentra Pelayanan, Gubernur Pramono: Fondasi Layanan Air Jakarta Kian Kuat
Gubernur Pramono Dorong Percepatan MRT Jakarta hingga Kota Tua, Ditargetkan Beroperasi 2029
Pramono Anung Dorong PAM Jaya IPO 2027, Saham Publik Maksimal 30 Persen
Presiden Prabowo Ungkap Dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta, Pramono: kalau sudah Jadi Gubernur enggak Ada Urusan Kepartaian
Monorel Mangkrak Rasuna Said Dibongkar Januari 2026, Pramono: Tanpa Penutupan Jalan
Tawuran Berulang di Manggarai, Pramono Anung: Ada yang Sengaja Memicu
Tanpa Kembang Api, Malam Tahun Baru Jakarta Diisi Doa dan Pesan Kemanusiaan