Event

Seru Abis! Cupping Best Of Panama Washed di Battle of Geisha 

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juli 2019
Seru Abis! Cupping Best Of Panama Washed di Battle of Geisha 

Enaknya mencicip kopi primadona para pencinta kopi. (foto: side.id/dika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GEISHA merupakan jenis biji kopi yang menjadi primadona di kalangan pencinta kopi, saking spesialnya biji kopi asal negara Panama itu pun tak henti-hentinya diperbincangkan hingga menjadi sangat populer. Beberapa barista pun mempercayakan biji kopi tersebut untuk diikut sertakan pada kompetisi barista. hal itu bukan tanpa alasan, karena biji Kopi Geisha dikenal mempunyai karakteristik yang aromatik dan kompleksitas rasa yang sangat luar biasa.

Cupping Best Of Panama Washed di Battle of Geisha
Kopi Geisha asal Panama. (foto: side.id/dika)

Berbicara soal geisha, hari ini Jumat (5/7), telah digelar sebuah acara yang sangat spesial dan tentunya berkaitan dengan biji kopi geisha. Yaitu acara Battle of Geisha yang digelar di A Tale of Two Coffee Beans, Gading Serpong, Tangerang.

Dimana Battle of Geisha tersebut terdiri dari beberapa rangkaian acara, yang dimulai dari tanggal 5 Juli - 7 Juli 2019. Hari pertama Best Of Panama Washed dimulai dari pukul 18.00 - selesai, hari kedua Best of Panama Natural dari pukul 15.00 - selesai, dan hari ketiga Esmeralda Special dimulai dari 15.00 - selesai.

Pada hari pertama yaitu Best of Panama Washed, dihadiri oleh 15 orang peserta. Dimana para pesertanya terdiri dari berbagai kalangan, dari mulai penikmat kopi, roaster, hingga pemilik coffeshop.

Cupping Best of Panama di Battle of Geisha
Cupping kopi Geisha. (foto: side.id/dika)

Terdapat 18 biji kopi yang dipertandingkan di acara Cupping Best of Panama Washed. Antara lain yaitu Elida Geisha Green Tip, Esmeralda Especial Jaramillo, Geisha L- Estela, Santamaria Dona Gena, New Generation Choice, Esmeralda Especial Canas Verdes, dan Carmen Geisha.

Selain itu, ada juga Abu Geisha Washed, Lote VII-MEFRA, Janson Family Selection, Ironman 2, Geisha Aristar, Cantar Don Tito, Don Pepe Estate Geisha, Altieri Geisha Lavado, Tinamu, El Burro Geisha, dan Baby Geisha.

Cupping Best of Panama Washed di Battle of Geisha
Menghirup aroma kopi. (foto: side.id/dika)

Tahapan kegiatan cupping di Best of Panama Washed yang pertama yaitu dry aroma, dimana para peserta cupping menghirup aroma kering dari kopi yang baru digiling. Setelah itu, tahap kedua mengirup aroma disaat kopi sudah terkena air panas, dan yang terakhir yaitu di cupping atau di icip.

Pada saat acara Battle of Panama Washed berlangsung, para peserta terlihat begitu antusias menjalani beberapa tahapan cupping dalam acara tersebut. Wajah-wajah serius disaat para peserta merasakan aroma kopi geisha saat baru digiling dan telah diseduh begitu terlihat.

Best of Panama Washed di Battle of Geisha
Kopi disiapkan untuk cupping. (foto: side.id/dika)

Lalu bagian yang paling seru ialah disaat cupping, suara sruuppptttt.... yang bersautan dari para peserta saat menyeruput kopi terdengar begitu nyaring. Hingga suasana malam di A Tale of Two Coffee Beans menjadi sangat meriah. Mereka pun terlihat cukup kebingungan memberikan penilaian pada kopi yang dirasa enak.

