Sertifikat Kematian Sebut Ozzy Osbourne Meninggal karena Serangan Jantung, Pihak Keluarga tak Berikan Konfirmasi

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 07 Agustus 2025
Sertifikat Kematian Sebut Ozzy Osbourne Meninggal karena Serangan Jantung, Pihak Keluarga tak Berikan Konfirmasi

Ozzy Osbourne. (Foto: Instagram/@ozzyosbourne)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PENYEBAB kematian Ozzy Osbourne terungkap. Berdasarkan isi sertifikat kematiannya, Osbourne disebut meninggal dunia akibat serangan jantung dan diketahui menderita penyakit arteri koroner serta penyakit Parkinson selama bertahun-tahun.

Penyanyi legendaris ini diketahui mengalami penyakit arteri koroner serta Parkinson, seperti tertulis dalam sertifikat kematian yang didaftarkan di kantor catatan sipil di London, dikutip The New York Times, Selasa (5/8). Osbourne meninggal pada 22 Juli dalam usia 76 tahun.

Meski demikian, pihak keluarga serta kantor catatan sipil di Hillingdon Council di barat laut London, wilayah di mana vokalis Black Sabbath tersebut dikabarkan dinyatakan meninggal secara resmi, belum memberikan konfirmasi.

The New York Times mneyebut dokumen tersebut diajukan putri Osbourne, Aimee Osbourne. Sertifikat kematian menyatakan Osbourne meninggal karena berbagai faktor, seperti serangan jantung di luar rumah sakit, infark miokard akut, penyakit arteri koroner dan penyakit Parkinson dengan disfungsi otonom.

Baca juga:

Momen Haru di Balik Pemakaman Ozzy Osbourne, Black Sabbath Bridge Jadi Saksi Bisu Kepergian Sang Pangeran Kegelapan



Osbourne, yang juga sempat menjadi bintang acara realitas secara tak terduga mengumumkan pada 2020 bahwa ia menderita Parkinson setelah mengalami kecelakaan jatuh. Saat mengumumkan kematian Ozzy, keluarga Osbourne meminta privasi dan mengatakan sang musisi meninggal dikelilingi kerabat.

Para penggemar berdatangan dari seluruh penjuru negeri untuk mengenang kepergiannya di kampung halamannya di Birmingham, pekan lalu. Osbourne tampil untuk terakhir kalinya di kota itu hanya beberapa minggu sebelum meninggal, saat para pengagum menyaksikan ikon heavy metal tersebut bernyanyi sambil duduk di atas takhta hitam.

"Aku enggak tahu harus bilang apa, bro. Aku sudah terkapar selama enam tahun. Kalian enggak tahu betapa aku merasa terharu, terima kasih dari lubuk hatiku yang paling dalam. Kalian semua luar biasa. Yuk, kita gila-gilaan, ayolah,” ujar Ozzy saat pertunjukan itu.(dwi)

Baca juga:

Jelang Pemakaman, Jenazah Ozzy Osbourne akan Dibawa Melewati Kota Birmingham

Disebut ‘Putra Birmingham’, Ozzy Osbourne Diusulkan Jadi Nama Bandara

# Ozzy Osbourne #Musik #Selebritas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 17 menit lalu
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
ShowBiz
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan delapan panggung, kurasi musik beragam, serta penampil lintas genre dan generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Dunia
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Rekaman tersebut dikumpulkan teknisi suara Oasis, Huw Richards, yang bekerja bersama band ini sejak perilisan album debut mereka 'Definitely, Maybe
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
ShowBiz
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
Tsaqib memperkenalkan single 'Maju Satu Satu', lagu personal tentang rasa cemas, keberanian, ketidakpastian, dan persiapannya menjadi seorang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
ShowBiz
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan tema “It’s Not Just a Festival, It’s a Movement” pada 16-18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
ShowBiz
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Koleksi tersebut ditempatkan berdampingan dengan memorabilia sejumlah musisi legendaris dunia, termasuk Michael Jackson.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
ShowBiz
'Roulette', Cara BAHA Menerjemahkan Ketidakpastian Hidup lewat Musik
Mengibaratkan kehidupan seperti permainan roulette, terus berputar tanpa pernah memberi kepastian mengenai kapan atau di mana putaran itu akan berhenti.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
'Roulette', Cara BAHA Menerjemahkan Ketidakpastian Hidup lewat Musik
Bagikan