Kesehatan

Serupa Tapi Tak Sama, Ketahui Jenis Madu dan Segala Manfaatnya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 25 Oktober 2019
Serupa Tapi Tak Sama, Ketahui Jenis Madu dan Segala Manfaatnya

Ketahui jenis madu dan manfaatnya. (Foto: Pixabay/PollyDot)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

APAKAH kamu termasuk dari banyak orang yang saat kecil diwajibakan untuk minum satu sendok madu setiap hari? Orangtua zaman dulu memang percaya memberikan bahan alami sejak kecil bisa membantu menjaga imunitas dalam tubuh hingga dewasa.

Dengan melakukannya, anak akan tidak gampang terserang penyakit dan semakin aktif dalam menjalankan aktivitas harian. Rasa manis madu mirip seperti gula. Menyelipkan madu dalam asupan gizi anak menjadi semakin mudah karena bisa digunakan sebagai pemanis dalam kudapan atau minuman.

Baca juga:

Campuran Bahan Alami Ini Melancarkan Menstruasi

Tapi, Apakah kamu tahu bahwa terdapat beberapa jenis madu yang berbeda? Melansir dari laman ncbi.nlm.nih.gov, sebenarnya ada empat jenis produk yang dihasilkan oleh lebah. Semuanya memiliki fungsi yang berbeda untuk tubuh. Untuk mengetahui lebih lanjut apa saja jenis madu beserta manfaatnya, yuk lihat ulasan menarik di bawah ini.

1. Madu

Serupa Tapi Tak Sama, Ketahui Jenis Madu dan Segala Manfaatnya
Madu sangat populer di kalangan masyarakat. (Foto: Pixabay/PollyDot)

Madu adalah yang paling populer di antara yang lainnya. Cara mendapatkannya sangat mudah karena ada di hampir semua toko swalayan. Harganya pun relatif murah. Itu lah sebabnya orangtua memilih madu untuk tambahan asupan gizi anak.

Madu biasa digunakan untuk meningkatkan stamina tubuh agar anak selalu energik setiap hari. Madu juga bisa mengusir tekanan stres karena mampu melepaskan hormon oksitosin dalam tubuh.

2. Pollen

Serupa Tapi Tak Sama, Ketahui Jenis Madu dan Segala Manfaatnya
Pollen bisa digunakan sebagai sumber protein. (Foto: Pixabay/Myriams-Fotos)

Kalau yang satu ini sudah mulai populer di kalangan masyarakat. berbeda dengan madu, pollen merupakan serbuk sari bunga yang menempel pada kaki lebah pekerja.

Biasanya pollen digunakan sebagai sumber nutrisi. Di dalamnya terdapat kandungan protein hingga 20%. Pollen sendiri berfungsi sebagai anti bakteri dan bisa mencegah pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.

Baca juga:

4 Manfaat Kopi Sebagai Bahan Alami untuk Menunjang Kecantikan

3. Royal Jelly

Serupa Tapi Tak Sama, Ketahui Jenis Madu dan Segala Manfaatnya
Royal jelly berperan sebagai antibiotik alami. (Foto: Pinterest/healthline.com)

Royal jelly cukup terkenal di dunia medis. Cairan bertekstur jeli ini berasal dari olahan para pekerja madu untuk makanan khusus larva calon ratu lebah dan calon pekerja muda.

Sama-sama berasal dari serbuk bunga tetapi cara pengolahannya saja yang berbeda. Biasa digunakan sebagai sumber protein lengkap karena terdapat kandungan asam amino di dalamnya.

Selain itu royal jelly juga dilengkapi dengan mineral. Fungsinya sebagai antibiotik alami bagi tubuh dan sebagai asupan antioksidan untuk kesehatan kulit.

4. Propolis

Serupa Tapi Tak Sama, Ketahui Jenis Madu dan Segala Manfaatnya
Kandungan dalam propolis bisa mencegah tumbuhnya sel kanker. (Foto: Pinterest/doctissimo.fr)

Sedikit berbeda dengan jenis madu lain, propolis berasal dari campuran getah pohon dan liur para pekerja lebah. Cairan ini berfungsi untuk melindungi sarang lebah dari bakteri, virus serta jamur.

Mengandung mineral dan tinggi antioksidan, propolis berguna sebagai pemicu aktifnya kelenjar thymus sebagai sistem imun tubuh. Propolis juga bisa mencegah tumor dan kanker karena mampu menangkal jaringan radikal bebas. (mar)

Baca juga:

Digunakan Sejak Berabad-abad, Ini Antibiotik Alami yang Terbukti Berkhasiat

#Kesehatan #Info Kesehatan #Tips Kesehatan #Madu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan