Sesmenpora Minta JSC Siapkan Diri Jika Indonesia Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 21 Februari 2019
Sesmenpora Minta JSC Siapkan Diri Jika Indonesia Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032

Sesmenpora Gatot S Dewa Broto. foto:putra/kemenpora.go.id

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Indonesia resmi mengajukan sebagai tuan rumah Olimpiade 2032 ke IOC pada 11 Februari 2019. Sesmenpora Gatot S Dewa Broto meminta komplek Jakabaring Sport City (JSC) mempersiapkan diri jika akhirnya Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah event olahraga dunia itu.

Pernyataan tersebut disampaikan Gatot saat menjadi narasumber Dialog Nasional Mengelola Event Olahraga Indonesia dengan tema "Mengangkat Prestasi Lewat Event Olahraga" di Graha Sriwijaya Universitas Sriwijaya, Palembang, Kamis (21/2).

Pada kesempatan itu, Gatot menjelaskan proses terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 1962. Setelah 32 tahun, Indonesia kembali dipercaya sebagai host. Saat ditunjuk, banyak keraguan yang muncul untuk mencapai seperti tahun 1962. Apalagi saat di Asian Games di Incheon, Korea, Indonesia hanya di peringkat 17 dengan 4 medali emas.

Sesmenpora Gatot S Dewa Broto. Foto: MP/Gomez

"Tapi alhmdulilah, berkat doa masyarakat Indonesia kita bisa mendapatkan peringkat ke 4 dengan 31 medali emas. Padahal pemerintah menargetkan 16 emas. Dalam hal ini yang ingin saya sampaikan kepada adik-adik bahwa, kalau punya target harus diukur baik-baik. Kedua, selama samangat itu ada apa yang kita ingin pasti bisa," ucapnya.

Menurutnya, untuk menjadi tuan rumah tidak boleh sembarangan untuk memasukan cabang olahraga. Karena hukum wajibnya cabang olahraga berbasis Olimpiade itu yang boleh dimasukkan.

"Jadi rumusnya adalah cabang olahraga berbasis Olimpiade ada 32. Total cabang olahraga yang di pertandingan ada 40. Sisanya diambil dari cabang olahraga perwilayah seperti Asia Selatan dan Asia Barat. Artinya walaupun kita jadi tuan rumah tapi tetap kita harus kerja keras untuk capai prestasi," jelasnya.

"Sekarang ini pemerintah sangat memanjakan atlet. Coba adik-adik tanyakan atlet. Berapa bonus yang didapat peraih medali emas. Atlet peraih medali emas mendapatkan Rp 1,5 miliar tanpa dipotong pajak. Baru era sekarang ini, bonus diberikan sebelum penutupan Asian Games. Bonus itu langsung masuk ke rekening atletnya masing-masing. Ini dilakukan agar orang tua punya keinginan anaknya jadi atlet," pungkasnya. (*)

#Gatot S Dewa Broto #Olimpiade #Kemenpora
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Olahraga
NOC Indonesia Dorong Dialog dengan Kemenkeu demi Masa Depan Prestasi Atlet Nasional
Ketua NOC Indonesia mendorong dialog dengan Kementerian Keuangan terkait dukungan anggaran olahraga nasional demi persiapan multievent 2026 dan Olimpiade 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
NOC Indonesia Dorong Dialog dengan Kemenkeu demi Masa Depan Prestasi Atlet Nasional
Olahraga
Pertina NTT Desak Kejelasan Legalitas Perbati, Sengketa dengan Menpora Masih Berlanjut
Pertina NTT mengambil langkah dalam sengketa hukum melawan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Soffi Amira - Selasa, 14 April 2026
Pertina NTT Desak Kejelasan Legalitas Perbati, Sengketa dengan Menpora Masih Berlanjut
Fun
Netflix Angkat Tangan, Kisah Heroik Peraih Emas Olimpiade Kerri Strug Batal ke Layar Lebar
Kerri Strug menjadi sorotan dunia saat tetap menyelesaikan lompatan terakhir dengan kondisi cedera pergelangan kaki untuk meraih emas Olimpiade Atlanta 1996.
Wisnu Cipto - Minggu, 12 April 2026
Netflix Angkat Tangan, Kisah Heroik Peraih Emas Olimpiade Kerri Strug Batal ke Layar Lebar
Tekno
Samsung Rilis Galaxy Z Flip 7 Edisi Olimpiade Musim Dingin 2026, Dilengkapi Fitur Khusus Atlet
Samsung Galaxy Z Flip 7 edisi Olimpiade Musim Dingin 2026 resmi diperkenalkan. HP ini memiliki fitur mumpuni untuk atlet.
Soffi Amira - Rabu, 28 Januari 2026
Samsung Rilis Galaxy Z Flip 7 Edisi Olimpiade Musim Dingin 2026, Dilengkapi Fitur Khusus Atlet
Olahraga
Lewat Dukungan Prabowo, NOC Optimistis Pencak Silat Selangkah Lagi Masuk Olimpiade
Sinergi antara pemerintah dan gerakan Olimpiade Indonesia menjadi kekuatan utama dalam diplomasi olahraga NOC
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Lewat Dukungan Prabowo, NOC Optimistis Pencak Silat Selangkah Lagi Masuk Olimpiade
Olahraga
30 Tahun Penantian, Indonesia akan Finis Runner-up di SEA Games 2025 dengan 80 Emas
Indonesia sukses mengamankan 80 emas SEA Games 2025 Thailand. Menpora Erick Thohir menyebut capaian ini sebagai sejarah baru dalam 30 tahun terakhir.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Desember 2025
30 Tahun Penantian, Indonesia akan Finis Runner-up di SEA Games 2025 dengan 80 Emas
Olahraga
Medali Emas Ke-80 Datang dari Kabaddi, Tim Indonesia Capai Target di SEA Games 2025
Indonesia menang tipis 23-22 atas Malaysia sekaligus menghadirkan medali emas ke-80.
Frengky Aruan - Kamis, 18 Desember 2025
Medali Emas Ke-80 Datang dari Kabaddi, Tim Indonesia Capai Target di SEA Games 2025
Olahraga
SEA Games Thailand 2025: Indonesia Tempati Peringkat Kedua, Erick Thohir Soroti Mental Pantang Menyerah Atlet
Indonesia sementara berada di peringkat kedua SEA Games 2025 Thailand dengan 62 emas. Menpora menilai mental pantang menyerah jadi kunci prestasi atlet.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Desember 2025
SEA Games Thailand 2025: Indonesia Tempati Peringkat Kedua, Erick Thohir Soroti Mental Pantang Menyerah Atlet
Olahraga
Prajurit TNI AD Raih Emas di Cabor Menembak SEA Games 2025, Pasang Target Lolos Olimpiade 2028
Prajurit TNI AD, Fany Febriana Wulandari, meraih emas di cabor menembak SEA Games 2025. Ia pun menargetkan lolos ke Olimpiade 2028.
Soffi Amira - Selasa, 16 Desember 2025
Prajurit TNI AD Raih Emas di Cabor Menembak SEA Games 2025, Pasang Target Lolos Olimpiade 2028
Olahraga
Kemenpora Targetkan Timnas Indonesia U-23 Raih Medali Perak di SEA Games 2025, PSSI Ingin Lebih
PSSI tetap meminta Timnas Indonesia U-23 asuhan Indra Sjafri untuk tetap mengejar medali emas SEA Games 2025.
Frengky Aruan - Kamis, 27 November 2025
Kemenpora Targetkan Timnas Indonesia U-23 Raih Medali Perak di SEA Games 2025, PSSI Ingin Lebih
Bagikan