Sepatu Batik Kini Hadir Di Kota Udang

Zahrina IdzniZahrina Idzni - Selasa, 03 Januari 2017
Sepatu Batik Kini Hadir Di Kota Udang

Sepatu Batik (MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Fashion - Batik Cirebon sudah sangat dikenal seantero negeri. Tak sedikit wisatawan yang berkunjung ke Cirebon hanya untuk memborong batik. Mereka tak ragu menghabiskan hingga jutaan rupiah demi membawa pulang batik khas Kota Udang.

Namun, produk batik yang ditawarkan masih terbatas dan tidak jauh-jauh dari fashion ataupun hanya selembar kain. Para pelaku usaha masih belum berinovasi untuk merambah produk batik lainnya.

Melihat peluang tersebut, Arman Hidayat mencoba berkreasi dengan membuat sepatu batik. Dengan mengusung brand Artashoe, ia memulai bisnis sepatu batiknya sejak 2015 lalu. Melalui media sosial, Arman dan istrinya, Tita, mencoba menawarkan sepatu batik pertama dari Cirebon.

Ia pun aktif mengikuti berbagai pameran ataupun bazar produk UMKM yang digelar Pemerintah Kota Cirebon. Bahkan, akibat terlalu sering mengikuti beragam even tersebut, produk Artashoe kerap disebut 'sepatu even'.

"Itu sebutan dari para konsumen karena belum punya toko resminya dan produk kami muncul pada saat even saja. Selebihnya saya jualan online melalui media sosial," katanya, Senin (2/1).

Sepatu batik itu ia produksi sendiri dengan dibantu karyawannya. Produksinya pun masih dilakukan satu minggu sekali dengan rata-rata 80 pasang sekali produksi. Selain sepatu batik, Arman juga membuat sepatu casual.

Ada banyak pilihan model sepatu rancangannya. Ia mengaku, tak sembarangan mendesain setiap model sepatunya. Setiap kali merancang model baru, minimal ia mengalami kegagalan sebanyak 10 kali.

"Setiap desain sepatu tidak langsung dipasarkan. Uji coba dulu dari mulai modelnya hingga kenyamanannya. Pastinya ada masukan, baru saya lakukan perbaikan desainnya," ujarnya.

Ia mengatakan, tantangan memasarkan brand lokal tidak terlalu besar. Sebab, menurutnya, jika konsumen sudah percaya dengan kualitasnya produk apapun pasti bisa diterima. Kendala paling sulit yang kerap ditemui ialah soal pemasaran.

Selama ini Arman terbantu dengan keberadaan media sosial. Namun, ia menyadari betul tak selamanya harus bergantung pada dunia maya. Karenanya, ia pun mencoba membuka toko di bilangan Kedawung, Kabupaten Cirebon.

"Lokasinya strategis pas di jalur pantura. Jadi buat pengunjung tidak repot karena berada di jalur protokol yang pasti dilewati. Untuk harga dari mulai Rp 90 sampai 250 ribu," katanya.

Kelebihan produk Artashoe ialah menggunakan bahan berkualitas sehingga terasa ringan dipakai. Saat ini, pihaknya memang lebih banyak memproduksi sepatu wanita. Ke depan, pihaknya berjanji akan memerbanyak varian produk sepatu pria.

"Saat ini masih dalam proses untuk produk sepatu pria dan anak-anak. Selain itu, kami juga akan merambah ke produk lainnya seperti gantungan kunci, name tag dan sendal batik," pungkasnya.

#Fashion #Sepatu Lokal #Kota Cirebon #Sepatu Batik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Zahrina Idzni

Gaul, supel dan berkibarlah bendera negeri, Merah Putih Jaya
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Bagikan