Menariknya dari beberapa tahapan cupping tersebut, tak selamanya kopi dengan aroma menarik sebelum diseduh juga menarik saat diseduh. Hal itu di paparakan oleh Handresen, salah satu peserta cupping yang juga merupakan pengamat kopi dan judge di beberapa kompetisi kopi.

Cupping Best Of Panama Washed di Battle of Geisha
Peserta menyeruput kopi saat cupping. (foto: side.id/dika)

"Ternyata itu hasilnya belum tentu yang secara aroma dry enak. intinya belum tentu aja, misal kita bisa tau dry aroma yang menarik yang ini, tapi belum tentu di wet aroma bisa beda. aroma dan rasa kadang beda, masing-masing ada penilaiannya" tutur Handresen saat ditemui merahputih.com di acara Battle of Geisha, di A Tale of Two Coffee Beans, Gading Serpong, Jumat (5/7).

Selain itu Handresen juga menambahkan, baginya yang terpenting itu yah 'ujungnya' atau saat kopi telah diseduh. Karena baginya kopi itu untuk diminum bukan dicium seperti parfum. Jadi yang memegang peranan ialah rasa ketika kopi telah diseduh.

Baca juga:

4 Fakta Unik tentang Geisha, Kopi Fenomenal dan Salah Satu yang Termahal di Dunia

Intip Keistimewaan Kopi Termahal Dunia

Terkait Best of Panama Washed sendiri, yang meraih poin tertinggi dengan total 94.25 yaitu Esmeralda Especial Jaramillo. Dengan begitu biji kopi geisha tersebut menjadi yang paling favorit di acara Battle of Panama Washed.

Sedikit informasi, Panama Washed yaitu biji kopi yang diproses dengan dikupas terlebih dahulu dari dagingnya, dibersihkan dengan air lalu dijemur. Sementara untuk Panama Natural biji kopi langsung dijemur beserta daging kopinya, tentunya akan menghasilkan rasa yang berbeda. (ryn)

#Kopi Geisha #Kopi #Biji Kopi
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Berita
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Expat. Roasters resmi membuka gerai di AEON Mall BSD Tangerang. Hadirkan pengalaman coffee sensory, kelas edukasi kopi, dan lebih dari 12 origin kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 April 2026
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Roemah Koffie merayakan Hari Kartini lewat kampanye 'Women of Purposeful Light' dengan menghadirkan kreasi kopi dari barista perempuan sebagai simbol inspirasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Roemah Koffie Academy hadirkan program edukasi kopi untuk perempuan dengan diskon 21% selama April dalam rangka Hari Kartini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Fun
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Bekas pabrik kopi legendaris Koffie Branderij Margo Redjo, yang berdiri sejak 1915, tetap hidup dan kini menjelma sebagai Dharma Boutique Roastery.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Indonesia
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Presiden Prabowo Subianto menyoroti tata kelola komoditas strategis Indonesia seperti kopi dan cokelat yang dinilai memiliki kualitas terbaik di dunia.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Maret 2026
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Indonesia
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Kopi arabika merupakan komoditas unggulan asal Kabupaten Aceh Tengah yang telah mendunia dan menjadi penghasilan utama masyarakat di dataran tinggi Gayo itu.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Lifestyle
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Roemah Koffie memperkenalkan Anak Daro di Jacoweek 2025, Jumat (31/10). Hampers kopi ini membawa cerita Minangkabau.
Soffi Amira - Jumat, 31 Oktober 2025
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Fun
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Roemah Koffie kembali tampil di Jakarta Coffee Week 2025 di ICE BSD City, usung kompetisi Latte Art bertaraf global untuk majukan kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Oktober 2025
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Kuliner
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Tahun ini, Jakarta Coffe Week memasuki usia satu dekade, menunjukkan aksi progresif.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Lifestyle
Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga
Banyak petani kopi yang mengeluhkan aktivitas pertanian kopi tak produktif lantaran menurunnya jumlah produksi biji kopi.
Dwi Astarini - Senin, 13 Oktober 2025
Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga
Bagikan