Kuliner

Sering Dianggap Sama, Yakitori dan Sate Ayam Ternyata Berbeda

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 18 Oktober 2021
Sering Dianggap Sama, Yakitori dan Sate Ayam Ternyata Berbeda

Beda racikan bumbunya. (Foto: Pixabay/nikitozawr)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ANAK muda kekinian pasti sudah tidak asing lagi dengan yakitori, atau penjelasan mudahnya sate ayam ala Jepang. Salah satu yang membedakannya dengan sate ayam ala Indonesia adalah racikan bumbunya. Berikut penjelasan perbedaan yakitori dengan sate ayam.

Di Indonesia, sate ayam dengan bumbu kacang biasanya menjadi lauk, teman dari sepiring nasi panas atau lontong, kadang dilengkapi dengan acar agar lebih segar. Sedangkan yakitori di Jepang umumnya jadi santapan yang lezat untuk menyesap minuman beralkohol.

Chef Sapik Kamdani dari restoran spesialis yakitori Tori Hachi, Jakarta, menuturkan perbedaan mendasar antara yakitori dan sate adalah daging yang dipakai.

"Kalau yakitori, semua bagian ayam bisa jadi semua menu, yang dibuang tulangnya saja. Ada menu kepala, sayap, dada, sampai isiannya juga bisa," kata Sapik mengutip ANTARA.

Perbedaan lainnya adalah yakitori umumnya memakai daging ayam segar dengan potongan yang lebih besar, otomatis proses pembakarannya pun lebih lama. Dagingnya langsung dibakar tanpa melewati proses marinasi. Berbeda dengan daging sate ayam di Indonesia yang biasanya diolesi bumbu sebelum dibakar.

Baca juga:

Mencicipi Sate Modern dengan Rasa Tradisional

Sering Dianggap Sama, Yakitori dan Sate Ayam Ternyata Berbeda
Jadi makanan kekinian. (Foto: Unsplash/Felicia Buitenwerf)

Jika ingin membuat yakitori bercita rasa asin, daging akan diberi garam sebelum matang. Sebaliknya, jika ingin yakitori bercita rasa manis, setelah matang yakitori baru diolesi dengan saus manis.

Yakitori paling enak dimakan saat masih panas, jadi konsumen bisa memesan kepada chef untuk mengeluarkan menu yang dipesan satu per satu. Jika dipanaskan ulang, yakitori masih enak tapi sudah berkurang sensasi juicy dari dagingnya.

Baca juga:

Terlihat Mirip, Ini Perbedaan Antara Es Krim, Gelato, dan Sorbet

Sering Dianggap Sama, Yakitori dan Sate Ayam Ternyata Berbeda
Yakitori, sate ayam ala Jepang. (Foto: FLIP Guide)

Chef Sapik memberikan tips membakar yakitori agar kematangannya tepat, sehingga memberikan sensasi juicy. Menurutnya, lihat apakah terlihat air atau minyak di permukaan daging yang dibakar. Jika demikian, berarti daging yang dibakar masih juicy. Tapi bila tampak kering, berarti proses pembakaran terlalu lama, sehingga daging terlalu matang dan kering.

Kalau kamu berminat masak di rumah, Chef Sapik mengatakan poin terpenting adalah memakai daging ayam yang segar, bukan daging yang sudah dibekukan dalam waktu lama.

Agar tidak bau amis, setelah dicuci segera bungkus rapat dengan plastik wrap, kemudian masukkan ke dalam chiller atau air es selama 15-30 menit. Keringkan, kemudian daging siap dimasak. (and)

Baca juga:

Ini Perbedaan Antara Cappucino, Espresso, Latte, dan Mochaccino

#Daging Ayam #Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Kuliner
Perkara Nanas di Pizza, Koki Italia Dipecat
Ia menolak menaruh nanas di atas pizza karena menganggapnya sebagai penghinaan terhadap budaya Italia.
Dwi Astarini - Jumat, 06 November 2026
Perkara Nanas di Pizza, Koki Italia Dipecat
Kuliner
Dua Logo Ayam Goreng Suharti: Mana yang OG nih?
Di balik kerenyahan kremesan dan gurihnya bumbu, tersimpan kisah perjuangan hidup serta dinamika pahit perpecahan bisnis Ayam Goreng Suharti.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Dua Logo Ayam Goreng Suharti: Mana yang OG nih?
Kuliner
3 Ide Dessert Labu Kuning Lezat dan Mudah Dibuat
Buah bernama lokal waluh ini juga menyimpan potensi besar untuk diolah menjadi kudapan manis yang memanjakan lidah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
3 Ide Dessert Labu Kuning Lezat dan Mudah Dibuat
Lifestyle
Hj Suharti, Pelopor Ayam Goreng Legendaris, Tutup Usia
Almarhumah sempat mengalami sesak napas selama empat hari sebelum dibawa ke rumah sakit.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Hj Suharti, Pelopor Ayam Goreng Legendaris, Tutup Usia
Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Indonesia
Harga Daging dan Telor Ayam Terus Bergejolak, Lebihi Harga Acuan Penjualan
Harga rata-rata tercatat Rp 41.935 per kilogram, sementara HAP berada di level Rp 40.000 per kilogram.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 14 September 2026
Harga Daging dan Telor Ayam Terus Bergejolak, Lebihi Harga Acuan Penjualan
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Bagikan